Survei: Masyarakat Indonesia ingin tinggalkan gaya hidup tak sehat

Elshinta
Jumat, 18 November 2022 - 10:35 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Survei: Masyarakat Indonesia ingin tinggalkan gaya hidup tak sehat
Ilustrasi. (Pexels)

Elshinta.com - Perusahaan nutrisi global Herbalife Nutrition merilis temuan "Asia Pacific Personal Habits Survey" yang mengungkapkan bahwa mayoritas konsumen di Indonesia berkeinginan untuk meninggalkan kebiasaan gaya hidup tidak sehat yang dilakukan selama pandemi.

Survei dilakukan pada Agustus 2022, dan melibatkan 5.500 konsumen berusia 18 tahun ke atas di Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Survei bertujuan untuk mengungkap perubahan perilaku gaya hidup konsumen sejak awal pandemi, serta arah perubahan ke arah hidup sehat dan aktif yang mereka rencanakan dalam 12 bulan ke depan.

Adapun tiga kebiasaan tidak sehat yang direncanakan untuk mulai ditinggalkan dalam 12 bulan ke depan adalah makan makanan dengan nutrisi yang tidak seimbang (62 persen), tidak berolahraga secara teratur (59 persen), dan kurangnya waktu tidur (53 persen).

Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa stamina atau tingkat kebugaran yang buruk, kenaikan berat badan, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah adalah dampak negatif paling umum yang dihasilkan dari kebiasaan gaya hidup tidak sehat selama dua tahun terakhir.

Di antara mereka yang mengungkapkan kenaikan berat badan berlebih, lebih dari setengahnya atau (50 persen) mengalami kenaikan 3 hingga 5 kilogram, sementara 18 persen lainnya meningkat 6 hingga 10 kilogram, sebagian besar dikaitkan dengan mengkonsumsi terlalu banyak makanan tidak sehat (64 persen), makan berlebihan karena stres (62 persen), tidak berolahraga atau kurang aktif (47 persen) serta tidak cukup tidur (26 persen).

Senior Director dan General Manager, Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi mengatakan kebiasaan tidak sehat ini nantinya dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Tetapi kebiasaan ini dapat diubah sedikit demi sedikit melalui tekad, motivasi, dan dukungan dari orang-orang yang berpikiran sama, dengan cara mulai mengubah kebiasaan tidak sehat ke arah gaya hidup aktif dan sehat.

"Guna menginspirasi kembali perubahan gaya hidup yang lebih positif, kami mengembangkan inisiatif dengan fokus melalui pengetahuan tentang nutrisi yang sehat dan kebiasaan berolahraga, untuk membantu masyarakat dalam upaya memenuhi kesehatan dan kesejahteraan untuk jangka panjang. Kami juga melakukan berbagai kampanye edukasi gaya hidup sehat yang selaras dengan misi perusahaan," kata Andam dalam siaran pers pada Jumat.

Perubahan Kebiasaan Gaya Hidup
Pola makan: Secara keseluruhan, tujuh dari 10 konsumen di Indonesia (73 persen) memiliki kebiasaan pola makan yang tidak sehat selama pandemi, seperti tingginya intensitas mengkonsumsi camilan menduduki posisi teratas dari daftar kebiasaan makan yang buruk.

Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa segmen Gen Z dan Milenial lebih cenderung memiliki kebiasaan pola makan yang tidak sehat dibandingkan dengan generasi yang lebih tua seperti Gen X dan boomer (79 vs 59 persen).

Olahraga: Ada perubahan aktivitas yang nyata pada konsumen di Indonesia, karena sekitar sepertiga (30 persen) responden berolahraga lebih banyak sementara hampir setengah (46 persen) mengakui bahwa mereka telah berhenti atau menjadi kurang aktif berolahraga.

Alasan utama konsumen kurang berolahraga atau tidak sama sekali selama pandemi adalah tidak memiliki ruang di rumah untuk berolahraga dan mereka merasa tidak termotivasi karena disibukkan dengan banyaknya kekhawatiran/kecemasan yang timbul dari pandemi.

Pola Tidur: Rata-rata, lebih dari setengah responden di Indonesia mengatakan tidur mereka terpengaruh, seperti pola tidur yang tidak teratur atau sulit tidur serta stres menjadi alasan utama yang mempengaruhi pola tidur.

Dibandingkan dengan generasi yang lebih tua, lebih banyak Gen Z dan Milenial yang mengalami perubahan negatif dalam kebiasaan pola tidur.

Membuat Perubahan Gaya Hidup Positif dalam 12 Bulan Ke Depan
Dengan dampak dari kebiasaan tidak sehat yang sangat dirasakan oleh konsumen di Indonesia, tidak mengherankan jika sembilan dari 10 responden berniat memulai perubahan gaya hidup lebih sehat dalam 12 bulan ke depan, dengan fokus pada peningkatan kesehatan fisik dan mental.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih
Minggu, 27 November 2022 - 12:45 WIB

Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih

Elshinta.com, Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, d...
Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak
Sabtu, 26 November 2022 - 12:47 WIB

Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak

Elshinta.com, Untuk mendukung program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang dijalankan pemerinta...
Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif
Sabtu, 26 November 2022 - 08:59 WIB

Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif

Elshinta.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemerintah mendorong agar...
Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir
Jumat, 25 November 2022 - 19:11 WIB

Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir

Elshinta.com, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Nur Haryono, Sp.JP (K) FIHA dari Perhi...
Dinas Kesehatan Majalengka sabet 4 penghargaan bergengsi dari Kemenkes
Kamis, 24 November 2022 - 22:07 WIB

Dinas Kesehatan Majalengka sabet 4 penghargaan bergengsi dari Kemenkes

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat berhasil menyabet empat penghargaan b...
Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi
Kamis, 24 November 2022 - 21:34 WIB

Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi

Elshinta.com, Kesehatan merupakan salah satu modal penting masyarakat Indonesia agar dapat bangkit d...
RS Mardi Rahayu, Kudus kembali raih akreditasi paripurna bintang lima
Kamis, 24 November 2022 - 20:58 WIB

RS Mardi Rahayu, Kudus kembali raih akreditasi paripurna bintang lima

Elshinta.com, Sertifikat akreditasi paripurna bintang lima diberikan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sa...
Dokter sebut semua penyakit anak berisiko sebabkan gangguan ginjal
Kamis, 24 November 2022 - 20:23 WIB

Dokter sebut semua penyakit anak berisiko sebabkan gangguan ginjal

Elshinta.com, Semua penyakit yang diderita anak dapat berisiko menyebabkan gangguan ginjal akut, kat...
Penderita diabetes tipe 1 tetap harus terapkan jaga pola makan sehat
Kamis, 24 November 2022 - 16:57 WIB

Penderita diabetes tipe 1 tetap harus terapkan jaga pola makan sehat

Elshinta.com, Pola makan sehat tetap harus diterapkan oleh penderita diabetes tipe 1 di mana tubuh k...
 BKKBN Jateng evaluasi dan audit kasus stunting di Boyolali
Kamis, 24 November 2022 - 15:12 WIB

BKKBN Jateng evaluasi dan audit kasus stunting di Boyolali

Elshinta.com, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah, berku...

InfodariAnda (IdA)