Lemkapi: Ada upaya kaburkan kepemilikan sabu-sabu kasus Irjen Teddy

Elshinta
Sabtu, 19 November 2022 - 17:49 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Lemkapi: Ada upaya kaburkan kepemilikan sabu-sabu kasus Irjen Teddy
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengatakan ada upaya untuk mengaburkan kepemilikan barang bukti lima kilogram sabu-sabu dengan tersangka Irjen Pol Teddy Minahasa.

"Kami melihat ada upaya yang tujuannya untuk mengaburkan kepemilikan lima kilogram sabu-sabu untuk menepis keterlibatan Teddy Minahasa," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (19/11). 

Edi meminta Hotman Paris Hutapea yang menjadi pengacara mantan Kapolda Sumber Irjen Pol Teddy Minahasa untuk tidak terlalu banyak bicara hingga membuat masyarakat bingung.

"Sebaiknya, Hotman membuktikan ketidakterlibatan kliennya sesuai fakta hukum di pengadilan," katanya menegaskan.

Edi mengatakan Teddy Minahasa yang mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) pertama dan BAP kedua serta membuat pengakuan baru merupakan hak sebagai tersangka untuk membela diri.

Tapi, kata dia, harus diingat bahwa semua bukti bukti keterlibatan Teddy Minahasa yang dimiliki kepolisian merupakan bukti digital dan kesaksian tersangka lainnya juga sangat kuat.

Pengakuan Teddy Minahasa yang menyebut hanya bercanda untuk menukar lima kilogram sabu-sabu dengan tawas juga sulit diterima karena komunikasi lewat whatsapp bukan hanya sekali, tapi berulang kali, katanya.

Polda Metro Jaya menetapkan Teddy Minahasa sebagai tersangka karena diduga memerintahkan untuk menukar barang bukti lima kilogram  sabu-sabu dengan tawas kepada mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara yang ikut menjadi tersangka dalam kasus ini.

Barang bukti itu merupakan bagian dari barang bukti kasus narkoba yang diungkap oleh Polres Bukittinggi, Sumatera Barat.

Sementara itu, Hotman Paris Hutapea, pengacara Teddy Minahasa mengatakan perintah kepada AKBP Dody untuk menukar barang bukti sabu-sabu dengan tawas hanya bercanda.

Hotman Paris Hutapea di Mako Polda Metro Jaya, Jumat mengatakan saat itu Teddy Minahasa sedang mengetes AKBP Dody yang kala itu menjabat Kapolres Bukit Tinggi.

"Itu biasa begitu pimpinan mengetes anggota, itu biasa begitu pimpinan mengetes dan ternyata tidak ada satu saksi pun mengatakan bahwa tawas itu diganti dengan narkoba," ujar Hotman.

Hotman mengatakan tidak ada barang bukti narkotika yang ditukar dengan tawas.

Hotman mengatakan barang bukti narkotika yang dijadikan barang bukti dalam kasus yang menjerat Teddy Minahasa tidak ada kaitannya dengan kliennya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polda Jabar masukkan sopir sedan mewah dalam DPO
Minggu, 29 Januari 2023 - 12:56 WIB

Polda Jabar masukkan sopir sedan mewah dalam DPO

Elshinta.com, Kepolisian Daerah Jawa Barat memasukkan sopir sedan merek Audi tipe A6 bernopol palsu ...
Kementerian Sosial utus tim tangani kasus kekerasan anak di Kubu Raya
Minggu, 29 Januari 2023 - 04:27 WIB

Kementerian Sosial utus tim tangani kasus kekerasan anak di Kubu Raya

Elshinta.com, Kementerian Sosial telah mengutus tim untuk menangani kasus kekerasan fisik dan seksua...
Polisi tangani dugaan oknum guru SD cabuli siswa di Trenggalek
Minggu, 29 Januari 2023 - 01:11 WIB

Polisi tangani dugaan oknum guru SD cabuli siswa di Trenggalek

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menangani kasus dugaan oknum guru yang men...
Polisi dalami adanya jaringan layanan kencan dalam kasus pembunuhan siswi SMP
Sabtu, 28 Januari 2023 - 16:57 WIB

Polisi dalami adanya jaringan layanan kencan dalam kasus pembunuhan siswi SMP

Elshinta.com, Polisi mengembangkan penyelidikan kasus pembunuhan siswi SMP di Kabupaten Sukoharjo, J...
Kasus korupsi suap pengurusan pekara di MA mulai disidangkan
Sabtu, 28 Januari 2023 - 16:45 WIB

Kasus korupsi suap pengurusan pekara di MA mulai disidangkan

Elshinta.com, Kasus korupsi suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) dengan terdakwa Theodorus...
Polisi amankan belasan kendaraan knalpot `brong` di Surakarta
Sabtu, 28 Januari 2023 - 12:47 WIB

Polisi amankan belasan kendaraan knalpot `brong` di Surakarta

Elshinta.com, Polresta Surakarta kembali mengamankan belasan kendaraan sepeda motor dengan knalpot t...
Polisi imbau masyarakat hindari judi daring karena dipastikan kalah
Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:09 WIB

Polisi imbau masyarakat hindari judi daring karena dipastikan kalah

Elshinta.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengi...
Polres Indramayu tangkap 13 pengedar narkotika dua di antaranya IRT
Sabtu, 28 Januari 2023 - 03:29 WIB

Polres Indramayu tangkap 13 pengedar narkotika dua di antaranya IRT

Elshinta.com, Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat, pada awal Januari hingga saat ini menangkap se...
Polres Jember tetapkan 22 tersangka penambang emas ilegal
Sabtu, 28 Januari 2023 - 02:27 WIB

Polres Jember tetapkan 22 tersangka penambang emas ilegal

Elshinta.com, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menetapkan sebanyak 22 or...
Polisi tangkap komplotan perampok nasabah bank di Jambi
Sabtu, 28 Januari 2023 - 01:55 WIB

Polisi tangkap komplotan perampok nasabah bank di Jambi

Elshinta.com, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menangkap tiga tersangka perampok nasabah bank, dan ke...

InfodariAnda (IdA)