Banjir Kota Palangkaraya belum surut dan 8.544 jiwa terdampak

Elshinta
Sabtu, 19 November 2022 - 17:15 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Banjir Kota Palangkaraya belum surut dan 8.544 jiwa terdampak
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang terjadi sejak Senin (14/11) belum surut.

“Sebanyak 8.544 jiwa terdampak banjir yang melanda Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (19/11).

Abdul mengatakan banjir melanda empat kecamatan wilayah administratif Kota Palangkaraya yakni Kecamatan Pahandut, Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Sabangau dan Kecamatan Bukit Batu.

Sedikitnya terdapat 1.733 unit rumah, 19 fasilitas ibadah, 2 unit kantor kelurahan, 21 unit fasilitas pendidikan dan 5 unit fasilitas kesehatan terdampak atas kejadian ini.

“Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, berdasarkan hasil asesmen per Jumat (18/11) banjir masih menggenang di sejumlah wilayah. Pantauan visual menyebutkan, debit air di masing-masing kelurahan mengalami kenaikan berkisar antara 5 hingga 60 centimeter,” kata Abdul.

Abdul mengatakan pengerahan perahu karet juga dilakukan BPBD Kota Palangkaraya guna mengevakuasi warga ke dataran tinggi. Selain itu, BPBD juga telah mendirikan posko untuk pengungsian, pelayanan kesehatan dan dapur umum.

Hujan dengan intensitas ringan juga masih berpeluang terjadi di Kota Palangkaraya. Hal ini sebagaimana prakiraan cuaca dari BMKG hingga Minggu (20/11). Tim gabungan yang terdiri dari Unsur TNI-Polri, BPBD, Pemerintah Daerah dan masyarakat bersama-sama melakukan penanganan darurat dan monitoring kenaikan debit air.

Menindaklanjuti informasi ini, BNPB mengimbau masyarakat dan perangkat daerah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Hasil pengkajian secara mendalam mengenai penyebab terjadinya risiko banjir, dapat dirumuskan dengan baik, sehingga dapat dibentuk upaya mitigasi jangka pendek dan jangka panjang. Salah satunya melalui kegiatan penguatan mitigasi berbasis vegetasi. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan daerah tangkapan hujan yang optimal dan memperluas daerah resapan air dimasa yang akan datang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor
Senin, 30 Januari 2023 - 16:17 WIB

Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor

Elshinta.com, Belasan titik ruas jalan menuju kawasan wisata Iboih, Kota Sabang, Aceh, tertimbun tan...
 Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 
Senin, 30 Januari 2023 - 11:05 WIB

Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1/2023) lalu, 85 unit rumah ...
Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami
Senin, 30 Januari 2023 - 06:01 WIB

Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami

Elshinta.com, Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 melanda Melonguane Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pa...
Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang
Minggu, 29 Januari 2023 - 21:44 WIB

Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten melap...
 PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:57 WIB

PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir

Elshinta.com, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara menyalurkan 300 seragam sekolah untu...
Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:57 WIB

Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh

Elshinta.com, Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman yang biasa dikenal Haji Uma peduli banjir di Aceh...
 Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:13 WIB

Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1) lalu, 85 unit rumah war...
 Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:06 WIB

Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang

Elshinta.com, Pasca bencana banjir yang merendam sebagian wilayah Kota Manado pada Jumat (27/1/2023)...
BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari
Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:07 WIB

BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengimbau warga waspada dan berhati-hati ...
Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado
Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:34 WIB

Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado

Elshinta.com, Personel Polri bersama TNI, Basarnas dan sejumlah instansi lainnya melakukan evakuasi ...

InfodariAnda (IdA)