Kemenkes terbitkan izin vaksin booster kedua untuk lansia

Elshinta
Rabu, 23 November 2022 - 09:35 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Kemenkes terbitkan izin vaksin booster kedua untuk lansia
Arsip foto - Petugas kesehatan memeriksa kesehatan warga lanjut usia (lansia) calon penerima vaksin COVID-19 dosis ketiga (booster) di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/1/2022). (ANTARA/Galih Pradipta).

Elshinta.com - Kementerian Kesehatan RI menerbitkan izin pemberian vaksinasi booster COVID-19 dosis kedua, atau suntikan keempat, kepada kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) berusia di atas 60 tahun.

"Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan, untuk mengurangi tingkat keparahan, bahkan kematian akibat COVID-19," kata Juru Bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril di Jakarta, Rabu.

Kebijakan itu tercantum dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia. Berlaku efektif sejak ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada 22 November 2022.

Vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua adalah vaksin yang telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM dan rekomendasi ITAGI serta memperhatikan vaksin yang tersedia di masing-masing daerah.

Vaksin tersebut di antaranya kombinasi untuk booster pertama Sinovac adalah AstraZeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml, Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml, Moderna diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml, Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml, Sinovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml, Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Sedangkan kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca adalah Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml, Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml, AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Kombinasi untuk booster pertama Pfizer adalah Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml, Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml, AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Kombinasi untuk booster pertama Moderna adalah Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml, Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml.

Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J) adalah Janssen (J&J) diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml, Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml, Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.

Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm adalah Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml, Zivifax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Kombinasi untuk booster pertama Covovax adalah Covovax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Vaksinasi COVID-19 booster kedua untuk lansia, bisa diberikan sekurang-kurangnya enam bulan sejak booster pertama diberikan.

"Bagi lansia yang belum booster pertama, segera dapatkan booster pertama di fasyankes terdekat. Kami mengimbau agar para lansia dipastikan vaksinasi primernya harus dilengkapi dulu,” katanya.

Syahril yang juga menjabat Dirut RSPI Sulianti Saroso mengatakan lansia memiliki faktor risiko kematian yang tinggi jika terinfeksi Virus Corona.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang memang belum divaksinasi ataupun vaksinasinya belum lengkap, agar secepatnya dilengkapi. Jangan menunda dan jangan pilih-pilih vaksin, karena vaksinasi terbaik adalah vaksinasi yang dilakukan sekarang juga,” katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
5.833 lansia di Bengkulu terima vaksin dosis keempat COVID-19
Selasa, 31 Januari 2023 - 18:56 WIB

5.833 lansia di Bengkulu terima vaksin dosis keempat COVID-19

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyebutkan sebanyak 5.833 masyarakat lanjut usia (l...
Jalin sinergitas dengan tokoh agama, Kapolres kunjungi Ketua PCNU dan Ketua FKUB
Selasa, 31 Januari 2023 - 18:15 WIB

Jalin sinergitas dengan tokoh agama, Kapolres kunjungi Ketua PCNU dan Ketua FKUB

Elshinta.com, Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Tegal, Polres Teg...
Basarnas temukan nelayan Lebak selamat di Pulau Cemara Tasikmalaya
Selasa, 31 Januari 2023 - 16:58 WIB

Basarnas temukan nelayan Lebak selamat di Pulau Cemara Tasikmalaya

Elshinta.com, Badan Pencarian dan Pertolongan atau SAR Nasional (Basarnas) Banten menemukan nelayan ...
Menparekraf dorong sineas berani ambil risiko dalam berkarya
Selasa, 31 Januari 2023 - 12:56 WIB

Menparekraf dorong sineas berani ambil risiko dalam berkarya

Elshinta.com, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif d...
Seleksi CASN 2023 dibuka untuk umum
Selasa, 31 Januari 2023 - 12:44 WIB

Seleksi CASN 2023 dibuka untuk umum

Elshinta.com, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar ...
HPN di Kabupaten Langkat, PWI baksos untuk anak stunting
Selasa, 31 Januari 2023 - 10:34 WIB

HPN di Kabupaten Langkat, PWI baksos untuk anak stunting

Elshinta.com, Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin menerima audiensi pengurus Persatuan ...
Realisasi investasi di Jatim capai Rp110,3 triliun
Selasa, 31 Januari 2023 - 08:59 WIB

Realisasi investasi di Jatim capai Rp110,3 triliun

Elshinta.com, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan realisasi investasi di Provins...
BNPB sebut ada perubahan alih fungsi lahan DAS di Manado
Selasa, 31 Januari 2023 - 08:11 WIB

BNPB sebut ada perubahan alih fungsi lahan DAS di Manado

Elshinta.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya perubahan alih fungsi lah...
Kajati Jatim ajak mahasiswa jadi garda depan bijak bermedsos
Selasa, 31 Januari 2023 - 08:01 WIB

Kajati Jatim ajak mahasiswa jadi garda depan bijak bermedsos

Elshinta.com, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Mia Amiati mengajak mahasiswa Universitas Negeri S...
Potensi ekspor asal Sulbar ditarget Rp7,1 triliun
Selasa, 31 Januari 2023 - 07:31 WIB

Potensi ekspor asal Sulbar ditarget Rp7,1 triliun

Elshinta.com, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan ekspor asal Provinsi Sulawesi Barat den...

InfodariAnda (IdA)