Jelang Natal harga minyak tanah di Kupang tembus Rp15 ribu per liter

Elshinta
Kamis, 24 November 2022 - 12:47 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Jelang Natal harga minyak tanah di Kupang tembus Rp15 ribu per liter
Sejumlah warga mengantre membeli minyak tanah di pasar Oesapa, Kota Kupang. ANTARA/Ho-Brian

Elshinta.com - Sejumlah warga di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah menjelang periode Natal -Tahun Baru yang kini harga per liternya menembus Rp15 ribu, dari harga sebelumnya sekitar Rp5 ribu per liter.

“Sekarang susah cari minyak tanah. Kalaupun dapat harganya sekarang sudah sampai Rp15 ribu per liter,” kata Gerry, warga Kecamatan Alak, Kota Kupang, Kamis.

Gerry mengaku bahwa kelangkaan BBM jenis minyak tanah ini sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Banyak warga pengguna minyak tanah untuk memasak terpaksa harus mengantre panjang untuk dapatkan minyak tanah.

Namun, lanjutnya, keberadaan minyak tanah tersebut terkadang tidak mampu bertahan sampai sore, karena banyak yang membelinya dalam jumlah yang banyak.

“Sudah lama saya dan keluarga pakai minyak tanah. Sekarang mau pakai gas takut, kemudian juga harga gas juga mahal sekali bisa sampai Rp230 ribu per tabung untuk ukuran 12 kilogram,” ujar dia.

Bagi dia, harga Rp230 ribu per tabung harganya sangatlah tinggi, apalagi dia mengaku hanyalah seorang buruh pelabuhan.

Sementara itu Fitri, pemilik pangkalan minyak tanah yang ditemui di pangkalan minyak tanahnya mengaku bahwa dirinya terpaksa menjual dengan harga Rp20 ribu karena jumlah pasokan berkurang.

“Ada pengurangan pendistribusian BBM minyak tanah dari Pertamina, sehingga harganya kami naikkan,” ujar dia.

Menurut dia, saat ini jika ada pasokan minyak tanah, hanya dalam beberapa jam langsung habis sehingga banyak juga warga tidak dapat. “Jadi misalnya masuk pagi sekitar 200 liter, sampai jam 13.00 WITA sudah habis, karena banyaknya permintaan,” ujar dia.

Sementara itu Yosep warga di Pulau Adonara, Flores Timur yang juga sudah kurang lebih 10 tahu berjualan minyak tanah mengaku, sudah sebulan terakhir ini pasokan minyak tanah terhenti.

“Saat ini di pangkalan saya ada sekitar 50an jeringen dengan ukuran 5 liter sampai 20 liter mengantre untuk beli minyak tanah. Tetapi sayangnya sampai sekarang tidak ada lagi pasokan,” ujar dia.

Yosep mengaku belum tahu penyebabnya apa, tetapi dia mengutarakan harapannya agar secepatnya permasalahan terkait kelangkaan minyak tanah ini dapat segera teratasi oleh berbagai pihak terkait.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
UMY salurkan Rp1,2 miliar zakat institusi 
Senin, 30 Januari 2023 - 12:35 WIB

UMY salurkan Rp1,2 miliar zakat institusi 

Elshinta.com, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mennyalurakan atau pentasyarufan zakat inst...
Rupiah Senin pagi menguat 11 poin
Senin, 30 Januari 2023 - 09:35 WIB

Rupiah Senin pagi menguat 11 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi men...
IHSG Senin pagi dibuka naik 9,94 poin
Senin, 30 Januari 2023 - 09:23 WIB

IHSG Senin pagi dibuka naik 9,94 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi dibuka...
Jokowi katakan jika `lockdown` saat pandemi ekonomi bisa minus 17 persen
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:34 WIB

Jokowi katakan jika `lockdown` saat pandemi ekonomi bisa minus 17 persen

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenang keputusannya tidak memberlakukan lockdown sa...
Pemkot Banjarmasin gandeng Pemkab Subang kerjasama jaga pasokan beras dan kendalikan inflasi
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:26 WIB

Pemkot Banjarmasin gandeng Pemkab Subang kerjasama jaga pasokan beras dan kendalikan inflasi

Elshinta.com, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Bupati Subang Ruhimat menandatangani kesepakatan b...
Pj. Bupati Aceh Utara serius genjot `participating interest` 10 persen
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:17 WIB

Pj. Bupati Aceh Utara serius genjot `participating interest` 10 persen

Elshinta.com, Penjabat Bupati Aceh Utara Azwardi, AP menggelar rapat di Pendopo Bupati untuk membaha...
 Tahun 2022, Ombudsman Kalsel selamatkan kerugian masyarakat senilai Rp3,4 miliar  
Minggu, 29 Januari 2023 - 16:22 WIB

Tahun 2022, Ombudsman Kalsel selamatkan kerugian masyarakat senilai Rp3,4 miliar  

Elshinta.com, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hadi Rahman, meng...
Pupuk Indonesia siapkan 310.822 ton pupuk subsidi untuk Indonesia timur 
Minggu, 29 Januari 2023 - 16:11 WIB

Pupuk Indonesia siapkan 310.822 ton pupuk subsidi untuk Indonesia timur 

Elshinta.com, PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk bersubsidi di penjualan wilayah Ind...
 Beras medium di Majalengka masih tinggi, warga berburu beras lama
Sabtu, 28 Januari 2023 - 20:22 WIB

Beras medium di Majalengka masih tinggi, warga berburu beras lama

Elshinta.com, Harga beras jenis medium di sejumlah pasar di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat masih m...
Bandara Ngloram kembali dibuka
Sabtu, 28 Januari 2023 - 20:13 WIB

Bandara Ngloram kembali dibuka

Elshinta.com, Setelah sempat terhenti operasionalnya akibat pandemi Covid-19, Jumat (27/1), Bandara ...

InfodariAnda (IdA)