Mendikbudristek: Platform Merdeka Mengajar untuk penuhi kebutuhan guru

Elshinta
Jumat, 25 November 2022 - 11:46 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Mendikbudristek: Platform Merdeka Mengajar untuk penuhi kebutuhan guru
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan platform Merdeka Mengajar dirancang untuk memenuhi kebutuhan guru.

“Platform Merdeka Mengajar yang kami luncurkan pada awal tahun ini, sepenuhnya kami rancang untuk memenuhi kebutuhan guru akan rang untuk belajar, berkarya, dan berkolaborasi,” ujar Nadiem dalam sambutannya pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 di Jakarta, Jumat (25/11).

Platform tersebut, lanjut dia, dibuat berdasarkan kebutuhan yang ada di lapangan, bukan berdasarkan keinginan dari Kemendikbudristek. Hal itu merupakan perubahan besar cara kerja pemerintahan dalam melayani masyarakat.

Dalam Platform Merdeka Mengajar, para guru bisa mengakses modul pembelajaran dengan gratis, mengunggah dan membagikan konten-konten praktik baik pembelajaran, dan terkoneksi dengan rekan sesama guru dari daerah lain.

Guru di Aceh saat ini terhubung dengan para guru di Papua. Begitu juga dengan guru di Kalimantan bisa menginspirasi guru di Jawa.

“Saya berterima kasih kepada lebih dari 1,6 juta pengguna Platform Merdeka Mengajar, yakni para guru yang mau mencoba hal-hal baru, yang tidak takut untuk berinovasi, yang sadar dan paham bahwa sudah tiba waktunya untuk bertransformasi,” terang dia.

Pihaknya juga terus membuka kesempatan bagi para guru untuk mengikuti program Guru Penggerak yang berbeda dengan program pendidikan yang ada selama ini. Program Guru Penggerak bertujuan untuk menghasilkan generasi baru kepemimpinan pendidikan Indonesia.

“Mereka adalah guru yang menomorsatukan murid dalam setiap keputusannya, yang mampu menjadi mentor bagi guru-guru lainnya, dan berani melakukan terobosan-terobosan dalam memperjuangkan yang terbaik bagi muridnya. Inilah generasi baru kepala sekolah dan pengawas,” terang dia lagi.

Saat ini, sudah ada 50.000 Guru Penggerak, dan akan terus mendorong agar makin banyak guru di seluruh penjuru Nusantara menjadi Guru Penggerak untuk memimpin roda perubahan pendidikan Indonesia.

Ke depan, pihaknya berharap agar seluruh kepala daerah dapat segera mengangkat para Guru Penggerak untuk bisa menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah, para inovator di sekolah dan di lingkungan sekitar.

Begitu pula dengan program persiapan calon guru masa depan kita, khususnya melalui transformasi program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan yang berorientasi pada praktik pengalaman lapangan, mengedepankan metode inkuiri, dan membiasakan guru melakukan refleksi, ujarnya.

Inovasi lainnya adalah perkuliahan PPG jauh lebih terintegrasi dengan sekolah, kampus, dan masyarakat melalui sistem digital.

“Semua ini bertujuan untuk melahirkan para pendidik sejati yang profesional dan adaptif, yang terus memprioritaskan kebutuhan peserta didik, dan yang selalu bersemangat untuk berkolaborasi dalam berinovasi,” imbuh Nadiem lagi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kemendikbudristek catat hampir 500 ribu mahasiswa ikuti program MBKM
Rabu, 08 Februari 2023 - 15:42 WIB

Kemendikbudristek catat hampir 500 ribu mahasiswa ikuti program MBKM

Elshinta.com, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat s...
 Tahun politik, Bupati Kudus minta guru tak berpolitik praktis
Minggu, 05 Februari 2023 - 11:22 WIB

Tahun politik, Bupati Kudus minta guru tak berpolitik praktis

Elshinta.com, Memasuki tahun politik, Bupati Kudus Jawa Tengah Hartopo mewanti-wanti pada seluruh gu...
UNMA gelar pameran hasil karya mahasiswa 
Minggu, 05 Februari 2023 - 11:14 WIB

UNMA gelar pameran hasil karya mahasiswa 

Elshinta.com, Puluhan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat antusias melihat pa...
Marak isu penculikan di Kudus, sekolah diimbau waspada
Sabtu, 04 Februari 2023 - 15:35 WIB

Marak isu penculikan di Kudus, sekolah diimbau waspada

Elshinta.com, Beredar informasi adanya isu percobaan penculikan anak yang terjadi di wilayah Kudus ...
Operasikan kampus baru, Hacktive8 ingin cetak 500 talenta digital 2023
Sabtu, 04 Februari 2023 - 11:47 WIB

Operasikan kampus baru, Hacktive8 ingin cetak 500 talenta digital 2023

Elshinta.com, Hacktive8, perusahaan yang menyebut dirinya sebagai coding bootcamp, ingin mencetak 5...
FTP UB jalin kerjasama dengan Kongunadu Arts and Science College, India
Jumat, 03 Februari 2023 - 19:06 WIB

FTP UB jalin kerjasama dengan Kongunadu Arts and Science College, India

Elshinta.com, Fakultas Tehnologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur menj...
Orang tua siswa SDN I Pondok Cina Depok kirim surat banding administratif ke Gubernur Jabar
Jumat, 03 Februari 2023 - 17:56 WIB

Orang tua siswa SDN I Pondok Cina Depok kirim surat banding administratif ke Gubernur Jabar

Elshinta.com, Puluhan orang tua siswa dari SDN Pondok Cina I Kota Depok, mendatangi Kantor Provinsi ...
Prabowo minta mahasiswa RI di Turki tetap optimistis dan bangga jadi WNI 
Jumat, 03 Februari 2023 - 16:36 WIB

Prabowo minta mahasiswa RI di Turki tetap optimistis dan bangga jadi WNI 

Elshinta.com, Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menemui mahasiswa dan mahasiswi Indonesia Wis...
Pelajar SMK PGRI 3 Malang gelar pengabdian ke masyarakat
Jumat, 03 Februari 2023 - 14:56 WIB

Pelajar SMK PGRI 3 Malang gelar pengabdian ke masyarakat

Elshinta.com, Sebanyak 10 orang pelajar SMK PGRI 3 Kota Malang, Jawa Timur menggelar pengabdian masy...
PIP 2023 Sukoharjo digulirkan awal Pebruari, jenjang SD pertama cair
Jumat, 03 Februari 2023 - 14:47 WIB

PIP 2023 Sukoharjo digulirkan awal Pebruari, jenjang SD pertama cair

Elshinta.com, Sebanyak 1.500 siswa  jenjang SD di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menerima pencair...

InfodariAnda (IdA)