KPK dalami rapat bahas pembelian Pesawat Airbus Garuda Indonesia

Elshinta
Jumat, 25 November 2022 - 16:19 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
KPK dalami rapat bahas pembelian Pesawat Airbus Garuda Indonesia
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pengetahuan dua saksi mengenai rapat yang dilaksanakan di Komisi VI DPR RI untuk membahas usulan pembelian Pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia.

Dua saksi itu, yakni anggota DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2019 Azam Azman dan anggota Komisi VI DPR RI periode 2019-2024 Gde Sumarjaya Linggih.

"Didalami pengetahuannya, antara lain terkait dengan adanya rapat pembahasan yang dilaksanakan di Komisi VI DPR RI untuk membahas usulan pembelian Pesawat Airbus," ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat.

KPK memeriksa keduanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta dalam penyidikan kasus dugaan suap pengadaan armada Pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2010-2015.

Adapun saksi Azam Azman diperiksa pada Kamis (24/11). Sementara saksi Gde Sumarjaya diperiksa pada Rabu (23/11).

Selain itu, KPK menginformasikan dua saksi yang tidak menghadiri panggilan dalam penyidikan kasus tersebut, yaitu anggota DPR RI periode 2009-2014 Atte Sugandi dan anggota DPR RI periode 2009-2014 Abdurrahman Abdullah.

"Kedua saksi tidak hadir dan penjadwalan sekaligus pemanggilan ulang segera disampaikan tim penyidik," ucap Ali.

KPK saat ini kembali membuka penyidikan baru sebagai pengembangan dugaan suap pengadaan armada Pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia.

"Dugaan suap tersebut senilai sekitar Rp100 miliar yang diduga diterima anggota DPR RI 2009-2014 dan pihak lainnya, termasuk pihak korporasi," ucap Ali dalam keterangannya pada Selasa (4/10).

Ali mengatakan setelah penyidikan dirasa cukup, maka lembaganya segera mengumumkan rangkaian dugaan perbuatan pidana, pihak-pihak yang berstatus tersangka, dan pasal yang disangkakan. Berikutnya, ditindaklanjuti dengan upaya paksa penangkapan maupun penahanan.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK telah menggeledah rumah dan kantor dari pihak-pihak terkait kasus tersebut yang berlokasi di Tangerang Selatan dan Jakarta.

Dari penggeledahan tersebut, KPK menemukan dan mengamankan berbagai dokumen yang dapat menerangkan dugaan perbuatan para pihak dalam kasus dugaan suap di PT Garuda Indonesia.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Ermisyah Satar dan Direktur PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedardjo sebagai tersangka perkara suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia dari Airbus, ATR, Bombardier, dan Rolls Royce serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Saat ini, perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap dan para terpidana masih menjalani hukumannya di lembaga pemasyarakatan (lapas).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kapolri perintahkan jajarannya usut tuntas pelemparan bus Persis
Rabu, 01 Februari 2023 - 16:11 WIB

Kapolri perintahkan jajarannya usut tuntas pelemparan bus Persis

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya di Polda Metro Ja...
Indosurya hormati kasasi jaksa terkait putusan lepas hakim
Rabu, 01 Februari 2023 - 12:59 WIB

Indosurya hormati kasasi jaksa terkait putusan lepas hakim

Elshinta.com, Bos Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Henry Surya, melalui kuasa hukumnya Soesilo...
200 warga demo tolak penutupan tambang pasir Nambo di DPRD Kendari
Rabu, 01 Februari 2023 - 12:35 WIB

200 warga demo tolak penutupan tambang pasir Nambo di DPRD Kendari

Elshinta.com, Sekitar 200 warga menggelar demonstrasi penolakan atas penutupan tambang pasir Nambo ...
Pengacara katakan Bos KSP Indosurya hormati kasasi jaksa
Rabu, 01 Februari 2023 - 09:24 WIB

Pengacara katakan Bos KSP Indosurya hormati kasasi jaksa

Elshinta.com, Penasihat hukum Bos PT Indosurya, Henry Surya, Soesilo Aribowo menghormati langkah huk...
Disdik Trenggalek nonaktifkan guru terduga pelaku pencabulan siswa
Rabu, 01 Februari 2023 - 08:11 WIB

Disdik Trenggalek nonaktifkan guru terduga pelaku pencabulan siswa

Elshinta.com, Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menjatuhkan sanksi penonaktifan sem...
Kejagung periksa Dirkeu Waskita Karya sebagai saksi
Rabu, 01 Februari 2023 - 07:11 WIB

Kejagung periksa Dirkeu Waskita Karya sebagai saksi

Elshinta.com, Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) ...
Kejaksaan Agung periksa sembilan saksi kasus TPPU BTS Kominfo
Rabu, 01 Februari 2023 - 05:41 WIB

Kejaksaan Agung periksa sembilan saksi kasus TPPU BTS Kominfo

Elshinta.com, Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa s...
Kapolda Kalsel serukan kawal bersama rekrutmen calon anggota Polri
Rabu, 01 Februari 2023 - 04:57 WIB

Kapolda Kalsel serukan kawal bersama rekrutmen calon anggota Polri

Elshinta.com, Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Andi Rian R Djajadi menyerukan seluruh p...
Kejagung resmi ajukan banding putusan perkara minyak goreng
Rabu, 01 Februari 2023 - 00:31 WIB

Kejagung resmi ajukan banding putusan perkara minyak goreng

Elshinta.com, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI resmi mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tindak ...
Polisi dalami dua orang meninggal diduga karena minuman oplosan
Selasa, 31 Januari 2023 - 22:15 WIB

Polisi dalami dua orang meninggal diduga karena minuman oplosan

Elshinta.com, Polres Serang Kota dan Polsek Serang masih terus melakukan pemeriksaan terkait dua war...

InfodariAnda (IdA)