Mendikbudristek ajak para guru untuk berinovasi

Elshinta
Sabtu, 26 November 2022 - 13:44 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Mendikbudristek ajak para guru untuk berinovasi
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengajak para guru untuk terus berinovasi.

"Tema peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 yakni Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar, yang terinspirasi dari semangat para guru, " ujar Nadiem pada puncak peringatan HGN di Jakarta, Sabtu (26/11).

Dia mengatakan, dengan Merdeka Belajar, para guru di Indonesia sekarang semakin tergerak untuk menghadirkan inovasi dalam pembelajaran dan membawa perubahan di lingkungan sekolahnya. Nadiem mengajak para pendidik di Indonesia untuk bersemangat dalam berkarya dan berinovasi.

Dengan Merdeka Belajar, para guru di Indonesia sekarang semakin tergerak untuk menghadirkan inovasi dalam pembelajaran dan membawa perubahan di lingkungan sekolahnya.

“Gerakan Merdeka Belajar yang sudah kita upayakan bersama selama tiga tahun terakhir harus menjadi lebih besar lagi, harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua murid, semua guru, semua sekolah di seluruh Indonesia. Keberanian kita untuk berinovasi harus semakin ditingkatkan lagi sebagai bekal kita melompat ke masa depan,” kata dia.

Dia menjelaskan, sistem pendidikan Indonesia sedang memasuki babak baru. Saat ini Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan jauh lebih besar di mana para guru bisa mengembangkan proyek-proyek kreatif yang membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kemudian, dengan program Pendidikan Guru Penggerak, para pendidik dipersiapkan untuk menjadi generasi pemimpin pembelajaran di masa depan.

“Ada 50.000 Guru Penggerak yang tersebar di seluruh Indonesia kini siap menjadi kepala sekolah dan pengawas dengan jiwa kepemimpinan dan dedikasi yang tinggi. Saya minta ada kepala dinas mendukung mekanismenya di lapangan,” kata Nadiem.

Selain itu, Kemendikbudristek menyediakan Platform Merdeka Mengajar di mana lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi. “Semua ini tentunya berkat gotong royong kita semua. Berkat keberanian ibu dan bapak guru dalam berkarya, dan berinovasilah sekarang Merdeka Belajar bisa menjadi sebuah gerakan,” kata Nadiem.

Upaya-upaya menghadirkan transformasi pembelajaran perlu mendapatkan dukungan peningkatan kesejahteraan para guru yang menjadi ujung tombak perubahan. Melalui program Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK), ratusan ribu guru yang selama bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai guru honorer sekarang mendapatkan penempatan dan kesejahteraan yang lebih baik.

Gerakan Merdeka Belajar yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir, harus menjadi lebih besar lagi dan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua murid, semua guru, semua sekolah di seluruh Indonesia.

"Keberanian kita untuk berinovasi harus semakin ditingkatkan lagi sebagai bekal kita melompat ke masa depan,” kata Nadiem.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ketua DPRD Tangerang minta pendidikan seks diajarkan mulai tingkat SMP
Sabtu, 28 Januari 2023 - 17:24 WIB

Ketua DPRD Tangerang minta pendidikan seks diajarkan mulai tingkat SMP

Elshinta.com, Untuk mencegah seks bebas di kalangan pelajar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Banten,...
Guru diharapkan beri edukasi gaya hidup ramah lingkungan
Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:23 WIB

Guru diharapkan beri edukasi gaya hidup ramah lingkungan

Elshinta.com, Pengamat dan pemerhati pendidikan Ki Darmaningtyas mengharapkan peran aktif guru untuk...
Ganjar ajak sekolah cegah radikalisme-bullying melalui Program `Gubernur Mengajar`
Kamis, 26 Januari 2023 - 18:13 WIB

Ganjar ajak sekolah cegah radikalisme-bullying melalui Program `Gubernur Mengajar`

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan pengajaran siswa-siswi di SMK Negeri 2 W...
Pendidikan tak hanya fokus pengetahuan tapi juga karakter
Kamis, 26 Januari 2023 - 10:23 WIB

Pendidikan tak hanya fokus pengetahuan tapi juga karakter

Elshinta.com, Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), Caroll JA Senduk menyebutkan peningkatan pe...
SMPN 2 Curug, Tangerang edukasi siswa bahaya seks bebas
Selasa, 24 Januari 2023 - 18:12 WIB

SMPN 2 Curug, Tangerang edukasi siswa bahaya seks bebas

Elshinta.com, Untuk mencegah seks bebas di kalangan pelajar, pihak SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Ba...
Himperra Banten-UMJ teken MoU bidang pendidikan dan properti
Senin, 23 Januari 2023 - 14:05 WIB

Himperra Banten-UMJ teken MoU bidang pendidikan dan properti

Elshinta.com, DPD Himpunan Pengembang Pemukiman Dan Perumahan Rakyat (Himperra) Banten, bekerjasama ...
UM wisuda 117 mahasiswa tahun 2023
Minggu, 22 Januari 2023 - 15:47 WIB

UM wisuda 117 mahasiswa tahun 2023

Elshinta.com, Universitas Negeri Malang (UM) di awal tahun 2023 menggelar wisuda ke 117. Kali ini m...
 Jalin kerja sama, UMM <i>teken</i> MoU dengan UiTM Malaysia
Minggu, 22 Januari 2023 - 15:06 WIB

Jalin kerja sama, UMM teken MoU dengan UiTM Malaysia

Elshinta.com, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus menjalin kerja sama dengan sejumlah pergur...
Ijin S1 Kedokteran turun, UM gandeng empat rumah sakit
Kamis, 19 Januari 2023 - 15:43 WIB

Ijin S1 Kedokteran turun, UM gandeng empat rumah sakit

Elshinta.com, Universitas Negeri Malang (UM) melakukan MoU dengan empat tumah sakit pasca turunnya ...
 Awal Januari 2023, UM kukuhkan empat guru besar
Rabu, 18 Januari 2023 - 11:56 WIB

 Awal Januari 2023, UM kukuhkan empat guru besar

Elshinta.com, Empat guru besar kembali dikukuhkan Universitas Negeri Malang (UM) di awal Januari 20...

InfodariAnda (IdA)