Inkrispena: Penambang nikel dinilai belum penuhi hak pekerja dan warga terdampak

Elshinta
Sabtu, 26 November 2022 - 18:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Inkrispena: Penambang nikel dinilai belum penuhi hak pekerja dan warga terdampak
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/elshinta.com.

Elshinta.com -  Jumat 25 November 2022, Institut Kajian Krisis dan Strategi Pembangunan Alternatif (Inkrispena) menggelar diskusi terbuka sebagai peluncuran hasil penelitian berjudul “Menambang Nikel, Memungut Uang Receh”. Penelitian itu berfokus pada hak-hak pekerja pada industry nikel di Morowali, Sulawesi Tengah. 

Kajian ini merupakan hasil kerja sama Inkrispena di konsorsium Mind the Gap yang beranggotakan 11 organisasi dari 9 negara untuk mengidentifikasi kesenjangan tata kelola perusahaan-perusahaan dalam kerangka UNGPs Bisnis dan HAM.

Direktur Eksekutif Inkrispena, Y Wasi Gede Puraka, menjelaskan bahwa Morowali dipilih sebagai fokus penelitian karena perkembangan industri nikel paling pesat di Indonesia dan berpredikat sebagai proyek strategis negara (PSN). 

Sayangnya, lanjut Wasi Gede, peningkatan status nikel dan sumbangan nikel pada pendapatan negara ini masih belum disertai penghormatan dan pemulihan hak-hak pekerja dan warga di wilayah terdampak operasi pengolahan hasil tambang. 

Lebih jauh, menurut Wasi Gede, bersama Mind the Gap, Inkrispena telah mengidentifikasi lima strategi yang biasa digunakan perusahaan dalam upaya menghindari kewajiban HAM mereka, yakni: membangun penyangkalan, menggunakan strategi hukum, mengganggu dan menyesatkan para pemangku kepentingan, melemahkan para pembela HAM termasuk serikat pekerja, dan memanfaatkan kekuasaan negara demi kepentingan perusahaan sendiri. 

"Secara khusus strategi melemahkan serikat pekerja dan memanfaatkan kekuasaan negara telah digunakan perusahaan-perusahaan nikel di Morowali untuk menghindar dari kewajiban mereka untuk memenuhi hak pemulihan pekerja dan warga di daerah terdampak," kata Wasi Gede seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Sabtu (26/11).  

Sebagai tanggapan terhadap hasil penelitian ini, Linda Rosalina dari TUK Indonesia, menyatakan bahwa keleluasaan perusahaan-perusahaan besar untuk menghindari kewajiban penghormatan terhadap HAM ini diawali dengan abainya lembaga-lembaga pendanaan, baik nasional maupun internasional, terhadap kewajiban memeriksa due diligence dan praktek-praktek industrial perusahaan. 

Sebagai bagian dari Green Financing, lembaga-lembaga pendanaan haruslah turut menekan perusahaan-perusahaan besar agar senantiasa patuh terhadap kewajiban mereka menghormati HAM masyarakat. 

Menutup acara peluncuran hasil penelitian yang diadakan di Labor Co-Working Space, Wasi Gede memberikan rekomendasi dari hasil penelitian tersebut yakni membangun kerja sama antar serikat pekerja, organisasi masyarakat dan organisasi masyarakat sipil, termasuk organisasi internasional.

Pentingnya nikel bagi industri kendaraan listrik memberikan ruang lebih besar untuk sebuah kerja sama internasional yang lebih kuat, demi membangun penghormatan terhadap hak pekerja dan masyarakat di daerah terdampak industri nikel.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jokowi katakan jika `lockdown` saat pandemi ekonomi bisa minus 17 persen
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:34 WIB

Jokowi katakan jika `lockdown` saat pandemi ekonomi bisa minus 17 persen

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenang keputusannya tidak memberlakukan lockdown sa...
Pemkot Banjarmasin gandeng Pemkab Subang kerjasama jaga pasokan beras dan kendalikan inflasi
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:26 WIB

Pemkot Banjarmasin gandeng Pemkab Subang kerjasama jaga pasokan beras dan kendalikan inflasi

Elshinta.com, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Bupati Subang Ruhimat menandatangani kesepakatan b...
Pj. Bupati Aceh Utara serius genjot `participating interest` 10 persen
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:17 WIB

Pj. Bupati Aceh Utara serius genjot `participating interest` 10 persen

Elshinta.com, Penjabat Bupati Aceh Utara Azwardi, AP menggelar rapat di Pendopo Bupati untuk membaha...
 Tahun 2022, Ombudsman Kalsel selamatkan kerugian masyarakat senilai Rp3,4 miliar  
Minggu, 29 Januari 2023 - 16:22 WIB

Tahun 2022, Ombudsman Kalsel selamatkan kerugian masyarakat senilai Rp3,4 miliar  

Elshinta.com, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hadi Rahman, meng...
Pupuk Indonesia siapkan 310.822 ton pupuk subsidi untuk Indonesia timur 
Minggu, 29 Januari 2023 - 16:11 WIB

Pupuk Indonesia siapkan 310.822 ton pupuk subsidi untuk Indonesia timur 

Elshinta.com, PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk bersubsidi di penjualan wilayah Ind...
 Beras medium di Majalengka masih tinggi, warga berburu beras lama
Sabtu, 28 Januari 2023 - 20:22 WIB

Beras medium di Majalengka masih tinggi, warga berburu beras lama

Elshinta.com, Harga beras jenis medium di sejumlah pasar di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat masih m...
Bandara Ngloram kembali dibuka
Sabtu, 28 Januari 2023 - 20:13 WIB

Bandara Ngloram kembali dibuka

Elshinta.com, Setelah sempat terhenti operasionalnya akibat pandemi Covid-19, Jumat (27/1), Bandara ...
Perkuat sinergi antar otoritas keuangan dan pemulihan ekonomi, LPS sesuaikan TBP
Sabtu, 28 Januari 2023 - 18:58 WIB

Perkuat sinergi antar otoritas keuangan dan pemulihan ekonomi, LPS sesuaikan TBP

Elshinta.com, Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 24 Januari 202...
Tekan angka pengangguran, Gubernur Ganjar jaring tenaga kerja lewat aplikasi e-Makaryo
Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:05 WIB

Tekan angka pengangguran, Gubernur Ganjar jaring tenaga kerja lewat aplikasi e-Makaryo

Elshinta.com, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merangkul perusahaan untuk membuka lapangan kerja selu...
Rupiah Jumat pagi tertekan 28 poin
Jumat, 27 Januari 2023 - 10:31 WIB

Rupiah Jumat pagi tertekan 28 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi ter...

InfodariAnda (IdA)