AS larang peralatan telekomunikasi baru dari Huawei & ZTE

Elshinta
Minggu, 27 November 2022 - 14:11 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
AS larang peralatan telekomunikasi baru dari Huawei & ZTE
Logo Huawei yang terlihat di Huawei ASEAN Academy di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2022). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Elshinta.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan pada hari Jumat (25/11) waktu setempat bahwa pihaknya melarang penjualan peralatan telekomunikasi baru yang dibuat oleh perusahaan China Huawei Technologies Co. dan ZTE Corp., serta peralatan pengawasan video dari beberapa perusahaan lain, dengan alasan risiko keamanan nasional.

Dilansir Kyodo, Minggu, langkah terbaru oleh Komisi Komunikasi Federal (FCC) mencerminkan kekhawatiran AS bahwa peralatan yang diproduksi oleh perusahaan China yang berpotensi "dapat digunakan untuk spionase dan kegiatan lainnya".

"Aturan baru telah diadopsi untuk melarang peralatan komunikasi yang dianggap menimbulkan risiko keamanan nasional yang tidak dapat diterima untuk diotorisasi untuk diimpor atau dijual di Amerika Serikat," kata FCC dalam siaran pers.

Lebih lanjut, FCC telah melarang perusahaan menggunakan subsidi pemerintah untuk membeli peralatan dari perusahaan teknologi China seperti Huawei. Namun, produk semacam itu terus diimpor di AS dan dijual kepada pembeli yang tidak menggunakan dana federal.

Komisaris FCC Brendan Carr menyambut dalam sebuah pernyataan penutupan pengawas dari "celah Huawei", mengingat kekhawatirannya tentang aturan sebelumnya yang memungkinkan "operator menggunakan dana pribadi untuk membeli peralatan yang persis sama dan menempatkannya di titik yang sama persis di jaringan mereka".

Sementara itu, aturan baru juga akan memengaruhi perusahaan termasuk pembuat kamera keamanan Hangzhou Hikvision Digital Technology Co., Dahua Technology Co. dan produsen radio Hytera Communications Corp.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kepercayaan konsumen AS Januari turun, dibayangi kemungkinan resesi
Rabu, 01 Februari 2023 - 09:11 WIB

Kepercayaan konsumen AS Januari turun, dibayangi kemungkinan resesi

Elshinta.com, Konsumen AS merasakan sedikit kurang percaya diri di bulan pertama tahun baru ini, men...
Amerika serikat alokasikan 118 juta dolar AS untuk proyek `biofuel`
Jumat, 27 Januari 2023 - 09:07 WIB

Amerika serikat alokasikan 118 juta dolar AS untuk proyek `biofuel`

Elshinta.com, Departemen Energi AS (DoE) pada Kamis (26/1/2023) akan mengumumkan pendanaan lebih dar...
Akun Facebook dan Instagram Donald Trump segera dipulihkan
Kamis, 26 Januari 2023 - 08:11 WIB

Akun Facebook dan Instagram Donald Trump segera dipulihkan

Elshinta.com, Meta Platforms Inc mengatakan akan segera memulihkan akun Facebook dan Instagram manta...
Kemlu sebut tidak ada korban WNI dalam penembakan di California
Senin, 23 Januari 2023 - 10:23 WIB

Kemlu sebut tidak ada korban WNI dalam penembakan di California

Elshinta.com, Kementerian Luar Negeri RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menj...
GM investasikan 918 juta dolar untuk produksi mesin V-8
Minggu, 22 Januari 2023 - 12:59 WIB

GM investasikan 918 juta dolar untuk produksi mesin V-8

Elshinta.com, Pabrikan mobil AS General Motors (GM) mengumumkan rencananya menginvestasikan 918 juta...
Amerika Serikat umumkan bantuan militer Rp37 triliun untuk Ukraina
Jumat, 20 Januari 2023 - 17:18 WIB

Amerika Serikat umumkan bantuan militer Rp37 triliun untuk Ukraina

Elshinta.com, Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memberikan tambahan bantuan militer senilai 2,5 m...
Menhan AS akan kunjungi Korsel dan Filipina
Rabu, 18 Januari 2023 - 12:29 WIB

Menhan AS akan kunjungi Korsel dan Filipina

Elshinta.com, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin akan mengunjungi Korea Selatan dan Fil...
Biden sebut ekonomi AS menuju `dataran tinggi baru` saat ketakutan resesi
Jumat, 06 Januari 2023 - 09:05 WIB

Biden sebut ekonomi AS menuju `dataran tinggi baru` saat ketakutan resesi

Elshinta.com, Presiden Joe Biden mengatakan pada Kamis (5/1/2023) bahwa ekonomi AS melihat `titik ya...
Fed ingin fleksibilitas pada suku bunga saat inflasi tetap jadi fokus
Kamis, 05 Januari 2023 - 09:17 WIB

Fed ingin fleksibilitas pada suku bunga saat inflasi tetap jadi fokus

Elshinta.com, Semua pejabat di pertemuan kebijakan Federal Reserve 13-14 Desember sepakat bahwa bank...
AS resmi matikan jaringan 3G
Selasa, 03 Januari 2023 - 11:02 WIB

AS resmi matikan jaringan 3G

Elshinta.com, Amerika Serikat (AS) resmi mengucapkan selamat tinggal untuk jaringan 3G mulai tahun i...

InfodariAnda (IdA)