KPK panggil Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka

Elshinta
Senin, 28 November 2022 - 13:42 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
KPK panggil Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka
Hakim Agung Gazalba Saleh (kiri) usai diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (27/10/2022). ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

"Informasi yang kami peroleh benar, hari ini tim penyidik menjadwalkan pemanggilan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi di MA," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin.

KPK mengharapkan Gazalba kooperatif memenuhi panggilan tim penyidik.  

"Surat sudah dikirimkan. Kami berharap para pihak tersebut kooperatif hadir memenuhi panggilan dimaksud," ucap Ali.  

Sebelumnya, Gazalba mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gazalba mengajukan praperadilan atas penetapan dia sebagai tersangka oleh KPK.

Dikutip dari laman http://sipp.pn-jakartaselatan.go.id, Gazalba mendaftarkan permohonan praperadilan pada Jumat (25/11) dengan klasifikasi perkara sah atau  tidaknya penetapan tersangka. Permohonan praperadilan itu terdaftar dengan nomor perkara 110/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL. Sidang perdana dijadwalkan digelar pada Senin (12/12).

Terkait permohonan praperadilan itu, KPK menyatakan proses penanganan kasus yang menjerat Gazalba telah sesuai dengan aturan dan mekanisme hukum yang berlaku.

KPK telah menetapkan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA setelah menemukan kecukupan alat bukti.

KPK pun membenarkan Gazalba telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus itu.

"Iya benar, salah satu tersangka tersebut adalah Hakim Agung MA, kata Ali dalam keterangannya pada Minggu (13/11).

Adapun pengumuman soal pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, rangkaian dugaan perbuatan pidana, dan pasal yang disangkakan akan diumumkan saat penyidikan dirasa cukup.

KPK sempat memeriksa Gazalba sebagai saksi untuk tersangka Hakim Agung nonaktif Sudrajad Dimyati (SD) dan kawan-kawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (27/10).

Usai diperiksa, Gazalba Saleh memilih irit bicara mengenai pemeriksaannya tersebut. "Tanyakan sama penyidik ya," kata Gazalba saat itu.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA tersebut. Tersangka sebagai penerima ialah SD, Hakim Yustisial/Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu (ETP), dua PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY) dan Muhajir Habibie (MH) serta dua PNS MA yakni Nurmanto Akmal (NA) dan Albasri (AB).

Sementara itu, tersangka selaku pemberi suap yaitu Yosep Parera (YP) dan Eko Suparno (ES) sebagai pengacara serta dua pihak swasta/debitur KSP Intidana Heryanto Tanaka (HT) dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polda Jabar masukkan sopir sedan mewah dalam DPO
Minggu, 29 Januari 2023 - 12:56 WIB

Polda Jabar masukkan sopir sedan mewah dalam DPO

Elshinta.com, Kepolisian Daerah Jawa Barat memasukkan sopir sedan merek Audi tipe A6 bernopol palsu ...
Kementerian Sosial utus tim tangani kasus kekerasan anak di Kubu Raya
Minggu, 29 Januari 2023 - 04:27 WIB

Kementerian Sosial utus tim tangani kasus kekerasan anak di Kubu Raya

Elshinta.com, Kementerian Sosial telah mengutus tim untuk menangani kasus kekerasan fisik dan seksua...
Polisi tangani dugaan oknum guru SD cabuli siswa di Trenggalek
Minggu, 29 Januari 2023 - 01:11 WIB

Polisi tangani dugaan oknum guru SD cabuli siswa di Trenggalek

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menangani kasus dugaan oknum guru yang men...
Polisi dalami adanya jaringan layanan kencan dalam kasus pembunuhan siswi SMP
Sabtu, 28 Januari 2023 - 16:57 WIB

Polisi dalami adanya jaringan layanan kencan dalam kasus pembunuhan siswi SMP

Elshinta.com, Polisi mengembangkan penyelidikan kasus pembunuhan siswi SMP di Kabupaten Sukoharjo, J...
Kasus korupsi suap pengurusan pekara di MA mulai disidangkan
Sabtu, 28 Januari 2023 - 16:45 WIB

Kasus korupsi suap pengurusan pekara di MA mulai disidangkan

Elshinta.com, Kasus korupsi suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) dengan terdakwa Theodorus...
Polisi amankan belasan kendaraan knalpot `brong` di Surakarta
Sabtu, 28 Januari 2023 - 12:47 WIB

Polisi amankan belasan kendaraan knalpot `brong` di Surakarta

Elshinta.com, Polresta Surakarta kembali mengamankan belasan kendaraan sepeda motor dengan knalpot t...
Polisi imbau masyarakat hindari judi daring karena dipastikan kalah
Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:09 WIB

Polisi imbau masyarakat hindari judi daring karena dipastikan kalah

Elshinta.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengi...
Polres Indramayu tangkap 13 pengedar narkotika dua di antaranya IRT
Sabtu, 28 Januari 2023 - 03:29 WIB

Polres Indramayu tangkap 13 pengedar narkotika dua di antaranya IRT

Elshinta.com, Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat, pada awal Januari hingga saat ini menangkap se...
Polres Jember tetapkan 22 tersangka penambang emas ilegal
Sabtu, 28 Januari 2023 - 02:27 WIB

Polres Jember tetapkan 22 tersangka penambang emas ilegal

Elshinta.com, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menetapkan sebanyak 22 or...
Polisi tangkap komplotan perampok nasabah bank di Jambi
Sabtu, 28 Januari 2023 - 01:55 WIB

Polisi tangkap komplotan perampok nasabah bank di Jambi

Elshinta.com, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menangkap tiga tersangka perampok nasabah bank, dan ke...

InfodariAnda (IdA)