`Senat Meeting`, Thailand-Indonesia ungkap rahasia kemajuan pertanian negeri Gajah Putih

Elshinta
Senin, 28 November 2022 - 18:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Elshinta.Com
`Senat Meeting`, Thailand-Indonesia ungkap rahasia kemajuan pertanian negeri Gajah Putih
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Kemajuan pertanian Thailand, hingga berhasil mendapat julukan the kitchen of the world atau dapur dunia menjadi sorotan utama Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat mengadakan pertemuan dengan Ketua Senat Kerajaan Thailand Prof. Pornpetch Wichitcholchai. 
 
Dalam pertemuan itu, LaNyalla yang didampingi Duta Besar RI untuk Thailand Rachmat Budiman, dan sejumlah anggota DPD RI menanyakan langsung kebijakan apa saja yang dilakukan negeri Gajah Putih itu untuk percepatan kemajuan pertanian dan perkebunan mereka. 
 
“Terutama bagaimana Thailand menjaga lahan pertanian untuk tidak mengalami alih fungsi lahan untuk kebutuhan perumahan atau kawasan industri?,” tanya LaNyalla yang diterima di ruang pertemuan Gedung Senat Kerajaan Thailand, Senin (28/11) di kawasan Dusit, Bangkok, Thailand. 
 
Atas pertanyaan itu, Ketua Senat Thailand mengungkapkan, sektor pertanian Thailand adalah sektor prioritas yang langsung ditetapkan oleh Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn. Sehingga pemerintah dan semua aparatur negara bekerja serius untuk sektor ini. 
 
“Raja sudah memutuskan agar sektor pertanian harus menjadi unggulan, sekaligus kehidupan petani Thailand harus makmur. Sehingga menjadi sufficiency ekonomi. Karena isu food security di dunia ini menjadi perhatian kami,” ungkap Pornpetch. 
 
Ditambahkan Juru Bicara Komite Luar Negeri Pikulkeaw Krairiksh, karena menjadi prioritas raja, maka sektor ini menjadi unggulan yang disuport semua pihak. Sehingga persoalan alih fungsi lahan sangat hati-hati dilakukan. Terutama terhadap lahan produktif dan berpotensi untuk subur.  
 
“Kami juga terus mengembangkan pertanian organik dan terobosan untuk menciptakan bibit-bibit yang tahan iklim. Menurut saya Indonesia juga sangat hebat dalam pertanian, karena banyak juga menciptakan terobosan penemuan bibit (benih) baru yang tahan iklim,” tambah Krairiksh. 
 
Dalam pertemuan itu sejumlah anggota DPD juga mendiskusikan banyak hal, mulai dari pariwisata, perlindungan tenaga kerja Indonesia di Thailand, hingga isu HAM terkait muslim suku Rohingya di Myanmar yang menjadi perhatian bersama kedua negara. 
 
Anggota DPD RI asal Bali, Bambang Santoso juga sempat menanyakan ihkwal legalisasi opium dan mariyuna di Thailand, terkait dampak positif dan negatifnya. 
 
Atas pertanyaan tersebut, Wakil III Juru Bicara Komite Luar Negeri, Prof. Kanchanaratt Leevirojana menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga merupakan  arahan dari Raja Thailand, dengan memperhatikan tujuan dasarnya, yaitu melakukan konversi ke tanaman yang bernilai ekonomis. 
 
Di akhir pertemuan, LaNyalla menitip pesan kepada Ketua Senat Thailand, agar mempromosikan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata religi bagi umat Budha, khususnya kepada generasi muda Thailand, agar datang ke Indonesia.  
 
LaNyalla hadir ke Bangkok ditemani sejumlah anggota DPD RI, yakni, Ria Mayang Sari, Adilla Aziz, Aji Mirni Mawarni, Djafar Alkatiri, Hilmy Muhammad, M. J. Wartabone, Habib Ali Alwi, Fachrul Razi, Bustami Zainuddin, Bambang Santoso, Muhammad Nuh, M. Sanusi dan Andi M. Ihsan. 
 
Sementara dari jajaran Senat Kerajaan Thailand, turut mendampingi Ketua Senat Thailand, hadir Wakil Ketua Komite Luar Negeri Prof. Kanchanarat Siwiroj, Pikulkeaw Krairiksh (Juru Bicara Komite Luar Negeri), Prof. Kanchanaratt Leevirojana (Wakil III Juru Bicara Komite Luar Negeri), Jenderal Teeradej Meepien (Kepala Penasehat Komite Luar Negeri), Wilaicuk Arinthamapong (Wakil Sekretaris Komite Anti Korupsi dan Good Governance) serta Napaporn Jaisujja (Sekjen Senat Thailand).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Indonesia selenggarakan rangkaian pertemuan menlu ASEAN
Kamis, 02 Februari 2023 - 22:25 WIB

Indonesia selenggarakan rangkaian pertemuan menlu ASEAN

Elshinta.com, Indonesia akan menyelenggarakan rangkaian pertemuan para menteri luar negeri Perhimpun...
Malaysia mengutuk keras serangan bom bunuh diri di Peshawar Pakistan
Kamis, 02 Februari 2023 - 11:29 WIB

Malaysia mengutuk keras serangan bom bunuh diri di Peshawar Pakistan

Elshinta.com, Malaysia mengutuk keras serangan bom bunuh diri di sebuah masjid di Peshawar di Provin...
Indonesia bertekad tingkatkan peran ASEAN
Rabu, 01 Februari 2023 - 19:23 WIB

Indonesia bertekad tingkatkan peran ASEAN

Elshinta.com, Indonesia akan menjalankan peran keketuaan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (AS...
Malaysia akan benahi tata kelola pekerja Indonesia dengan digitalisasi
Selasa, 31 Januari 2023 - 23:15 WIB

Malaysia akan benahi tata kelola pekerja Indonesia dengan digitalisasi

Elshinta.com, Pemerintah Malaysia akan mempercepat perbaikan tata kelola pekerja migran Indonesia di...
Junta militer Myanmar cabut pengampunan untuk ekonom Australia
Jumat, 27 Januari 2023 - 04:29 WIB

Junta militer Myanmar cabut pengampunan untuk ekonom Australia

Elshinta.com, Junta militer Myanmar mencabut pengampunan penjara atas ekonom Australia, yang juga pe...
Singapura dukung Indonesia jadikan Asia Tenggara pusat ekonomi dunia
Senin, 16 Januari 2023 - 21:34 WIB

Singapura dukung Indonesia jadikan Asia Tenggara pusat ekonomi dunia

Elshinta.com, Pemerintah Singapura mendukung Keketuaan Indonesia untuk KTT ASEAN Tahun 2023 dan upay...
Dubes Hermono sebut KBRI rumah bagi seluruh umat beragama
Minggu, 15 Januari 2023 - 08:01 WIB

Dubes Hermono sebut KBRI rumah bagi seluruh umat beragama

Elshinta.com, Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBR...
Indonesia harapkan Anwar Ibrahim segera selesaikan isu PMI di Malaysia
Sabtu, 14 Januari 2023 - 09:45 WIB

Indonesia harapkan Anwar Ibrahim segera selesaikan isu PMI di Malaysia

Elshinta.com, Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono berharap penyelesaian secara cepat persoalan peke...
Malaysia kembali laksanakan program rekalibrasi tenaga kerja
Rabu, 11 Januari 2023 - 08:11 WIB

Malaysia kembali laksanakan program rekalibrasi tenaga kerja

Elshinta.com, Pemerintah Malaysia kembali melaksanakan Program Rekalibrasi Tenaga Kerja dan Rencana ...
Berburu rasa Indonesia di Chow Kit
Jumat, 06 Januari 2023 - 20:59 WIB

Berburu rasa Indonesia di Chow Kit

Elshinta.com, Chow Kit merupakan salah satu daerah di pusat Kota Kuala Lumpur yang cukup terkenal ba...

InfodariAnda (IdA)