Komnas Perempuan dorong Polri pilah kasus pembunuhan berdasar gender

Elshinta
Senin, 28 November 2022 - 21:59 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Komnas Perempuan dorong Polri pilah kasus pembunuhan berdasar gender
Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani dalam acara bertajuk `Peluncuran Pengetahuan Femisida: Lenyap dalam Senyap`, di Jakarta, Senin (28/11/2022). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Elshinta.com - Komnas Perempuan mendorong Polri dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pemilahan data tindak pidana yang menyebabkan kematian berdasarkan jenis kelamin, hubungan korban dan pelaku, serta motifnya.

"Data pilah kasus pembunuhan berdasarkan jenis kelamin belum tersedia, baik di Polri maupun di BPS," kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani dalam acara bertajuk "Peluncuran Pengetahuan Femisida: Lenyap dalam Senyap", di Jakarta, Senin.

Menurut Andy Yentriyani, basis data ini penting untuk mendorong upaya penanganan kekerasan terhadap perempuan yang lebih baik ke depan dan pemenuhan hak korban atas keadilan.

Pihaknya menjelaskan femisida adalah bentuk kekerasan terhadap perempuan yang paling ekstrem yang merujuk pada pembunuhan terhadap perempuan, yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung karena jenis kelamin atau karena gendernya sebagai perempuan.

"Yang didorong oleh rasa superioritas, dominasi, hegemoni, maupun misogini terhadap perempuan, rasa si pelaku memiliki si perempuan," kata Andy Yentriyani.

Pada banyak kasus femisida yang terjadi, menurut dia, kerap terlihat kepuasan dan tindakan sadis yang dilakukan pelaku terhadap korban.

"Ketika femisida terjadi, tidak jarang terlihat adanya penganiayaan yang berlapis, tindakan sadis, dan ketimpangan sosial yang mengitari kejahatan tersebut," katanya.

Untuk mendalami pengetahuan tentang femisida, Komnas Perempuan melakukan kajian tentang femisida dari 10 negara, yakni Belanda, Guatemala, India, Inggris, Malaysia, Meksiko, Nicaragua, Nigeria, Spanyol, dan Turki.

"Bukan hanya menganalisis bentuk penanganan femisida di 10 negara tersebut, praktik baik yang diterapkan negara-negara itu akan digunakan sebagai bahan pijakan untuk mengembangkan rekomendasi kebijakan sistem hukum di Indonesia," kata Andy Yentriyani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polisi imbau masyarakat hindari judi daring karena dipastikan kalah
Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:09 WIB

Polisi imbau masyarakat hindari judi daring karena dipastikan kalah

Elshinta.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengi...
Polres Indramayu tangkap 13 pengedar narkotika dua di antaranya IRT
Sabtu, 28 Januari 2023 - 03:29 WIB

Polres Indramayu tangkap 13 pengedar narkotika dua di antaranya IRT

Elshinta.com, Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat, pada awal Januari hingga saat ini menangkap se...
Polres Jember tetapkan 22 tersangka penambang emas ilegal
Sabtu, 28 Januari 2023 - 02:27 WIB

Polres Jember tetapkan 22 tersangka penambang emas ilegal

Elshinta.com, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menetapkan sebanyak 22 or...
Polisi tangkap komplotan perampok nasabah bank di Jambi
Sabtu, 28 Januari 2023 - 01:55 WIB

Polisi tangkap komplotan perampok nasabah bank di Jambi

Elshinta.com, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menangkap tiga tersangka perampok nasabah bank, dan ke...
Kajari Lahat dimutasi terkait penanganan kasus pemerkosaan anak
Jumat, 27 Januari 2023 - 23:11 WIB

Kajari Lahat dimutasi terkait penanganan kasus pemerkosaan anak

Elshinta.com, Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanudin memutasi NW sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lahat,...
Kejati tahan tiga tersangka kasus korupsi Bank Sulteng
Jumat, 27 Januari 2023 - 22:11 WIB

Kejati tahan tiga tersangka kasus korupsi Bank Sulteng

Elshinta.com, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) resmi menahan tiga oran...
Kejaksaan tetapkan mantan Kadistan Bekasi sebagai tersangka korupsi
Jumat, 27 Januari 2023 - 21:47 WIB

Kejaksaan tetapkan mantan Kadistan Bekasi sebagai tersangka korupsi

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri Bekasi menetapkan mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi beri...
Lukas Enembe tolak berobat di RSPAD dan minta ke Singapura
Jumat, 27 Januari 2023 - 21:35 WIB

Lukas Enembe tolak berobat di RSPAD dan minta ke Singapura

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe...
Polda Bali sita 3.9 kilogram kokain dari seorang gadis asal Brasil
Jumat, 27 Januari 2023 - 19:47 WIB

Polda Bali sita 3.9 kilogram kokain dari seorang gadis asal Brasil

Elshinta.com, Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Bali menyita kokain seberat 3,9 kilogram ...
Polres Madiun ringkus empat tersangka kasus narkoba jaringan lapas
Jumat, 27 Januari 2023 - 19:35 WIB

Polres Madiun ringkus empat tersangka kasus narkoba jaringan lapas

Elshinta.com, Jajaran Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Madiun, Jawa Timur, meringkus empat or...

InfodariAnda (IdA)