Wapres: Perubahan otonomi khusus Papua merupakan suatu yang wajar

Elshinta
Selasa, 29 November 2022 - 14:08 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Wapres: Perubahan otonomi khusus Papua merupakan suatu yang wajar
Wakil Presiden Ma`ruf Amin memimpin audiensi tentang pemekaran daerah di Tanah Papua di Kota Jayapura, Papua, Selasa (29/11/2022). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Elshinta.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan perubahan otonomi khusus (otsus) di Papua merupakan hal yang wajar demi pembangunan lebih baik.

"Perubahan otsus merupakan suatu yang wajar dan dalam proses siklus kebijakan nasional untuk menjadi hal yang lebih baik lagi. Sekarang kita membangun Papua dengan lebih baik," kata Ma'ruf Amin saat beraudiensi dengan jajaran Pemerintah Provinsi Papua, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), dan Majelis Rakyat Papua di Jayapura, Selasa.

Untuk diketahui, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 19 Juli 2022, lahir dengan sejumlah perubahan pasal.

Salah satu perubahannya adalah Pasal 76 ayat 2 yang menyatakan "Pemerintah dan DPR RI dapat melakukan pemekaran daerah provinsi dan kabupaten/kota menjadi daerah otonom untuk mempercepat pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat, serta mengangkat harkat dan martabat Orang Asli Papua dengan memperhatikan aspek politik, administratif, hukum, kesatuan sosial-budaya, kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur dasar, kemampuan ekonomi, perkembangan pada masa yang akan datang, dan/atau aspirasi masyarakat Papua".

Mengacu pada pasal tersebut, kini telah lahir empat daerah otonom baru (DOB) di Tanah Papua, yang tiga di antaranya pemekaran dari Provinsi Papua, yakni Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Pegunungan; serta satu daerah pemekaran dari Provinsi Papua Barat yaitu Provinsi Papua Barat Daya.

"Perubahan ini perlu masa transisi, terutama untuk menata otsus baru dan perubahan memberikan dampak tersendiri," jelas Wapres Ma'ruf Amin selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) atau Badan Pengarah Papua (BPP).

Dia mengakui terdapat sejumlah dampak akibat dari pemekaran wilayah di Tanah Papua tersebut.

"Seperti yang disampaikan DPRP tadi, ada hal-hal yang harus diselesaikan lebih khusus, dampak-dampak itu. Namun, semuanya perlu kita sikapi dengan optimisme. Kita yakin bisa selesaikan masalah-masalah itu, termasuk soal berapa jumlah anggota DPR, bisa dibahas lebih lanjut bersama KPU," tambahnya.

Dia juga akan menginstruksikan para menteri terkait agar menyepakati jalan tengah demi menyelesaikan masalah yang timbul selama masa transisi usai pemekaran daerah.

"Berikan perhatian pada penataan perubahan skenario otsus serta dampaknya pada kebijakan daerah, seperti kapasitas fiskal akibat pemekaran, termasuk untuk Kartu Papua Sehat, kemudian juga beasiswa untuk Orang Papua Asli, dan juga kebijakan terkait dengan tadi. Saya minta Pak Wamen (wakil menteri dalam negeri) menyelesaikan dengan tuntas," katanya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut ialah Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Watipo, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun, Ketua DPRP Jhony Banua Wouw, Ketua MRP Timotius Murib, Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Bupati Mamberamo John Tabo, serta beberapa pejabat terkait.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
PDI Perjuangan gelar Senam Indonesia Cinta Tanah Air di Bandung
Sabtu, 28 Januari 2023 - 08:35 WIB

PDI Perjuangan gelar Senam Indonesia Cinta Tanah Air di Bandung

Elshinta.com, Dalam rangkaian HUT ke-50, PDI Perjuangan mengadakan acara Senam Indonesia Cinta Tanah...
28 Januari 1844: Gubernur Jenderal Hindia-Belanda meninggal dunia
Sabtu, 28 Januari 2023 - 06:00 WIB

28 Januari 1844: Gubernur Jenderal Hindia-Belanda meninggal dunia

Johannes graaf van den Bosch adalah seorang perwira dan politikus Belanda yang menjabat sebagai G...
Demokrat harap koalisi segera deklarasikan Anies Baswedan jadi capres
Jumat, 27 Januari 2023 - 21:11 WIB

Demokrat harap koalisi segera deklarasikan Anies Baswedan jadi capres

Elshinta.com, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya berharap koalisi Partai Na...
Pertemuan Jokowi-Surya Paloh menandakan hubungan sangat baik
Jumat, 27 Januari 2023 - 20:47 WIB

Pertemuan Jokowi-Surya Paloh menandakan hubungan sangat baik

Elshinta.com, Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni menilai pertemuan antara Presiden RI Jo...
Pengamat paparkan tiga strategi gaet anak muda pada pemilu
Jumat, 27 Januari 2023 - 16:47 WIB

Pengamat paparkan tiga strategi gaet anak muda pada pemilu

Elshinta.com, Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryant...
Pengamat sebut Kaesang lebih tepat maju eksekutif tahun 2029
Jumat, 27 Januari 2023 - 16:35 WIB

Pengamat sebut Kaesang lebih tepat maju eksekutif tahun 2029

Elshinta.com, Pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Abdul Hakim menyebut p...
Azwar Anas sebut Permenpan RB 1/2023 akomodasi usulan pejabat fungsional
Jumat, 27 Januari 2023 - 15:59 WIB

Azwar Anas sebut Permenpan RB 1/2023 akomodasi usulan pejabat fungsional

Elshinta.com, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azw...
Siti Zuhro ingatkan mata rantai politik dinasti harus diputus
Jumat, 27 Januari 2023 - 15:47 WIB

Siti Zuhro ingatkan mata rantai politik dinasti harus diputus

Elshinta.com, Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik BRIN Prof. DR. Siti Zuhro menanggapi bahwa se...
Prabowo ingatkan pentingnya kerukunan saat zikir bareng Bobby Nasution
Jumat, 27 Januari 2023 - 14:47 WIB

Prabowo ingatkan pentingnya kerukunan saat zikir bareng Bobby Nasution

Elshinta.com, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya meningkatkan keru...
Bertemu wali kota, Menhan Prabowo ingatkan persatuan ke masyarakat Medan
Jumat, 27 Januari 2023 - 14:16 WIB

Bertemu wali kota, Menhan Prabowo ingatkan persatuan ke masyarakat Medan

Elshinta.com,

InfodariAnda (IdA)