Polisi menduga ada ritual dalam kematian satu keluarga di Kalideres

Elshinta
Selasa, 29 November 2022 - 19:56 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Polisi menduga ada ritual dalam kematian satu keluarga di Kalideres
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Penyidik Polda Metro Jaya menduga ada ritual tertentu terkait meninggalnya satu keluarga yang beranggotakan empat orang di Kalideres, Jakarta Barat.

"Ada kecenderungan salah satu keluarga  dominan, yang mengarah kepada almarhum Budiyanto, bahwa yang bersangkutan memiliki sikap positif terhadap aktivitas ritual tertentu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi di Jakarta, Selasa (29/11).

Hengki mengatakan dugaan tersebut muncul berdasarkan keterangan saksi-saksi dan barang-barang yang ditemukan di TKP.

"Ditemukan buku-buku lintas agama, mantra, dan kemenyan," ujarnya.

Terkait temuan tersebut, pihak kepolisian akan memanggil para pakar yang mempunyai kompetensi dalam bidang tersebut untuk dimintai keterangan.

"Kami akan mengundang ahli sosiologi agama, untuk melakukan analisa lebih lanjut terhadap tulisan yang ada di dalam buku, serta hubungannya dengan temuan jejak benda-benda di TKP," kata Hengki.

Penemuan tewasnya satu keluarga itu berawal ketika ketua RT setempat mencium bau busuk dari dalam rumah korban pada Kamis (11/10) sekitar pukul 18.00 WIB.

Ketua RT langsung melapor ke Polsek Kalideres terkait temuan bau busuk itu. Bersama polisi, ketua RT akhirnya mendobrak masuk ke dalam rumah tersebut.

Ketika pintu utama dibuka, petugas mendapati empat mayat di tiga ruangan berbeda, yakni ruang tamu, kamar tengah, dan ruang belakang.

Polisi langsung melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi. Setelah itu, keempat korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati (Jakarta Timur) untuk proses autopsi.

Polda Metro Jaya menegaskan, analisis awal penyidik terkait satu keluarga yang ditemukan tewas di Kalideres, bukan disebabkan oleh kelaparan.

Penyidik Polda Metro Jaya juga mematahkan dugaan yang menyebut kematian satu keluarga itu adalah akibat aksi perampokan.

Dugaan perampokan bisa dipatahkan setelah tim penyidik menemukan adanya bukti digital komunikasi dari salah satu penghuni rumah untuk menjual sejumlah barang dari rumah tersebut.

Pihak kepolisian juga telah melacak dan memintai keterangan kepada pihak pembeli barang tersebut dan atas dasar keterangan dan temuan penyidik, maka dugaan perampokan bisa dipatahkan.

Pemeriksaan terhadap tiga orang saksi terkait kasus tersebut juga mengungkapkan fakta bahwa ada anggota keluarga tersebut yang telah meninggal sejak Mei 2022, namun tidak dilaporkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ancol sediakan sewa motor listrik sebanyak 60 unit
Sabtu, 28 Januari 2023 - 05:59 WIB

Ancol sediakan sewa motor listrik sebanyak 60 unit

Elshinta.com, Pengelola kawasan Wisata Taman Impian Jaya Ancol menyediakan motor listrik bertenaga ...
Polri selidik apartemen tempat belasan pekerja judi daring ditangkap
Sabtu, 28 Januari 2023 - 05:27 WIB

Polri selidik apartemen tempat belasan pekerja judi daring ditangkap

Elshinta.com, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri menyelidiki kepem...
Warga minta penambahan petugas keamanan di Skywalk Kebayoran Lama
Sabtu, 28 Januari 2023 - 03:51 WIB

Warga minta penambahan petugas keamanan di Skywalk Kebayoran Lama

Elshinta.com, Sejumlah warga meminta penambahan petugas keamanan di Jembatan Penyeberangan Orang (JP...
Polisi dan tim SAR evakuasi jasad anak hanyut di Kali Ciliwung
Sabtu, 28 Januari 2023 - 00:29 WIB

Polisi dan tim SAR evakuasi jasad anak hanyut di Kali Ciliwung

Elshinta.com, Kepolisian Sektor Jagakarsa dan tim SAR Damkar pada Jumat pukul 16.30 WIB menemukan d...
Pemkab Kepulauan Seribu panen 75 kg cabai-terong di Pulau Tidung Kecil
Jumat, 27 Januari 2023 - 23:25 WIB

Pemkab Kepulauan Seribu panen 75 kg cabai-terong di Pulau Tidung Kecil

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memanen 75 kilogram (kg) cabai dan tero...
DKI belajar kelola air bersih di Kosta Rika dan wisata kota di Panama
Jumat, 27 Januari 2023 - 22:25 WIB

DKI belajar kelola air bersih di Kosta Rika dan wisata kota di Panama

Elshinta.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana mempelajari sistem pengelolaan air...
Bina Marga DKI akui Skywalk Kebayoran desainnya elastis
Jumat, 27 Januari 2023 - 21:23 WIB

Bina Marga DKI akui Skywalk Kebayoran desainnya elastis

Elshinta.com, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengakui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO/Skywalk) Kebay...
Heru pastikan tampung keluhan masyarakat soal rencana ERP
Jumat, 27 Januari 2023 - 20:23 WIB

Heru pastikan tampung keluhan masyarakat soal rencana ERP

Elshinta.com, Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono memastikan menampung aspirasi dan keluhan masy...
Pemkot Jakut imunisasi campak dan rubela `door to door`
Jumat, 27 Januari 2023 - 20:11 WIB

Pemkot Jakut imunisasi campak dan rubela `door to door`

Elshinta.com, Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) melakukan imunisasi campak dan rubela (m...
Heru hijaukan lahan aset daerah dan ruang publik di Jakarta
Jumat, 27 Januari 2023 - 12:55 WIB

Heru hijaukan lahan aset daerah dan ruang publik di Jakarta

Elshinta.com, Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono menghijaukan lahan aset milik daerah dan ruang...

InfodariAnda (IdA)