Presiden pastikan RI banding atas kekalahan sengketa nikel di WTO

Elshinta
Rabu, 30 November 2022 - 11:29 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Presiden pastikan RI banding atas kekalahan sengketa nikel di WTO
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2022 di Jakarta, Rabu (30/11/2022). (ANTARA/Indra Arief Pribadi)

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo memastikan Pemerintah Indonesia akan mengajukan banding atas kekalahan dalam sengketa dengan Uni Eropa (EU)di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait kebijakan pelarangan ekspor bahan mentah nikel.

"Saya sampaikan ke menteri, banding," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Investasi di Jakarta, Rabu.

Jokowi menegaskan Indonesia tak akan menyetop kebijakan hilirisasi terhadap nikel dan kekayaan alam lainnya. Bahkan, setelah larangan ekspor bahan mentah nikel yang diterapkan sejak 2020, dia mengatakan Pemerintah selanjutnya akan melarang bahan mentah bauksit.

"Setelah itu, bahan-bahan yang lainnya, termasuk urusan yang kecil-kecil, termasuk kopi. Usahakan jangan sampai diekspor dalam bentuk bahan mentah," tambah Jokowi.

Kebijakan ekspor bahan mentah yang telah berlangsung selama puluhan tahun, katanya, tidak memberikan manfaat maksimal bagi Indonesia.

Padahal, menurut Jokowi, Indonesia memiliki kekayaan alam berupa bahan pertambangan, pertanian hingga perkebunan yang melimpah. Kekayaan alam itu seharusnya dioptimalkan melalui hilirisasi guna meningkatkan kemakmuran rakyat.

Oleh karena itu, Indonesia telah dan akan terus menerapkan kebijakan hilirisasi. Jokowi juga memerintahkan jajarannya untuk terus mencari investor agar pendanaan dalam program hilirisasi dapat mencukupi.

Jokowi mencontohkan saat Pemerintah belum melarang ekspor bahan mentah nikel, Indonesia hanya mendapat nilai ekspor dari salah satu mineral logam itu sebesar Rp20 triliun. Namun, ketika larangan ekspor bahan mentah nikel berlaku, Indonesia dapat menikmati nilai ekspor produk dari nikel hingga Rp300 triliun.

Ekspor dari hilirisasi produk nikel juga telah memperbaiki neraca perdagangan Indonesia yang selalu defisit. Tercatat, dalam 29 bulan terakhir, neraca perdagangan Indonesia selalu surplus dengan kontribusi ekspor nikel.

"Setelah saya cek, kenapa sih Uni Eropa ini menggugat? Ya bener karena industrinya banyak di sana. Kalau dikerjain di sini, di sana akan ada banyak pengangguran, akan ada pabrik yang tutup, akan ada industri yang tutup," kata Jokowi.

Dia menegaskan Indonesia juga ingin menjadi negara maju dengan memanfaatkan kekayaan alam sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat.

"Kita juga mau maju, negara kita mau jadi negara maju. Kita ingin buka lapangan kerja. Kalau kita digugat saja kita takut, mundur tidak jadi; ya tidak akan kita menjadi negara maju," ujar Jokowi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
KPU Kulon Progo sebut jumlah TPS Pemilu 2024 sebanyak 1.300
Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:47 WIB

KPU Kulon Progo sebut jumlah TPS Pemilu 2024 sebanyak 1.300

Elshinta.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebu...
PDI Perjuangan gelar Gerakan Merawat Pertiwi gelorakan semangat pemuda
Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:11 WIB

PDI Perjuangan gelar Gerakan Merawat Pertiwi gelorakan semangat pemuda

Elshinta.com, PDI Perjuangan menggelar Gerakan Merawat Pertiwi di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, sebaga...
PDI Perjuangan gelar Senam Indonesia Cinta Tanah Air di Bandung
Sabtu, 28 Januari 2023 - 08:35 WIB

PDI Perjuangan gelar Senam Indonesia Cinta Tanah Air di Bandung

Elshinta.com, Dalam rangkaian HUT ke-50, PDI Perjuangan mengadakan acara Senam Indonesia Cinta Tanah...
28 Januari 1844: Gubernur Jenderal Hindia-Belanda meninggal dunia
Sabtu, 28 Januari 2023 - 06:00 WIB

28 Januari 1844: Gubernur Jenderal Hindia-Belanda meninggal dunia

Johannes graaf van den Bosch adalah seorang perwira dan politikus Belanda yang menjabat sebagai G...
Demokrat harap koalisi segera deklarasikan Anies Baswedan jadi capres
Jumat, 27 Januari 2023 - 21:11 WIB

Demokrat harap koalisi segera deklarasikan Anies Baswedan jadi capres

Elshinta.com, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya berharap koalisi Partai Na...
Pertemuan Jokowi-Surya Paloh menandakan hubungan sangat baik
Jumat, 27 Januari 2023 - 20:47 WIB

Pertemuan Jokowi-Surya Paloh menandakan hubungan sangat baik

Elshinta.com, Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni menilai pertemuan antara Presiden RI Jo...
Pengamat paparkan tiga strategi gaet anak muda pada pemilu
Jumat, 27 Januari 2023 - 16:47 WIB

Pengamat paparkan tiga strategi gaet anak muda pada pemilu

Elshinta.com, Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryant...
Pengamat sebut Kaesang lebih tepat maju eksekutif tahun 2029
Jumat, 27 Januari 2023 - 16:35 WIB

Pengamat sebut Kaesang lebih tepat maju eksekutif tahun 2029

Elshinta.com, Pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Abdul Hakim menyebut p...
Azwar Anas sebut Permenpan RB 1/2023 akomodasi usulan pejabat fungsional
Jumat, 27 Januari 2023 - 15:59 WIB

Azwar Anas sebut Permenpan RB 1/2023 akomodasi usulan pejabat fungsional

Elshinta.com, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azw...
Siti Zuhro ingatkan mata rantai politik dinasti harus diputus
Jumat, 27 Januari 2023 - 15:47 WIB

Siti Zuhro ingatkan mata rantai politik dinasti harus diputus

Elshinta.com, Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik BRIN Prof. DR. Siti Zuhro menanggapi bahwa se...

InfodariAnda (IdA)