Pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang selama tiga hari

Elshinta
Rabu, 30 November 2022 - 18:11 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang selama tiga hari
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengatakan proses pencarian korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, yang seharusnya berakhir pada hari ini, Rabu (30/11), diperpanjang selama tiga hari ke depan atau hingga Sabtu (3/12).

"Kami Kabupaten Cianjur telah membuat usulan penambahan waktu tiga hari ke depan. Mohon doanya, mudah-mudahan dalam waktu tiga hari ini. Mohon doa agar cuaca baik dan Basarnas bisa menemukan warga yang hilang sebanyak 12 jiwa," kata Bupati Herman Suherman, saat memberikan keterangan pers, di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Rabu (30/11). 

Perpanjangan waktu pencarian korban gempa Cianjur ini diputuskan karena hingga Rabu (30/11) ini masih ada 12 warga hilang yang belum diketemukan.

Bupati Herman mengatakan surat usulan perpanjangan proses pencarian jenazah korban gempa Cianjur telah ditandatangani oleh pihaknya.

"Sudah saya tandatangani, mulai hari Kamis 1 Desember sampai 3 Desember. Tapi kalau besok yang 12 orang ini ketemu, perpanjangan dihentikan. Tapi kalau satu hari, dua hari belum ketemu maka dilanjut sampai hari ketiga," kata dia.

Dia menuturkan Basarnas secara aturan ini sudah berakhir hari ini, namun melihat kondisi di lapangan dan melihat kondisi ahli, warga masih ada berharap untuk korban ditemukan.

Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyarankan kepada Bupati Cianjur Bupati Cianjur Herman Suherman, agar pencarian korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diperpanjang hingga Sabtu (3/12).

"Artinya Pak Bupati ini memberikan aspirasi masyarakat yang kehilangan itu, mudah-mudahan bisa ditemukan. Tapi tentu saja ini ada batasnya. Saran kami memang maksimal sampai hari Sabtu, dua minggu," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat mengelar rakor dengan Menko Bidang PMK Prof Muhadjir Effendy dan Kepala BPOM Penny K Lukito, di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Rabu siang.

Saran tersebut diberikan terkait dengan bertambahnya jumlah warga yang hilang dan dalam proses pencarian, yang jumlahnya hingga saat ini bertambah dari 5 jiwa menjadi 13 jiwa.

Suharyanto menuturkan jika dalam kurun waktu dua pekan proses pencarian masih belum ditemukan maka pihaknya berharap warga yang kehilangan anggota keluarganya akibat gempa bisa mengikhlaskan kehilangan tersebut.

"Kalau sudah tidak ditemukan lagi, nanti masyarakat juga, yang keluarga hilang sudah banyak yang ikhlas. Jadi kalau masih memungkinkan ditemukan, ya alhamdulillah. Tapi kalau tidak ditemukan setelah dua minggu, mudah-mudahan masyarakat bisa menerima dengan ikhlas," kata dia.

Sebelumnya dua kepala desa yakni Kepala Desa Cijedil dan Kepala Desa Mangunkerta, Kabupaten Cianjur, melaporkan ada delapan warganya hilang.

Laporan tersebut disampaikan dalam proses pencarian hari kesembilan korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor
Senin, 30 Januari 2023 - 16:17 WIB

Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor

Elshinta.com, Belasan titik ruas jalan menuju kawasan wisata Iboih, Kota Sabang, Aceh, tertimbun tan...
 Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 
Senin, 30 Januari 2023 - 11:05 WIB

Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1/2023) lalu, 85 unit rumah ...
Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami
Senin, 30 Januari 2023 - 06:01 WIB

Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami

Elshinta.com, Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 melanda Melonguane Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pa...
Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang
Minggu, 29 Januari 2023 - 21:44 WIB

Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten melap...
 PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:57 WIB

PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir

Elshinta.com, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara menyalurkan 300 seragam sekolah untu...
Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:57 WIB

Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh

Elshinta.com, Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman yang biasa dikenal Haji Uma peduli banjir di Aceh...
 Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:13 WIB

Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1) lalu, 85 unit rumah war...
 Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:06 WIB

Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang

Elshinta.com, Pasca bencana banjir yang merendam sebagian wilayah Kota Manado pada Jumat (27/1/2023)...
BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari
Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:07 WIB

BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengimbau warga waspada dan berhati-hati ...
Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado
Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:34 WIB

Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado

Elshinta.com, Personel Polri bersama TNI, Basarnas dan sejumlah instansi lainnya melakukan evakuasi ...

InfodariAnda (IdA)