Pemerintah siapkan 16 hektar lahan relokasi terdampak gempa Cianjur

Elshinta
Kamis, 01 Desember 2022 - 09:57 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Pemerintah siapkan 16 hektar lahan relokasi terdampak gempa Cianjur
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyatakan telah mempersiapkan 16 hektar lahan untuk relokasi warga dengan rumah rusak berat terdampak gempa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,

Suharyanto mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan daerah relokasi dan pemerintah pusat akan membangunkan rumah warga yang rusak.

"Jadi 16 hektar telah disiapkan. Nanti Bupati dan tim yang akan menentukan siapa dan penduduk mana yang akan pindah ke sini," kata Suharyanto di Desa Sirnagalih, dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis (1/12). 

Bagi warga yang rumahnya direlokasi, akan mendapatkan ganti rumah di tempat yang telah disediakan, rumah yang lama tidak diperbolehkan lagi dihuni masyarakat.

"Begitu yang direlokasi sudah punya rumah dan hak tanah baru, tanah warga yg lama akan dikelola pemerintah agar warga tidak kembali lagi ke sana," jelasnya.

Kemudian Suharyanto mengatakan rumah yang lama akan dijadikan daerah resapan air dan daerah hijau, sehingga tidak dihuni lagi oleh masyarakat. Sebab dikhawatirkan jika gempa terjadi lagi di situ, minimal korbannya tidak banyak.

Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi beberapa titik lokasi terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (30/11).

Adapun salah satu titik yang ditinjau ialah wilayah Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku yang merupakan lokasi relokasi bagi warga terdampak.

Kepala BNPB dan rombongan selanjutnya meninjau pembangunan contoh rumah tahan gempa yang akan dibangun oleh pemerintah.

"Rumah Bapak, akan dijadikan contoh bagi warga, tipenya 36 rumah RISHA," ucap Suharyanto saat berdiskusi dengan warga Desa Ciwalen Kecamatan Warungkondang.

Suharyanto mengatakan bagi warga yang rumahnya rusak ringan dapat sambil memperbaiki rumahnya, dan jika membutuhkan tenda keluarga, secara bertahap pemerintah akan layani dan lengkapi.

Selanjutnya tim meninjau SMPN 1 Cugenang, melihat kondisi sekolah yang rusak berat sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Titik peninjauan terakhir di pengungsian di Desa Sarampad yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango. Karena akses ke lokasi agak sulit, rombongan memilih berjalan kaki ke pengungsian untuk berdiskusi dan memberikan paket sembako kepada warga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor
Senin, 30 Januari 2023 - 16:17 WIB

Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor

Elshinta.com, Belasan titik ruas jalan menuju kawasan wisata Iboih, Kota Sabang, Aceh, tertimbun tan...
 Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 
Senin, 30 Januari 2023 - 11:05 WIB

Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1/2023) lalu, 85 unit rumah ...
Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami
Senin, 30 Januari 2023 - 06:01 WIB

Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami

Elshinta.com, Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 melanda Melonguane Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pa...
Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang
Minggu, 29 Januari 2023 - 21:44 WIB

Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten melap...
 PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:57 WIB

PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir

Elshinta.com, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara menyalurkan 300 seragam sekolah untu...
Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:57 WIB

Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh

Elshinta.com, Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman yang biasa dikenal Haji Uma peduli banjir di Aceh...
 Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:13 WIB

Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1) lalu, 85 unit rumah war...
 Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:06 WIB

Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang

Elshinta.com, Pasca bencana banjir yang merendam sebagian wilayah Kota Manado pada Jumat (27/1/2023)...
BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari
Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:07 WIB

BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengimbau warga waspada dan berhati-hati ...
Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado
Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:34 WIB

Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado

Elshinta.com, Personel Polri bersama TNI, Basarnas dan sejumlah instansi lainnya melakukan evakuasi ...

InfodariAnda (IdA)