Keluarga Ismail Bolong dijadwalkan periksa hari ini oleh penyidik Polri

Elshinta
Kamis, 01 Desember 2022 - 10:37 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Keluarga Ismail Bolong dijadwalkan periksa hari ini oleh penyidik Polri
Arsip. Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Pipit Rismanto, Rabu (2/11/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Elshinta.com - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Pipit Rismanto mengatakan hari ini, Kamis, keluarga Ismail Bolong mengkonfirmasi memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta.

“Mereka (keluarga Ismail Bolong) sudah konfirmasi hadir,” kata Pipit.

Penyidik sebelumnya melayangkan panggilan kepada Ismail Bolong dan keluarganya terkait dengan penyidikan dugaan uang koordinasi tambang ilegal di Kalimantan Timur yang menyeret nama Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto.

Namun, Ismail Bolong mangkir dari panggilan kedua. Tetapi, pengacara pihak keluarga Ismail Bolong menyatakan akan hadir memenuhi panggilan penyidik.  

“Memang pengacaranya sudah menghubungi minta waktu saja,” katanya.

Pipit menyebutkan, pihak pengacara mengkonfirmasi Ismail Bolong berhalangan hadir lantaran kurang sehat.

“Katanya stres,” kata Pipit.

Penyidik meminta keterangan keluarga Ismail Bolong karena terkait dengan perusahaan tambang yang dimiliki anaknya. Pemeriksaan dilakukan terpisah, antara keluarga dan Ismail Bolong.

“Keluarganya tersendiri. Saksi sendiri dalam pemegang saham. Yang kami panggil sebagai siapa, perannya, posisinya dalam satu perusahaan,” kata Pipit.

Pipit tidak mengkonfirmasi pukul berapa pihak keluarga Ismail Bolong bakal mendatangi Bareskrim Polri. Pihaknya menyiapkan kapanpun yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan.

“Ya kami enggak tahu mau jam berapa mereka hadir, kami akan siapkan. Jam berapa aja kami layani,” kata Pipit.

Kasus Ismail Bolong semakin mencuat dianggap sebagai “perang bintang”, setelah Ferdy Sambo menyatakan pernah memeriksa Ismail Bolong dan Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto.

Namun penyataan itu dibantah oleh Komjen Agus Andrianto dan menantang Ferdy Sambo untuk membuka berita acara pemeriksaan (BAP) jika hal tersebut benar.

Ferdy Sambo pun menyarankan agar kasus tersebut diselidiki oleh instansi lain selain kepolisian.

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto mengatakan Ferdy Sambo mengetahui bagaimana perilaku dan kultur di internal kepolisian bila menyangkut pelanggaran-pelanggaran personel, sehingga sarannya dinilai masuk akal.

“Apalagi memiliki pengaruh dan kewenangan yang tinggi. Tetapi saat ini sebagai orang yang juga bagian masalah, sudah bukan kapasitasnya lagi untuk memberi saran,” kata Bambang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kejari Sikka NTT tahan dua tersangka kasus korupsi dana COVID-19
Rabu, 08 Februari 2023 - 21:05 WIB

Kejari Sikka NTT tahan dua tersangka kasus korupsi dana COVID-19

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan penahan...
Polisi tangkap empat terduga penyebar hoaks kepemilikan tanah di Pakel
Rabu, 08 Februari 2023 - 20:41 WIB

Polisi tangkap empat terduga penyebar hoaks kepemilikan tanah di Pakel

Elshinta.com, Aparat kepolisian menangkap empat orang yang diduga menyebarkan informasi bohong atau ...
Polda Metro Jaya beri sanksi terhadap penyidik kecelakaan mahasiswa UI
Rabu, 08 Februari 2023 - 20:29 WIB

Polda Metro Jaya beri sanksi terhadap penyidik kecelakaan mahasiswa UI

Elshinta.com, Polda Metro Jaya telah memberikan  sanksi terhadap penyidik yang menangani kasus kece...
Kapolri tegaskan Satgas Damai Cartenz cari keberadaan Pilot Susi Air
Rabu, 08 Februari 2023 - 20:17 WIB

Kapolri tegaskan Satgas Damai Cartenz cari keberadaan Pilot Susi Air

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan pencarian Pilot Susi Air masih d...
Densus 88 tangkap seorang terduga teroris di Cirebon
Rabu, 08 Februari 2023 - 19:05 WIB

Densus 88 tangkap seorang terduga teroris di Cirebon

Elshinta.com, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Desa Kubang, ...
KPK sita bukti terkait Lukas Enembe usai geledah Kantor PUPR Papua
Rabu, 08 Februari 2023 - 18:29 WIB

KPK sita bukti terkait Lukas Enembe usai geledah Kantor PUPR Papua

Elshinta.com, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti yang diduga ...
Polda Sumsel kembali ungkap kasus pedofilia dari akun e-mail
Rabu, 08 Februari 2023 - 18:06 WIB

Polda Sumsel kembali ungkap kasus pedofilia dari akun e-mail

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali mengungkap kasus pelaku pedofilia ...
Polda NTB periksa 30 saksi kasus pengadaan kapal kayu Rp3,9 miliar
Rabu, 08 Februari 2023 - 17:54 WIB

Polda NTB periksa 30 saksi kasus pengadaan kapal kayu Rp3,9 miliar

Elshinta.com, Penyidik Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memeriksa 30 orang saksi dalam kasus du...
Polresta Tangerang uji coba ETLE menggunakan drone
Rabu, 08 Februari 2023 - 17:30 WIB

Polresta Tangerang uji coba ETLE menggunakan drone

Elshinta.com, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang, Polda Banten mulai menguji coba pem...
Dua staf hakim agung dipanggil sebagai saksi kasus suap di MA oleh KPK
Rabu, 08 Februari 2023 - 16:18 WIB

Dua staf hakim agung dipanggil sebagai saksi kasus suap di MA oleh KPK

Elshinta.com, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil dua orang staf hakim ag...

InfodariAnda (IdA)