4 pesawat China, Rusia terbang bersama di atas perairan dekat Jepang

Elshinta
Kamis, 01 Desember 2022 - 11:18 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
4 pesawat China, Rusia terbang bersama di atas perairan dekat Jepang
Arsip - Pesawat pengebom H-6 milik Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China terbang dalam misi di dekat garis median di Selat Taiwan, 18 September 2020. (Kemenhan Taiwan/via REUTERS/as)

Elshinta.com - Empat pesawat pengebom milik China dan Rusia pada Rabu (30/11) terbang bersama di atas perairan dekat Jepang, kata Kementerian Pertahanan Jepang, ketika Beijing dan Moskow terus mempererat kerja sama militer di wilayah Timur Jauh.

Jet tempur Pasukan Pertahanan Udara Jepang dikerahkan untuk merespons insiden itu.

Kemenhan Jepang mengatakan dua pesawat H-6 milik China dan dua pesawat Tu-95 milik Rusia melakukan "penerbangan bersama jarak jauh dari Laut Jepang ke Laut China Timur melalui Pasifik" pada Rabu sore.

Dua pesawat China, yang diyakini sebagai jet tempur J-16, dan dua pesawat tempur lain yang diduga juga milik China kemudian ikut bergabung.

Menganggap penerbangan tersebut sebagai ancaman militer, Kemenhan Jepang menyampaikan keprihatinannya kepada China dan Rusia melalui saluran diplomatik.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kemenhan Jepang mengatakan dua pesawat pengebom milik China terbang melalui Selat Tsushima di Jepang barat daya dari Laut China Timur ke Laut Jepang pada pagi hari sebelum menuju ke utara dengan melintasi sebelah barat pulau Takeshima.

Hampir pada saat yang sama, dua pesawat yang diduga milik Rusia, yang terbang ke selatan di atas perairan sebelah utara Takeshima, berbalik arah dan menuju ke utara, menurut kementerian tersebut.

Namun, keempat pesawat itu tidak memasuki wilayah udara teritorial Jepang, kata Kemenhan Jepang.

Kemenhan Rusia mengatakan pesawat Rusia, termasuk pengebom strategis jarak jauh Tu-95MS yang dapat dipasangi senjata nuklir, telah melakukan "penerbangan patroli" dengan pesawat pembom H-6 China di atas Laut Jepang dan Laut China Timur.

Kemenhan China juga mengakui bahwa pesawatnya melakukan penerbangan dengan pesawat Rusia.

Menurut Kemenhan Jepang, China dan Rusia pada 24 Mei menerbangkan enam pesawat pengebom strategis di atas perairan dekat Jepang, yang diyakini Menteri Pertahanan Jepang saat itu sebagai protes terhadap pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Quad yang diadakan pada hari yang sama di Tokyo.

KTT Quad melibatkan Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan India.

Sumber: Kyodo-OANA

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Bank Sentral Inggris bersiap angkat suku bunga ke tertinggi 14-tahun
Kamis, 02 Februari 2023 - 09:41 WIB

Bank Sentral Inggris bersiap angkat suku bunga ke tertinggi 14-tahun

Elshinta.com, Bank Sentral Inggris (BoE) siap menaikkan suku bunga untuk ke-10 kali berturut-turut ...
Fed kerek suku bunga 25 basis poin, janjikan `kenaikan berkelanjutan`
Kamis, 02 Februari 2023 - 09:29 WIB

Fed kerek suku bunga 25 basis poin, janjikan `kenaikan berkelanjutan`

Elshinta.com, Federal Reserve menaikkan suku bunga targetnya sebesar seperempat persentase poin pada...
Tidak ada WNI di antara korban bom di Pakisatan
Rabu, 01 Februari 2023 - 13:11 WIB

Tidak ada WNI di antara korban bom di Pakisatan

Elshinta.com, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menj...
Pendatang dari China tak perlu PCR setibanya di Taiwan
Rabu, 01 Februari 2023 - 12:47 WIB

Pendatang dari China tak perlu PCR setibanya di Taiwan

Elshinta.com, Otoritas kesehatan di Taiwan menetapkan kebijakan baru yang menyebutkan bahwa pelaku ...
BNPB siap terapkan TMC di Sulut jika masih potensi cuaca ekstrem
Selasa, 31 Januari 2023 - 07:45 WIB

BNPB siap terapkan TMC di Sulut jika masih potensi cuaca ekstrem

Elshinta.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merencanakan penerapan teknologi modifika...
3 tewas dan 800 lainnya terluka saat gempa guncang barat laut Iran
Senin, 30 Januari 2023 - 14:45 WIB

3 tewas dan 800 lainnya terluka saat gempa guncang barat laut Iran

Elshinta.com, Setidaknya tiga orang tewas dan 800 lainnya mengalami luka saat terjadi gempa magnitud...
Warga Jepang antusias saksikan wayang kulit Bali di IJFD 2023
Minggu, 29 Januari 2023 - 14:14 WIB

Warga Jepang antusias saksikan wayang kulit Bali di IJFD 2023

Elshinta.com, Menyambut 65 tahun hubungan bilateral Indonesia – Jepang, Kedutaan Besar Republik In...
6.364 warga China tewas karena COVID dalam tujuh hari
Minggu, 29 Januari 2023 - 12:10 WIB

6.364 warga China tewas karena COVID dalam tujuh hari

Elshinta.com, Sebanyak 6.364 warga China tewas karena terkena serangan COVID-19 dalam tujuh hari pad...
Peringatan potensi banjir bandang dikeluarkan untuk tiga negara bagian
Minggu, 29 Januari 2023 - 02:49 WIB

Peringatan potensi banjir bandang dikeluarkan untuk tiga negara bagian

Elshinta.com, Departemen Pengairan dan Drainase (JPS) Malaysia mengeluarkan pemberitahuan kesiapsiag...
Ford tarik hampir setengah juta kendaraan karena cacat kamera
Sabtu, 28 Januari 2023 - 08:51 WIB

Ford tarik hampir setengah juta kendaraan karena cacat kamera

Elshinta.com, Produsen otomotif AS Ford Motor Co mengumumkan pada Jumat waktu setempat (27/2) bahwa ...

InfodariAnda (IdA)