Jubir Milenial PKB minta Pemerintah lebih serius tangani kasus HIV

Elshinta
Jumat, 02 Desember 2022 - 08:35 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Jubir Milenial PKB minta Pemerintah lebih serius tangani kasus HIV
Juru Bicara (Jubir) Milenial Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nada Fuady. ANTARA/HO-Humas PKB

Elshinta.com - Juru Bicara (Jubir) Milenial Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nada Fuady meminta Pemerintah agar lebih serius menangani kasus infeksi HIV/AIDS menyusul jumlah kasus tersebut di Indonesia menduduki posisi teratas di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2021.

"Angka ini tidak sedikit, perlu penanganan yang superserius dan cepat dari Pemerintah," kata Nada dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sebagaimana estimasi yang dirilis Joint United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS), Indonesia di posisi teratas sebagai negara yang memiliki jumlah kasus infeksi HIV terbanyak di Asia Tenggara pada tahun 2021 dengan total 540.000 orang terinfeksi virus itu. Jumlah tersebut mengalahkan Thailand, Myanmar, dan Vietnam.

Sementara itu, menurut data Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2020, diperkirakan ada 543.100 orang yang mengidap HIV. Pada tahun yang sama, sebanyak 30.100 orang diperkirakan meninggal. Namun, hanya 10.000 kasus yang dilaporkan.

Bertepatan dengan momentum peringatan Hari AIDS Sedunia pada tanggal 1 Desember ini, Nada berpendapat bahwa peringatan tersebut tidak boleh hanya ditandai dengan tindakan seremonial, tetapi perlu adanya terobosan-terobosan dari Pemerintah agar Indonesia lekas keluar dari masalah akut tersebut.

Selain kampanye, Nada memandang perlu Pemerintah memanfaatkan dengan baik lembaga keuangan internasional Global Fund yang telah menyalurkan dana sebesar 1,45 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp20,89 triliun untuk membantu Indonesia mengatasi penyakit HIV/AIDS, TBC, dan malaria.

"Perlu pula adanya peningkatan program pencegahan kombinasi, seperti Pre-Exposure Prophylaxis atau PrEP, apalagi Pemerintah juga sedang gencar untuk meningkatkan SDM warganya," kata dia.

Selanjutnya, Nada juga memberi perhatian khusus pada anak muda dengan mengingatkan mereka agar lebih berhati-hati terhadap penularan HIV/AIDS karena dapat mengancam masa depan mereka.

Ia menyebutkan salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh anak muda untuk berhati-hati terhadap penularan HIV/AIDS adalah mulai mengenal penyebab dan cara penularannya.

"Yang paling umum menggunakan kondom saat berhubungan seks, tidak berganti-ganti pasangan seks, dan menghindari penyalahgunaan obat-obatan terlarang," ujar Nada.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kepuasan publik pada Jokowi 76,7 persen menjelang tahun politik
Minggu, 05 Februari 2023 - 23:01 WIB

Kepuasan publik pada Jokowi 76,7 persen menjelang tahun politik

Elshinta.com, Hasil survei yang dilakukan lembaga survei Indometer pada 21 hingga 27 Januari 2023 me...
Survei ungkap tiga partai terancam gagal ke Senayan
Minggu, 05 Februari 2023 - 21:01 WIB

Survei ungkap tiga partai terancam gagal ke Senayan

Elshinta.com, Hasil survei yang dilakukan Indometer pada 21-27 Januari 2023 mengungkapkan tiga parta...
PDIP dan Gerindra terus bersaing menangi Pemilu 2024
Minggu, 05 Februari 2023 - 20:45 WIB

PDIP dan Gerindra terus bersaing menangi Pemilu 2024

Elshinta.com, Lembaga survei Political Weather Stations (PWS) mengatakan PDIP dan Partai Gerindra te...
Presiden Jokowi dijadwalkan resmikan Terminal Amplas
Minggu, 05 Februari 2023 - 19:01 WIB

Presiden Jokowi dijadwalkan resmikan Terminal Amplas

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmikan pengoperasian Terminal Penumpang ...
Survei PWS perlihatkan Prabowo Subianto masih teratas pada Pilpres 2024
Minggu, 05 Februari 2023 - 17:35 WIB

Survei PWS perlihatkan Prabowo Subianto masih teratas pada Pilpres 2024

Elshinta.com, Elektabilitas bakal calon presiden Prabowo Subianto tetap berada di posisi teratas dal...
Pengamat sebut keputusan PDIP ganti Ketua DPD Jatim itu langkah tepat
Minggu, 05 Februari 2023 - 17:03 WIB

Pengamat sebut keputusan PDIP ganti Ketua DPD Jatim itu langkah tepat

Elshinta.com, Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, menyebut, keputusan...
Hensat sebut tanpa deklarasi bersama, Anies bisa kehilangan momentum
Minggu, 05 Februari 2023 - 16:47 WIB

Hensat sebut tanpa deklarasi bersama, Anies bisa kehilangan momentum

Elshinta.com, Pengamat politik dan penulis buku Momentum Politik, Hendri Satrio yang biasa disapa He...
Sinergi senam sehat dan melukis Sahabat Ganjar di Bogor dan Lombok Timur
Minggu, 05 Februari 2023 - 15:57 WIB

Sinergi senam sehat dan melukis Sahabat Ganjar di Bogor dan Lombok Timur

Elshinta.com, Sahabat Ganjar merangkai sinergi bersama masyarakat di dua wilayah terpisah di Kota Hu...
Jelang HUT ke-15, Prabowo perintahkan Sekjen pimpin ziarah ke makam Prof Suhardi
Minggu, 05 Februari 2023 - 15:22 WIB

Jelang HUT ke-15, Prabowo perintahkan Sekjen pimpin ziarah ke makam Prof Suhardi

Elshinta.com, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bersama jajaran pengurus bersilaturahmi ke kediama...
KPU Kaltara targetkan partisipasi pemilih pemilu 2024 lebih 76 persen
Minggu, 05 Februari 2023 - 13:58 WIB

KPU Kaltara targetkan partisipasi pemilih pemilu 2024 lebih 76 persen

Elshinta.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara menargetkan partisipasi pemilih ...

InfodariAnda (IdA)