Kapasitas produksi besar, JTB siap hadapi transisi energi 

Elshinta
Jumat, 02 Desember 2022 - 15:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Kapasitas produksi besar, JTB siap hadapi transisi energi 
Sumber foto: Andik Setyobudi/elshinta.com.

Elshinta.com - Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) akan menjadi tulang punggung gas nasional Indonesia dalam rangka menghadapi fase transisi energi. Hal tersebut dikatakan oleh Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha saat kunjungan ke Proyek Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Ngasem Bojonegoro Jawa Timur 

Menurut Satya, lapangan JTB yang memiliki kapasitas produksi yang besar ini dapat menjadi tulang punggung dalam pemenuhan gas nasional di Indonesia. Dengan demikian gas JTB nantinya diandalkan dalam menopang transisi energi dimana gas sebagai backbone menuju energi baru terbarukan.

"Gas menjadi tulang punggung atau menjadi jembatan pengalihan dari energi fosil menjadi energi terbarukan di kemudian hari," urainya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Andik Setyobudi, Jumat (2/12). 

Kepala SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali  dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut siap memberikan dukungan terhadap program kerja yang tengah dijalankan oleh DEN. Seperti diketahui bersama, salah satu tugas dari Dewan Energi Nasional yang diketuai oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ialah menetapkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

"Kami akan memberikan dukungan, apalagi Jabanusa juga memiliki cadangan gas yang cukup tinggi semoga dapat memberi manfaat yang luas," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Gas Project JTB Ruby Mulyawan menyampaikan JTB dalam proses optimalisasi produksi gas nya. Saat ini sales gas JTB sekitar 71 MMSCFD. Sementara itu, nantinya jika telah memasuki fase normal produksi, gas JTB mampu memproduksi raw gas sekitar 330 MMSCFD dan sales gas sebesar 192 MMSCFD. Sejak September lalu, JTB telah berhasil menyalurkan sales gas-nya ke pipa distribusi Gresik-Semarang untuk memenuhi kebutuhan industri yang ada di sebagian wilayah Jawa.

Kunjungan DEN ke JTB ini juga dalam rangka sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 41 tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan dan Penanggulangan Krisis Energi dan/atau Darurat Energi. DEN juga memiliki tugas utama menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat energi, oleh sebab itu dalam setiap kesempatan di fasilitas strategis DEN selalu menyampaikan sosialisasi ini. Selain itu, dalam kunjungan ini DEN juga menyampaikan komitmen Indonesia dalam strategi pengurangan emisi karbon dimana pada fase transisi ini lah energi gas memegang peran penting untuk menuju energi baru terbarukan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Perkuat sinergi antar otoritas keuangan dan pemulihan ekonomi, LPS sesuaikan TBP
Sabtu, 28 Januari 2023 - 18:58 WIB

Perkuat sinergi antar otoritas keuangan dan pemulihan ekonomi, LPS sesuaikan TBP

Elshinta.com, Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 24 Januari 202...
Tekan angka pengangguran, Gubernur Ganjar jaring tenaga kerja lewat aplikasi e-Makaryo
Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:05 WIB

Tekan angka pengangguran, Gubernur Ganjar jaring tenaga kerja lewat aplikasi e-Makaryo

Elshinta.com, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merangkul perusahaan untuk membuka lapangan kerja selu...
Rupiah Jumat pagi tertekan 28 poin
Jumat, 27 Januari 2023 - 10:31 WIB

Rupiah Jumat pagi tertekan 28 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi ter...
IHSG Jumat pagi dibuka naik 45,2 poin
Jumat, 27 Januari 2023 - 10:19 WIB

IHSG Jumat pagi dibuka naik 45,2 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi dibuka m...
Pemprov Bengkulu hentikan angkutan batu bara masuk pelabuhan
Kamis, 26 Januari 2023 - 10:47 WIB

Pemprov Bengkulu hentikan angkutan batu bara masuk pelabuhan

Elshinta.com, Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta delapan perusahaan di wilayah tersebut untuk meng...
Kementerian ATR/BPN gandeng masyarakat wujudkan Reforma Agraria
Kamis, 26 Januari 2023 - 10:11 WIB

Kementerian ATR/BPN gandeng masyarakat wujudkan Reforma Agraria

Elshinta.com, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR...
Rupiah Kamis pagi tergelincir 12 poin
Kamis, 26 Januari 2023 - 09:35 WIB

Rupiah Kamis pagi tergelincir 12 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi ter...
IHSG Kamis pagi dibuka turun 9,94 poin
Kamis, 26 Januari 2023 - 09:23 WIB

IHSG Kamis pagi dibuka turun 9,94 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka m...
Moeldoko tegaskan, jangan sampai inflasi tinggi hanya gara-gara cabai
Rabu, 25 Januari 2023 - 19:58 WIB

Moeldoko tegaskan, jangan sampai inflasi tinggi hanya gara-gara cabai

Elshinta.com, Komoditas cabai seringkali menjadi penyumbang inflasi nasional.
 Harga beras di Salatiga merangkak naik
Rabu, 25 Januari 2023 - 19:12 WIB

Harga beras di Salatiga merangkak naik

Elshinta.com, Harga beras di Salatiga, Jawa Tengah dalam satu pekan ini naik Rp 1.000 per kilogrom k...

InfodariAnda (IdA)