Waspada diabetes jika anak sering mengompol

Elshinta
Sabtu, 03 Desember 2022 - 11:47 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Waspada diabetes jika anak sering mengompol
Ilustrasi diabetes. (Pexels)

Elshinta.com - Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrin Ghaisani Fadiana mengingatkan orang tua perlu waspada anak terkena diabetes melitus jika masih sering mengompol meskipun sudah selesai toilet training.

“Karena gula darah di dalam darah tinggi, maka akan keluar banyak dari ginjal. Gejalanya sering pipis atau pipisnya banyak. Salah satu gejalanya yang lain adalah sering mengompol di malah hari,” katanya dalam diskusi daring yang ditayangkan lewat Instagram RSCM Kencana, Jumat (2/12).

Gejala lain dari diabetes adalah banyak minum, hal tersebut lantaran anak sering buang air kecil sehingga berakibat pada kekurangan cairan dan tubuh merespons dengan membutuhkan lebih banyak air. Akibatnya, anak akan sering minum dan bahkan sering terlihat seperti kehausan.

“Selain itu disertai dengan sering terlihat lapar, jadi sedikit-sedikit ingin makan tapi anehnya berat badan tidak naik atau berat badan turun. Itu gejala utamanya,” ujarnya.

Tak sampai di situ, lanjutnya, anak penderita diabetes juga sering kali cepat lelah dan aktivitas fisik yang tidak terlalu baik. Sehingga jika anak sudah memiliki gejala-gejala diabetes tersebut, ia menyarankan orang tua untuk segera memeriksakan anak ke dokter spesialis anak.

“Biasanya akan ditanyakan lagi ya riwayat keluarga seperti apa. Kalau memang tadi ada gejala-gejala yang mengarah ke gejala diabetes tentu akan ada beberapa pemeriksaan dan setelah itu akan dilakukan pemeriksaan darah,” jelas dia.

Sedangkan untuk diabetes melitus pada dewasa, pada kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik dan Diabetes Dicky L Tahapary menyampaikan bahwa pada dasarnya memiliki gejala yang sama dengan anak yakni sering buang air kecil.

Pasien pengidap diabetes melitus biasanya datang berobat jika sudah merasakan keluhan akibat gula darah yang tinggi seperti sering buang air kecil, sering haus dan lapar serta penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Selain itu, biasanya penyakit diabetes melitus baru terdeteksi setelah pasien mengalami komplikasi seperti kesemutan di kaki, gangguan ereksi, serangan jantung, fungsi ginjal menurun dan stroke.

“Bagi dewasa, jika sudah ada keluhan diabetes atau beresiko lakukan evaluasi supaya ketahuan sedini mungkin karena gejalanya hanya timbul kalau gula darah sudah cukup tinggi atau timbul komplikasi apapun jenis diabetesnya,” ucap dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kemenkes imbau berikan anak porsi makan sesuai kelompok usianya
Selasa, 24 Januari 2023 - 00:59 WIB

Kemenkes imbau berikan anak porsi makan sesuai kelompok usianya

Elshinta.com, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta orang tua untuk memberikan asupan gizi anak d...
Dokter anak tak sarankan lato-lato dimainkan balita
Minggu, 15 Januari 2023 - 19:45 WIB

Dokter anak tak sarankan lato-lato dimainkan balita

Elshinta.com, Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak DR D. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH tak me...
Psikolog imbau tidak abaikan jika anak enggan masuk sekolah usai liburan
Rabu, 04 Januari 2023 - 02:53 WIB

Psikolog imbau tidak abaikan jika anak enggan masuk sekolah usai liburan

Elshinta.com, Psikolog anak, remaja dan keluarga Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd mengingatkan aga...
Penting bagi ibu untuk tak lupa baik pada diri sendiri
Sabtu, 24 Desember 2022 - 12:03 WIB

Penting bagi ibu untuk tak lupa baik pada diri sendiri

Elshinta.com, Psikolog Febria Indra Hastati mengingatkan para ibu untuk tak lupa berbuat baik pada d...
Tips tingkatkan suasana hati ibu demi hindari `bad day`
Rabu, 21 Desember 2022 - 13:15 WIB

Tips tingkatkan suasana hati ibu demi hindari `bad day`

Elshinta.com, Kebahagiaan yang dirasakan seorang ibu dapat memberikan energi positif untuk keluargan...
Empati kunci tumbuhkan rasa cinta terhadap keragaman
Selasa, 13 Desember 2022 - 08:47 WIB

Empati kunci tumbuhkan rasa cinta terhadap keragaman

Elshinta.com, Analis pendampingan belajar di Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidik...
Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak
Selasa, 06 Desember 2022 - 13:46 WIB

Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak

Elshinta.com, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RS Sari Asih Ciputat Kota Tangerang Selatan, ...
Anak tak aktif bisa jadi tanda sistem imunnya lemah
Sabtu, 03 Desember 2022 - 14:11 WIB

Anak tak aktif bisa jadi tanda sistem imunnya lemah

Elshinta.com, Gejala sistem imun anak lemah dapat diketahui misalnya, anak lemas, tidak aktif dan in...
Waspada diabetes jika anak sering mengompol
Sabtu, 03 Desember 2022 - 11:47 WIB

Waspada diabetes jika anak sering mengompol

Elshinta.com, Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrin Ghaisani Fadiana mengingatkan orang tua perlu...
Cara membangun ikatan antara orang tua dan buah hati
Sabtu, 26 November 2022 - 20:01 WIB

Cara membangun ikatan antara orang tua dan buah hati

Elshinta.com, Ikatan atau bonding antara orang tua dan anak sejak lahir merupakan hal penting yang...

InfodariAnda (IdA)