Bataan Filipina ingin adopsi cara Bali kembangkan pariwisata

Elshinta
Minggu, 04 Desember 2022 - 21:23 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Bataan Filipina ingin adopsi cara Bali kembangkan pariwisata
Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati saat menerima kunjungan delegasi dari Provinsi Bataan Filipina di Denpasar, Minggu (4/12/2022)., yang hendak belajar pembangunan pariwisata. ANTARA/HO-Pemprov Bali.

Elshinta.com - Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati menerima kunjungan delegasi Provinsi Bataan, Filipina yang hendak mengadopsi cara Bali dalam pengembangan sektor pariwisata.

Dalam pertemuan yang berisi pertukaran informasi pembangunan pariwisata Bali di Denpasar, Minggu, Wagub yang akrab disapa Cok Ace menyampaikan apresiasi karena Bataan, Filipina ingin belajar dari daerahnya.

"Belajar dari pandemi bahwa Bali tidak bisa terlalu mengandalkan pariwisata sebagai roda utama penggerak ekonomi. Dilihat dari sebelum pandemi, PDRB Bali 54 persen berasal dari sektor pariwisata, dan begitu terjadi pandemi COVID-19, ekonomi Bali sangat terpuruk," kata Cok Ace.

Di hadapan sembilan delegasi yang hadir di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, ia menyebutkan Pemprov Bali telah melakukan manuver penggerak ekonomi Bali, salah satunya penguatan potensi sumber daya lokal alam, krama, dan kebudayaan Bali yang diwariskan.

"Ini merupakan potensi dan kekuatan yang besar untuk membangun perekonomian Bali berbasis sumber daya lokal melalui sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta industri kerajinan rakyat berbasis budaya yang didukung oleh pariwisata," ujarnya.

Menurutnya, selama ini perkembangan pariwisata mendorong masyarakat Pulau Dewata kian meninggalkan potensi sumber daya lokal, sementara itu jika dilihat lebih dalam pariwisata Bali kerap mengalami berbagai kejadian.

Cok Ace mengatakan gangguan keamanan, bencana alam, bencana bukan alam, serta pandemi COVID-19 telah memberikan pembelajaran tentang rentannya gejolak perekonomian Bali yang hanya bertumpu pada sektor pariwisata.

Maka dari itu, Pemprov Bali melakukan pengembangan sektor unggulan, seperti sektor pertanian termasuk peternakan dan perkebunan, sektor kelautan dan perikanan, sektor industri, sektor IKM, UMKM, dan koperasi, sektor ekonomi kreatif dan digital, sektor pariwisata, serta pengembangan infrastruktur pendukung.

Selain itu, dalam hal pembangunan pariwisata Bali, Wagub Cok Ace mengatakan perlu keseimbangan antarwilayah. Selama ini ketimpangan tersebut masih terjadi di wilayah yang dipimpinnya.

"Contohnya pariwisata hanya dominan di wilayah selatan, untuk itu, dituangkan konsep Padma Bhuwana dalam strategi membangun Bali, di mana prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan," ujarnya.

Untuk mengembangkan Bali, pemerintah provinsi juga menerbitkan sejumlah peraturan daerah, seperti peraturan terkait larangan penggunaan plastik sekali pakai di tempat perbelanjaan, objek wisata dan tempat lainnya untuk mengurangi sampah plastik.

"Selain itu juga dikeluarkan aturan terkait penggunaan produk lokal untuk industri pariwisata, di mana hotel dan restoran di Bali harus menggunakan produk lokal petani Bali dalam menghidangkan makanan," kata Wagub.

Sementara itu, pimpinan delegasi Bataan Filipina Angela S. Garcia mengatakan bahwa Provinsi Bataan terdiri dari tiga distrik dengan potensi pemandangan alam yang indah seperti Bali.

"Ingin belajar dari Bali, bagaimana mengembangkan industri pariwisata dengan baik mengingat Bali sangat terkenal di mancanegara," kata dia menyampaikan tujuan kedatangannya.

Melihat kemiripan tersebut, Angela mengaku pihaknya ingin mengadopsi cara-cara pembangunan pariwisata di Bali, baik dari segi pendekatan kepada masyarakat, investor maupun pengelolaan lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Basarnas selamatkan KM Inka Mina berpenumpang 12 orang
Sabtu, 28 Januari 2023 - 09:41 WIB

Basarnas selamatkan KM Inka Mina berpenumpang 12 orang

Elshinta.com, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) bersama Tim SA...
Pemerintah tambah kuota pemesanan SBR012 jadi Rp15 triliun
Sabtu, 28 Januari 2023 - 09:11 WIB

Pemerintah tambah kuota pemesanan SBR012 jadi Rp15 triliun

Elshinta.com, Pemerintah menambah kuota SBR012-T2 dan SBR012-T4 dari sebanyak Rp10 triliun menjadi s...
Menkeu sebut hasil ekspor perlu terefleksi menjadi kenaikan cadangan devisa
Sabtu, 28 Januari 2023 - 08:11 WIB

Menkeu sebut hasil ekspor perlu terefleksi menjadi kenaikan cadangan devisa

Elshinta.com, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan Indonesia perlu menjaga agar hasil ek...
Pemkot Medan targetkan wajib retribusi sampah 250 ribu keluarga
Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:45 WIB

Pemkot Medan targetkan wajib retribusi sampah 250 ribu keluarga

Elshinta.com, Pemerintah Kota Medan menargetkan wajib retribusi sampah pada 2023 meningkat menjadi 2...
Gunung Anak Krakatau erupsi 4 kali
Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:33 WIB

Gunung Anak Krakatau erupsi 4 kali

Elshinta.com, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Provinsi Lampung, sejak tadi siang hingga malam i...
Pakar sebut Perppu Ciptaker solusi cegah kekosongan hukum hadapi resesi
Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:21 WIB

Pakar sebut Perppu Ciptaker solusi cegah kekosongan hukum hadapi resesi

Elshinta.com, Pakar hukum tata negara di UNS Agus Riewanto menyatakan bahwa keberadaan Peraturan Pem...
BMKG prakirakan cuaca berawan terjadi di sebagian kota besar Indonesia
Sabtu, 28 Januari 2023 - 06:57 WIB

BMKG prakirakan cuaca berawan terjadi di sebagian kota besar Indonesia

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan terja...
BMKG ingatkan Aceh masih diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan
Sabtu, 28 Januari 2023 - 04:55 WIB

BMKG ingatkan Aceh masih diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan hingga l...
360 hektare persawahan di Aceh Utara terendam banjir
Sabtu, 28 Januari 2023 - 04:33 WIB

360 hektare persawahan di Aceh Utara terendam banjir

Elshinta.com, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara mencatat seluas 360 hektare lahan pers...
Basarnas Manado kerahkan enam perahu karet evakuasi korban banjir
Sabtu, 28 Januari 2023 - 02:59 WIB

Basarnas Manado kerahkan enam perahu karet evakuasi korban banjir

Elshinta.com, Basarnas Manado mengerahkan enam perahu karet untuk melakukan evakuasi korban banjir d...

InfodariAnda (IdA)