IEW nilai Pertamina jadi garda terdepan dekarbonisasi

Elshinta
Jumat, 09 Desember 2022 - 21:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Elshinta.Com
IEW nilai Pertamina jadi garda terdepan dekarbonisasi
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Pertamina dinilai menjadi garda terdepan upaya dekarbonisasi. Hal itu dibuktikan dari berbagai peran aktif BUMN tersebut dalam mitigasi karbon, guna mencapai target nol emisi pada 2060. Demikian disampaikan Koordinator Indonesia Energy Watch (IEW), M Adnan Rarasina di Jakarta, Jumat (9/12). 

“Pertamina menunjukkan komitmen luar biasa. Mereka berperan sangat aktif dalam upaya mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Tidak berlebihan dikatakan, bahwa saat ini Pertamina menjadi garda terdepan dekarbonisasi,” kata Adnan. 

Adnan menambahkan, Pertamina membuktikan keseriusan upaya dekarbonisasi melalui berbagai langkah strategis. Termasuk melalui percepatan transisi energi, keterlibatan dalam pengembangan kawasan industri hijau, dan juga partisipasi aktif dalam Business 20 (B20), yang merupakan bagian dari G20 di Bali beberapa waktu lalu. 

“Pertamina sangat komit dengan Peta Jalan (Road Map) NZE yang telah diluncurkan. Semua itu bukti mereka sebagai garda terdepan. Bahkan, di tingkat global pun, keseriusan Pertamina juga diakui, dengan meraih peringkat kedua ESG untuk kategori industri minyak dan gas. Semua itu kan fakta,” lanjutnya.

Adnan melanjutkan, komitmen Pertamina juga ditunjukkan dengan memberikan perhatian penuh pada pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui transformasi ekonomi hijau. Salah satu dukungan penuh akselerasi transisi energi tersebut, ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Business 20 (B20) yang merupakan bagian dari G20 di Bali beberapa waktu lalu. 

Pengembangan kawasan industri hijau, juga menjadi salah satu contoh peran serta Pertamina dalam dekarbonisasi. Misalnya, ketika BUMN itu berperan dalam pengembangan green industry cluster di Jababeka. Peran serta Pertamina dalam kawasan tersebut, antara lain, melalui pemasangan panel untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. 

Pengembangan kawasan industri hijau sendiri, menurut Adnan, memang sangat penting. Untuk Jababeka misalnya, di dalamnya terdapat lebih dari 2.000 perusahaan dari 30 negara. Selain Pertamina, beberapa perusahaan yang berkolaborasi menciptakan klaster net zero pertama di Asia Tenggara tersebut, antara lain Hitachi, Unilever, dan L'Oréal.

“Salah satu penyumbang karbon terbesar saat ini memang kalangan industri. Untuk itu, upaya Pertamina dalam mengembangkan kawasan industri hijau, diharapkan kan berpengaruh cukup nyata terhadap dekarbonisasi. Terpenting, upaya tersebut tidak berhenti sampai di sana, namun harus berkelanjutan,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jokowi sebut tekanan ekonomi global sudah mereda
Rabu, 01 Februari 2023 - 12:23 WIB

Jokowi sebut tekanan ekonomi global sudah mereda

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo mengatakan tekanan ekonomi global terhadap ekonomi nasional su...
Rupiah Rabu pagi tergelincir 5 poin
Rabu, 01 Februari 2023 - 10:11 WIB

Rupiah Rabu pagi tergelincir 5 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi terg...
Mendukung ketahanan pengusaha dalam menghadapi ancaman resesi global
Selasa, 31 Januari 2023 - 17:56 WIB

Mendukung ketahanan pengusaha dalam menghadapi ancaman resesi global

Elshinta.com, Perekonomian dunia memasuki tahun 2023 menghadapi ancaman resesi, yaitu pertumbuhan e...
Harga pangan di Sukoharjo naik, stok minyak goreng `Minyak Kita` kosong
Selasa, 31 Januari 2023 - 17:24 WIB

Harga pangan di Sukoharjo naik, stok minyak goreng `Minyak Kita` kosong

Elshinta.com, Minyak goreng kemasan bersubsidi pemerintah kosong di pasaran di Kabupaten Sukoharjo, ...
Rupiah melemah seiring sentimen risk-off di pasar
Selasa, 31 Januari 2023 - 17:15 WIB

Rupiah melemah seiring sentimen risk-off di pasar

Elshinta.com, Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore melemah s...
IHSG ditutup melemah ikuti koreksi mayoritas bursa kawasan
Selasa, 31 Januari 2023 - 17:07 WIB

IHSG ditutup melemah ikuti koreksi mayoritas bursa kawasan

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup...
Bulog siapkan 315 ribu ton beras untuk operasi pasar hingga Maret
Selasa, 31 Januari 2023 - 16:04 WIB

Bulog siapkan 315 ribu ton beras untuk operasi pasar hingga Maret

Elshinta.com, Perum Bulog menyiapkan 315 ribu ton beras dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) ya...
Kadistan Boyolali minta distributor dan kios penyalur pupuk tak main-main
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:36 WIB

Kadistan Boyolali minta distributor dan kios penyalur pupuk tak main-main

Elshinta.com,
KPPU Kanwil I bersama TPID Sumut sidak pasar tradisional Kota Medan
Selasa, 31 Januari 2023 - 13:36 WIB

KPPU Kanwil I bersama TPID Sumut sidak pasar tradisional Kota Medan

Elshinta.com, Komisi Pengawas Persaingan Usaha KPPU Kanwil I Medan bersama Tim TPID Pemprov Sumut y...
Pakar hukum bisnis UGM katakan kegentingan Perppu Cipta Kerja diskresi Presiden
Selasa, 31 Januari 2023 - 11:35 WIB

Pakar hukum bisnis UGM katakan kegentingan Perppu Cipta Kerja diskresi Presiden

Elshinta.com, Persoalan kegentingan memaksa pada UU Cipta Kerja jo Perppu Nomor 2 Tahun 2022 merupa...

InfodariAnda (IdA)