Pemkab Bangka Tengah bantu kelompok tani dan ternak Rp5 mliar
Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2022 sudah menggelontorkan dan sebesar Rp5 miliar untuk pemberdayaan gabungan kelompok tani dan ternak (Gapoktanak).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\n
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat menyerahkan bantuan kepada kelompok tani dan ternak, Kamis (15/12/2022) (ANTARA/Ahmadi)Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2022 sudah menggelontorkan dan sebesar Rp5 miliar untuk pemberdayaan gabungan kelompok tani dan ternak (Gapoktanak).
"Bantuan tersebut sudah tersalurkan kepada sejumlah kelompok tani dan ternak yang tersebar pada enam atau seluruh kecamatan," kata Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman di Koba, Kamis.
Bupati menjelaskan bahwa anggaran yang bersumber dari APBD dan APBN itu digelontorkan kepada Gapoktanak untuk meningkatkan produksi dan pengembangan areal tanam.
"Anggaran sebesar Rp5 miliar itu digelontorkan di antaranya untuk peralatan penunjang olahan kopi, pupuk, sapi ternak, hingga replanting kelapa sawit," kata bupati.
Selain itu, kata dia, bantuan diberikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam rangka menjalankan program family farming yaitu pemanfaatan perkarangan rumah untuk ditanami tanaman hortikultura.
"Program family farming selain untuk memenuhi bahan kebutuhan pokok terutama bumbu dapur warga, juga membantu pemerintah dalam menekan inflasi," ujarnya.
Bupati meminta kepada para penerima bantuan untuk dapat menjaga dan bertanggung jawab dalam mengelola bantuan yang telah diberikan tersebut.
"Kami berharap dan berpesan kepada penerima agar dapat mempergunakan bantuan ini sebaik mungkin, tidak di sia-siakan dan tentunya harus di perjuangkan untuk menghasilkan yang terbaik," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah, Sajidin mengatakan bahwa anggaran sebesar Rp5 miliar yang sudah digelontorkan untuk Gapoktanak itu yaitu untuk menjalankan program replanting kelapa sawit dan pengadaan serta penggemukan sapi.
"Pada 2023 kita tetap fokus mengembangkan sektor pertanian dan peternakan, tentu saja kami mengusulkan anggaran bantuan lebih besar lagi agar petani dan peternak lebih sejahtera," ujarnya.




