262 altet wushu berlaga di Kejurprov Wushu Taolu Junior Jateng
Elshinta.com, Sebanyak 262 atlet Wushu dari 22 Sasana dari 12 kabupaten/kota di Jawa Tengah berlaga di Kejurprov Wushu Taolu Junior Jateng di Indoor Kridanggo, Salatiga.

Elshinta.com - Sebanyak 262 atlet Wushu dari 22 Sasana dari 12 kabupaten/kota di Jawa Tengah berlaga di Kejurprov Wushu Taolu Junior Jateng di Indoor Kridanggo, Salatiga.
Ketua Umum Koni Jateng diwakili Sudjatmiko selaku Wakil Ketua Umum 2 Koni Jateng mengapresiasi Kejurprov Wushu Taolu Junior Jateng ini.
"Kejurprov Wushu Taolu Junior Jateng ini, ajang mencari bibit sebagai upaya menggantikan para senior," ungkap Sudjatmiko seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Sabtu (17/12).
Sedikit menyampaikan prestasi yang dicapai atlet Wushu Jateng, Sudjatmiko membeberkan jika Tim Wushu Jateng terakhir berlaga di PON XX Papua, sukses meraih 3 Emas, 5 perak, dan 5 perunggu.
"Dengan hasil itu, Pengprov Wushu Jawa tengah langsung menyiapkan sekema dan prorgam menuju PON XXI tahun 2024. Dan Kontingen Wushu Jawa Tengah patut berbangga. Pasalnya dari target meraih 3 medali emas di ajang PON XX Papua, Wushu berhasil mempersembahkan 3 emas, 5 perak, dan 5 perunggu," ujarnya.
Sebagai informasi, sejumlah 13 medali tersebut diperoleh dari nomor Sanda (pertarungan) maupun taolu (jurus).
Medali emas Wushu didapat dari Laksmana Pandu yang turun pada kelas 52 kilogram putra, Yusuf Widiyanto kelas 56 kilogram putra, dan Puja Riyaya kelas 70 putra.
Sementara, medali perak diraih oleh Bayu Peni kelas 48 kilogram putri, Thania K kelas 60 kilogram putri, Bayu Raka kelas 60 kilogram putra, Dessy W di nomor Jian Shu dan Qiang Shu putri, serta Yofan dan Ardhy yang turun pada nomor Duilian putra.
Untuk 5 medali perunggu diraih oleh Anwar Hidayat kelas 48 kilogram putra, Ahmad Adam H kelas 65 putra, Tharisa Dea F kelas 52 kilogram putri, Ratih Erlyana L kelas 56 kilogram putri dan Sherly Velika pada nomor Nan Quan dan Nan Dao.
Hasil evaluasi ini tentu akan semakin mengerucut, termasuk mamantau dan melihat hasil Porprov Jateng sebagai sarana seleksi bagi atlet daerah untuk bisa masuk skuat Wushu Jateng.
"Sehingga, atlet yang akan kami turunkan pada PON XXI ini benar benar siap untuk meraih prestasi," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi mengaku sangat bangga dengan gelaran Kejurprov Wushu diselenggarakan di Salatiga. Kegiatan ini sebuah kejutan bagi warga Salatiga.
"KONI Jateng merestui penyelenggaraan Kejurprov Wushu Jateng di Salatiga satu hal yang membanggakan. Dan saya harapkan kegiatan sejenis bisa diadakan lagi yang lebih matang tahun-tahun berikutnya. Jika perlu, dari berbagai provinsi bisa ikut berlaga di Salatiga," tandas Sinoeng.