Bupati 'launching' 22 buku gali kearifan lokal Boyolali
Elshinta.com, Bupati Boyolali, Jawa Tengah, Muhamad Said Hidayat melaunching 22 buku dengan judul yang berbeda. Dilaksanakan di salah satu hotel di Kecamatan Ngempak, Kabupaten Boyolali.

Elshinta.com - Bupati Boyolali, Jawa Tengah, Muhamad Said Hidayat melaunching 22 buku dengan judul yang berbeda. Dilaksanakan di salah satu hotel di Kecamatan Ngempak, Kabupaten Boyolali.
Ditemui usai launching, Muhamad Said Hidayat mengatakan, tujuan membangun Kabupaten Boyolali ini tak hanya dengan fisik, tetapi juga dilakukan dengan karya tulis.
“Jadi membangun itu tidak hanya memakai fisik, namun bisa juga dengan karya tulis. Dari tulisan itu bisa menggali kearifan lokal, dan juga potensi di Boyolali,” kata Bupati Muhamad Said Hidayat seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sarwoto, Sabtu (17/12).
Bupati mengatakan, tema launching adalah Boyolali Karya Cerita. Dimana, kearifan lokal, cerita lokal menjadi banyak kemudian dapat tersusun sebuah buku yang dapat memotivasi orang lain.
“Jadi nanti buku buku cerita hasil dari para bapak ibu guru ini dapat digunakan tambahan pembelajaran muatan lokal terhadap anak didiknya," kata Muhamad Said Hidayat.
Ia menjelaskan, dalam penulisan karya cerita yang dibukukan tersebut juga akan dapat menumbuhkan pembangunan pariwisataan. Lanjutnya, pariwisata tak hanya dilihat dari keindahan alam, namun juga dapat dilihat dari kekayaan muatan lokal.
Sementara itu Kepala Dinas Arsip dan perpustakaan Kabupaten Boyolali,Abdul Rahman mengatakan, buku buku ini akan menjadi penumpang perkembangan pariwisata di Boyolali, dengan karya cerita yang dibukukan tentunya cerita di Boyolali akan nampak.
Abdulrahman mengatakan dengan karya cerita ini muatan lokal akan terpublikasikan dan ujung tombaknya dari sekolah sekolah di Boyolali. “Ini adalah karya dari guru guru mereka, jadi sekolahlah yang nantinya sebagai ujung tombak publikasi muatan lokal ini,” ujar dia.
Ia mengatakan, dengan adanya karya cerita yang telah dibukukan tersebut nantinya masyarakat luas akan dapat meminjam buku karya para guru guru tersebut.
“Buku buku tersebut nantikan akan diarsipkan di perpustaaan daerah Boyolali, kemudian dipinjamkan. Tujuannya karya tersebut dapat diketahui oleh masyarakat luas,” kata Abdul Rahman.
Ditambahkannya, jumlah karya cerita tersebut ada 22 judul buku dari 44 orang penulis. Kemudian tahun depan akan dikembangkan lagi lebih sempurna.
“Ya, tahun depan akan kami kembangkan biar lebih berkualitas dan juga akan kami sempurnakan kembali,” pungkasnya.