1.377 pesilat berlaga di Kejurnas Silat Piala Sultan Hamengku Buwono X di Batu, Malang
Elshinta.com, Sebanyak 1.377 pesilat mengikuti kejuaraan nasional perisai diri yang digelar selama 4 hari di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Para pesilat ini rata-rata pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dari seluruh Indonesia.

Elshinta.com - Sebanyak 1.377 pesilat mengikuti kejuaraan nasional perisai diri yang digelar selama 4 hari di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Para pesilat ini rata-rata pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dari seluruh Indonesia.
“Jumlah tersebut terdiri dari 804 putra dan 573 putri,” kata Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Silat, Agus Ziludin kepada Kontributor Elshinta, El-Aris, Senin (19/12).
Kejuaraan silat memperebutkan Piala Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk tingkat SMA dan Piala KGPAA Paku Alam X untuk tingkat SMP dan SD.
“Para pesilat itu berasal dari 248 sekolah yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Bali, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Kejurnas ini sangat berarti bagi para pelajar pasca pandemi Covid-19. Ketika sekolah sudah berlangsung tatap muka dan kegiatan ekstra kurikuler - termasuk pencak silat - mulai diizinkan; maka kami juga mulai menggelar kejurnas pelajar yang telah kami mulai sejak tahun 2012 silam," imbuhnya.
Disinggung alasan digelarnya acara di Batu, Agus mengungkapkan selain sarana dan prasarana tercukupi, batu juga dijadikan sebagai Kota Prestasi selain Kota Wisata.