Top
Begin typing your search above and press return to search.

BPBD Cirebon minta masyarakat waspada bencana alam saat cuaca ekstrem

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai bencana alam yang kemungkinan terjadi pada saat cuaca ekstrem.

BPBD Cirebon minta masyarakat waspada bencana alam saat cuaca ekstrem
X
Petugas BPBD saat meninjau bangunan ambruk akibat angin kencang di Cirebon, Jawa Barat, Ahad (18/12/2022). (ANTARA/Ho-BPBD Cirebon)

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai bencana alam yang kemungkinan terjadi pada saat cuaca ekstrem, baik angin kencang, banjir, maupun longsor.

"Kami meminta dan mengimbau masyarakat agar mewaspadai bencana alam, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem seperti saat ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan di Cirebon, Senin.

Menurutnya, cuaca ekstrem yang terjadi pada akhir-akhir ini mengakibatkan sejumlah bencana alam, seperti angin kencang, longsor, banjir dan lainnya.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat agar lebih waspada ketika berada di luar rumah, karena kejadian sering tiba-tiba, dan jangan sampai berteduh di bawah pohon.

Alex juga meminta masyarakat ikut serta dalam memitigasi bencana, seperti memangkas ranting pohon sudah lebat, yang dikhawatirkan dapat tumbang ketika diterjang angin kencang.

"Kami meminta masyarakat apabila melihat pohon yang lebat harap dipangkas sehingga meminimalkan potensi untuk tumbang, karena dengan curah hujan tinggi akar tanah semakin gembur sedangkan dengan daun yang lebat, maka apabila angin kencang mudah tumbang," tuturnya.

Alex menambahkan selain itu, masyarakat juga perlu terus memantau informasi cuaca secara digital, baik media sosial maupun lainnya, agar dapat terus waspada.

Menurutnya, cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Cirebon, juga sudah memakan korban jiwa, selain itu menyebabkan bangunan ambruk, serta beberapa pohon tumbang.

"Akibat cuaca ekstrem, pada Minggu (18/12) terdapat korban jiwa, di mana seorang yang sedang berteduh tiba-tiba tertimpa bangunan ambruk diterjang angin kencang," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire