Top
Begin typing your search above and press return to search.

DK PBB desak junta Myanmar bebaskan Suu Kyi dan tahanan politik

Elshinta.com, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (21/12) mengesahkan resolusi yang meminta junta militer Myanmar agar membebaskan pemimpin terguling negara itu, Aung San Suu Kyi, dan semua tahanan lainnya yang ditangkap sewenang-wenang.

DK PBB desak junta Myanmar bebaskan Suu Kyi dan tahanan politik
X
Arsip - Anggota Dewan Keamanan PBB memberikan suara pada resolusi yang mengutuk referendum tentang pencaplokan beberapa wilayah Ukraina yang diduduki Rusia, saat mereka bersidang atas permintaan Rusia untuk membahas kerusakan pada dua pipa gas Rusia ke Eropa, di New York, AS, 30 September 2022. (ANTARA/REUTERS/Andrew Kelly/as)

Elshinta.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (21/12) mengesahkan resolusi yang meminta junta militer Myanmar agar membebaskan pemimpin terguling negara itu, Aung San Suu Kyi, dan semua tahanan lainnya yang ditangkap sewenang-wenang.

Sebanyak 12 anggota Dewan Keamanan PBB mendukung resolusi yang menuntut penghentian kekerasan di Myanmar, sementara China, Rusia, dan India abstain.

Dewan beranggotakan 15 negara itu telah lama terpecah belah terkait krisis Myanmar lantaran sikap China dan Rusia.

Pada 1 Februari 2021, pemerintah Suu Kyi dilengserkan melalui kudeta militer setelah partai Liga Demokrasi nasional yang dipimpinnya unggul dalam pemilu November tahun sebelumnya.

Kudeta Myanmar disusul dengan kerusuhan sipil yang meluas ketika masyarakat mengecam penggulingan Suu Kyi dan penerapan pemerintahan militer.

Junta menahan Suu Kyi dan sejumlah pejabat lainnya serta menindak keras para pengunjuk rasa. PBB memperingatkan bahwa Myanmar telah jatuh ke dalam perang saudara.

Utusan AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan resolusi ini hanya mewakili langkah untuk menyudahi pertumpahan darah. Ia menambahkan bahwa "masih banyak lagi yang harus dilakukan."

Sementara itu, Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun berpendapat bahwa tidak ada solusi cepat untuk menyelesaikan isu tersebut.

Sumber: Anadolu

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire