Senin, 10 Desember 2018 | 08:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Warga keluhkan PKL di trotoar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Foto :  beritajakarta.com
Foto : beritajakarta.com
<p>Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar sepanjang Jalan Pekojan Raya hingga Jembatan Lima, Jakarta Barat, dikeluhkan warga karena dianggap jadi salah satu penyebab macetnya arus lalu lintas.</p><p>Dikutip dari <i>beritajakarta.com</i>, Minggu (11/10), Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo mengaku, keluhan warga itu memang kerap diterima melalui aplikasi Qlue. Namun, dia berkilah tidak bisa menindaklanjuti aduan warga tersebut, karena lokasi aktivitas PKL itu berada di wilayah Kelurahan Jembatan Lima.</p><p>"Wilayah itu bukan kewenangan kami, karena masuk wilayah Jembatan Lima," tandas Tri Prasetyo, ketika dihubungi, Sabtu (10/10) kemarin.</p><p>Wilayah tersebut memang terlihat semrawut dengan maraknya PKL di trotoar jalan, serta banyaknya pengendara sepeda motor yang kerap melawan arus lalu lintas, ditambah angkot sering ngetem seenaknya, terutama di saat jam sibuk, pagi dan sore hari.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

<p>Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar sepanjang Jalan Pekojan Raya hingga Jembatan Lima, Jakarta Barat, dikeluhkan warga karena dianggap jadi salah satu penyebab macetnya arus lalu lintas.</p><p>Dikutip dari <i>beritajakarta.com</i>, Minggu (11/10), Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo mengaku, keluhan warga itu memang kerap diterima melalui aplikasi Qlue. Namun, dia berkilah tidak bisa menindaklanjuti aduan warga tersebut, karena lokasi aktivitas PKL itu berada di wilayah Kelurahan Jembatan Lima.</p><p>"Wilayah itu bukan kewenangan kami, karena masuk wilayah Jembatan Lima," tandas Tri Prasetyo, ketika dihubungi, Sabtu (10/10) kemarin.</p><p>Wilayah tersebut memang terlihat semrawut dengan maraknya PKL di trotoar jalan, serta banyaknya pengendara sepeda motor yang kerap melawan arus lalu lintas, ditambah angkot sering ngetem seenaknya, terutama di saat jam sibuk, pagi dan sore hari.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com