Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ini 5 jenis investasi jangka panjang yang wajib Anda tahu

Elshinta.com, Semua dari kita pasti menyadari, pandemi yang beberapa waktu lalu terjadi membawa banyak sekali pelajaran. Tak hanya dalam hal menjaga tubuh agar selalu sehat dan kuat. Keuangan atau finansial kita juga harus sehat dan kuat. Sebab berbagai ketidakpastian hidup bisa datang kapan saja.

Ini 5 jenis investasi jangka panjang yang wajib Anda tahu
X
Sumber foto: https://bit.ly/3CKg6ae/elshinta.com.

Elshinta.com - Semua dari kita pasti menyadari, pandemi yang beberapa waktu lalu terjadi membawa banyak sekali pelajaran. Tak hanya dalam hal menjaga tubuh agar selalu sehat dan kuat. Keuangan atau finansial kita juga harus sehat dan kuat. Sebab berbagai ketidakpastian hidup bisa datang kapan saja.

Berinvestasi kini tak bisa hanya sekadar seperlunya saja, atau ketika uang kita bersisa. Investasi mutlak kita lakukan. Dengan perencanaan matang yang dilakukan sejak awal. Dan tentu, investasi ini bukan yang sifatnya jangka pendek, tetapi sebaliknya, jangka panjang. Supaya segala ketidakpastian dalam hidup bisa dapat diatasi.

Anda termasuk salah satu orang yang sudah merencanakan untuk investasi jangka panjang? Anda bingung dengan jenis investasi jangka panjang yang ingin dipilih? Berikut ini beberapa jenis investasi jangka panjang yang bisa Anda pilih. Kelebihan dan kekurangan masing-masingnya bisa menjadi masukan untuk jadi bahan pertimbangan.

1. Logam Mulia

Logam mulia termasuk salah satu jenis investasi jangka panjang. Hal ini karena keuntungan yang bisa didapat di dalam berinvestasi logam mulia, apalagi keuntungan yang sifatnya besar, itu hanya bisa didapat jika Anda investasi dalam jumlah yang besar serta dalam periode yang cukup lama. Mungkin dalam kurun waktu tahunan atau malah puluhan tahun. Jika hanya dalam hitungan bulanan, keuntungan yang bisa didapat itu tak akan bisa dimasukkan ke dalam jenis investasi jangka panjang.

Kenapa emas atau logam mulia termasuk salah satu jenis instrumen investasi? Alasannya pasti, karena harga emas atau logam mulia cenderung meningkat dari waktu ke waktunya. Di samping juga emas atau logam mulia tersebut juga risikonya minim. Dia pun tahan di dalam menghadapi laju inflasi yang terjadi. Pun karena emas tingkat likuiditasnya sangat tinggi. Anda bisa kapanpun menjualnya ketika dibutuhkan.

2. Saham

Jenis investasi jangka panjang kedua adalah saham. Apakah saham itu? Saham adalah bukti kepemilikan atas perusahaan yang berpotensi memberi Anda keuntungan yang besar. Tak hanya itu saja, saham juga memiliki potensi kerugian yang juga tak kalah besar. High risk high return.

Jika Anda membeli saham, akan akan mendapatkan dividen. Yaitu keuntungan yang diterima perusahaan yang akan dibagikan kepada para pemegang saham. Selain dividen, Anda juga bisa berpotensi mendapat keuntungan dari yang namanya capital gain. Yakni selisih antara harga saham yang Anda beli dan harga jual dari saham tersebut.

Namun tak hanya untung saja, saat perusahaan sedang rugi, Anda juga akan menanggung risikonya. Investasimu akan saham juga akan turut merugi.

3. Reksa Dana Campuran

Reksa dana juga termasuk ke dalam instrumen investasi jangka panjang. Reksa dana ini bisa jadi alternatif investasi untuk mereka yang tidak banyak punya waktu serta keahlian di dalam mengelola investasinya tersebut. Hal ini karena reksa dana itu dikelola oleh pihak lain yang disebut sebagai Manajer Investasi (MI).

Reksa dana ada yang namanya reksa dana campuran. Jika Anda berinvestasi di jenis reksa dana ini, modalmu akan ditempatkan MI di banyak tempat secara sekaligus. Bisa di pasar uang atau deposito; bisa di ekuitas atau saham; atau juga di surat utang atau obligasi.

Jika Anda termasuk orang yang ingin berinvestasi jangka panjang di instrumen investasi jangka panjang yang risiko profilnya moderat, maka reksa dana campuran merupakan jenis instrumen yang paling tepat.

4. Reksa Dana Saham

Jika reksa dana campuran, MI menyebarkan investasinya di berbagai efek, nah reksa dana yang ini mengalokasikan dananya itu banyaknya di saham, misalnya 80%. Sisanya yang 20% itu biasanya diinvestasikan di instrumen investasi lainnya. Bisa di pasar uang ataupun juga di obligasi.

Tingginya persentase pengalokasian modal pada saham, jadinya tingkat risiko serta imbalnya juga mengikuti pergerakan dari perdagangan saham. Nah karena harga saham sangatlah fluktuatif, jadinya reksa dana saham itu juga cocok dipilih oleh mereka yang ingin berinvestasi dalam jangka yang panjang.

5. Properti

Properti juga adalah jenis investasi jangka panjang. Hal ini karena properti bisa memiliki nilai investasi tinggi namun memakan waktu yang tidak singkat. Investasi di jenis properti bisa membuatmu mendapat passive income. Jenis propertinya bisa berupa rumah, berupa apartemen, dan juga bisa berupa ruko. Dan pasti, semakin strategis lokasinya, semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Investasi di bidang properti memang memberikan keuntungan yang besar, karena harga butuh modal yang besar, butuh biaya perawatan, dan juga harus mengeluarkan pajak yang tinggi.

Itu dia 5 jenis investasi jangka panjang yang wajib Anda tahu. Kesemuanya berpotensi memberimu keuntungan yang besar jika dilakukan dalam kurun waktu yang lama.

Jika Anda menyukai investasi yang tingkat likuiditasnya tinggi, karena bisa dijual kapan saja Anda butuhkan, pilih saja investasi emas atau logam mulia. Anda bisa melakukannya sekarang juga. Tak perlu bingung di mana untuk membelinya. Anda bisa membeli emas atau logam mulia ini di Shopee. Dan lalu memilih metode pengiriman instan supaya logam mulia atau emasnya bisa segera sampai di tanganmu. Pengiriman Instan Shopee ini hanya akan memakan waktu paling lama 2 jam saja. Dengan memilihnya, Anda juga jadi bisa berkesempatan menikmati promo Gratis Ongkir sampai dengan Rp50 ribu.

Belanja apa pun di Shopee aman dan nyaman. Ayo berinvestasi logam mulia sekarang juga!

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire