Ijin S1 Kedokteran turun, UM gandeng empat rumah sakit
Elshinta.com, Universitas Negeri Malang (UM) melakukan MoU dengan empat tumah sakit pasca turunnya ijin untuk S1 kedokteran dari Kementerian Kesehatan.

Elshinta.com - Universitas Negeri Malang (UM) melakukan MoU dengan empat tumah sakit pasca turunnya ijin untuk S1 kedokteran dari Kementerian Kesehatan.
"Sebagai syarat wajib maka UM melakukan dua langkah, pertama kami kerjasama dengan RS Kanjuruhan yang jadi rumah sakit pendidikan utama dan tiga rumah sakit pendidikan satelit yaitu RS Jiwa Lawang, RS Wlingi dan RS Brimob di Porong Sidoarjo. Yang kedua UM sendiri telah menyiapkan rumah sakit sendiri dengan memanfaatkan gedung UM di Jalan Ki Ageng Gribig, Sawojajar, Kota Malang," kata Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris, Kamis (19/1).
Ditambahkan Bafadal, terkait ijin pihaknya melakukan gerak cepat setelah dirjen tenaga kesehatan melakukan diskusi termasuk meneliti sejumlah kelengkapan termasuk gedung hingga turunya ijin dibolehkannya membuka Prodi S1.
"Tahap kedua akan ada visitasi langsung dari Konsil Kedokteran Indonesia atau KKI terkait dokumen kunjungan ke lapangan, dan ketiga UM juga mempersiapkan akreditiasi minimal dari Lam-PTkes. Kita berharap UM pada Agustus ini bisa membuka prodi kedokteran yang tahun ini menerima 50 orang mahasiswa kedokteran di gedung B1, 2, 3 di Jalan Surabaya dan sudah diverifikasi serta dianggap layak tinggal divitasi KKI dan Lam-PTKes," tandasnya.