MemoRI 28 Januari

28 Januari 1844: Gubernur Jenderal Hindia-Belanda meninggal dunia

Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Calista Aziza | Sumber : Lansir
28 Januari 1844: Gubernur Jenderal Hindia-Belanda meninggal dunia
Johannes van den Bosch. https://bit.ly/3XLsPCa

Elshinta.com - Johannes graaf van den Bosch adalah seorang perwira dan politikus Belanda yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia-Belanda ke-43 yang memerintah pada tahun 1830–1834. Ia pernah menjabat sebagai komandan KNIL, Menteri Urusan Koloni, dan Menteri Negara.

Ia juga dikenal sebagai pencetus Sistem Tanam Paksa atau cultuurstelsel. Bosch mengganti bentuk setoran pajak tanah yang semula uang menjadi tanaman bernilai ekspor. Ia ingin mendorong petani agar lebih rajin bekerja dan menciptakan kemakmuran bagi dua pihak: Belanda dan para petani.

Namun, dalam kurun 40 tahun (1830-1870) sejak pertama kali diperkenalkan, Tanam Paksa berubah menjadi sistem paling kompleks yang menyisakan berbagai persoalan sosial. Pola kehidupan petani di perdesaan berubah total. Hasilnya adalah kemiskinan terstruktur. Sebaliknya bagi Belanda, sistem ini dianggap berhasil menjadi tambang emas.

Pada 1828, Bosch dipanggil oleh sang raja. Ia ditunjuk menjadi juru selamat dengan tugas mengisi kas kerajaan dari hasil eksploitasi Hindia Timur yang tidak lain adalah Jawa. Maka satu tahun setelahnya, sambil membawa rancangan Sistem Tanam Paksa, Bosch bertolak kembali ke Hindia Belanda sebagai Gubernur Jenderal dan tiba pada Januari 1830.

Eksploitasi sebenarnya bukan satu-satunya tujuan Bosch saat merancang Tanam Paksa. Ia malah menganggapnya ibarat institusi sosial untuk meningkatkan kemakmuran negara koloni. Bosch memimpikan sebuah sistem yang bebas dari liberalisme layaknya sistem buatan Raffles yang berkutat pada sewa dan pajak tanah.

Ia meyakini bahwa petani Jawa yang masih hidup dalam kemiskinan lebih baik dibebani jenis pajak yang tidak menghabiskan uang mereka. Jauh lebih mudah jika setiap desa menyerahkan seperlima tanah pertaniannya untuk ditanami tanaman ekspor. Banyak ahli yang menilai usulan Bosch itu tidak pernah dirumuskan secara tegas. Akibatnya, rancangan di atas kertas sangat berbeda jauh dengan pelaksanaannya.

Sepulangnya Bosch ke negeri Belanda pada 1834, musuh-musuh Bosch dari kelompok liberal berusaha mencampuri urusan Tanam Paksa. Sekitar tahun 1837, usulan berupa pembayaran upah langsung kepada petani sempat dipertimbangkan menjadi peraturan. Bosch spontan menentangnya, tapi segera menyadari bahwa dirinya tidak punya cukup kekuasaan lagi untuk memperbaiki sistem buatannya sendiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Sekjen PDI Perjuangan sedih RI batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20
Kamis, 30 Maret 2023 - 15:23 WIB

Sekjen PDI Perjuangan sedih RI batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20

Elshinta.com, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku menyesal dan sedih FIFA...
Wapres sebut Indonesia gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 bukan kiamat
Kamis, 30 Maret 2023 - 13:59 WIB

Wapres sebut Indonesia gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 bukan kiamat

Elshinta.com, Wakil Presiden Ma\'ruf Amin menyebut pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dun...
Tiga daerah di Papua Barat masih rendah cakupan e-KTP
Kamis, 30 Maret 2023 - 13:53 WIB

Tiga daerah di Papua Barat masih rendah cakupan e-KTP

Elshinta.com, Tiga daerah di Papua Barat dilaporkan masih rendah cakupan kepemilikan Kartu Tanda Pen...
Presiden akan tinjau panen padi hingga smelter di Sulsel
Kamis, 30 Maret 2023 - 09:41 WIB

Presiden akan tinjau panen padi hingga smelter di Sulsel

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerja har...
Survei NEW INDONESIA sebut kepuasan publik pada Jokowi capai 77,1 persen
Rabu, 29 Maret 2023 - 23:11 WIB

Survei NEW INDONESIA sebut kepuasan publik pada Jokowi capai 77,1 persen

Elshinta.com, Temuan survei NEW INDONESIA Research and Consulting menunjukkan sebanyak 77,1 persen r...
Umar Bashor siap maju Pilbup Lumajang jika partai beri perintah 
Rabu, 29 Maret 2023 - 21:35 WIB

Umar Bashor siap maju Pilbup Lumajang jika partai beri perintah 

Elshinta.com, Pencalonan kepala daerah di Kabupaten Lumajang Jawa Timur meskipun waktunya masih ada ...
Hasil survei SRS ungkap Prabowo melesat di Jatim dan Jateng
Rabu, 29 Maret 2023 - 18:24 WIB

Hasil survei SRS ungkap Prabowo melesat di Jatim dan Jateng

Elshinta.com, Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto diyakini oleh masya...
DPR rapat dengan Mahfud MD bahas transaksi mencurigakan di Kemenkeu
Rabu, 29 Maret 2023 - 18:05 WIB

DPR rapat dengan Mahfud MD bahas transaksi mencurigakan di Kemenkeu

Elshinta.com, Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengatakan bahwa Menteri Koordinator Bidang P...
Wapres Ma`ruf Amin akan laksanakan shalat tarawih di Banda Aceh
Rabu, 29 Maret 2023 - 17:58 WIB

Wapres Ma`ruf Amin akan laksanakan shalat tarawih di Banda Aceh

Elshinta.com, Wakil Presiden Ma`ruf Amin berangkat menuju provinsi Aceh untuk melakukan kunjungan ke...
Tolak Timnas U-20 Israel, Legislator PKS sebut bagian dari jaga marwah bangsa
Rabu, 29 Maret 2023 - 16:05 WIB

Tolak Timnas U-20 Israel, Legislator PKS sebut bagian dari jaga marwah bangsa

Elshinta.com, Pemerintah seharusnya menjadi yang terdepan dalam menjaga marwah bangsa dan Negara Ke...

InfodariAnda (IdA)