PIP 2023 Sukoharjo digulirkan awal Pebruari, jenjang SD pertama cair

Elshinta
Jumat, 03 Februari 2023 - 14:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
PIP 2023 Sukoharjo digulirkan awal Pebruari, jenjang SD pertama cair
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 1.500 siswa  jenjang SD di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menerima pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2023 awal Pebruari ini. Jumlah tersebut merupakan pencairan tahap awal untuk total 29.694 penerima PIP untuk semua jenjang pendidikan di Sukoharjo.

Bantuan dana pendidikan yang digulirkan bagi siswa jenjang SD sebesar Rp450 ribu per tahun. Hal tersebut disampaikan Bupati Etik Suryani dalam penyerahan PIP secara simbolik di Graha PGRI Sukoharjo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Jumat (3/2). 

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengatakan, dana bantuan pendidikan PIP ini sifatnya program berkelanjutan. Menyasar murid dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) pemerintah daerah. Tujuannya untuk biaya operasional sekolah siswa seperti membeli tas, buku tulis, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya.

"Dana untuk biaya sekolah personal siswa, jangan buat beli pulsa apalagi rokok," pesan Etik.

Disampaikan Etik, dana ini juga menjangkau siswa kurang mampu yang putus sekolah agar melanjutkan pendidikan, baik kembali ke sekolah maupun menempuh kelas kelompok belajar (kejar) paket sesuai jenjang pendidikan terakhirnya. Total anggaran daerah yang digunakan untuk pembiayaan program ini mencapai Rp12 miliar dari APBD tahun 2023.  

Pemerintah daerah juga berupaya mengusulkan siswa peserta PIP bisa melanjutkan program pada jenjang perguruan tinggi. Namun, tambah Etik, untuk lanjut dukungan dana operasional ke perguruan tinggi syaratnya harus berprestasi. PIP bisa diusulkan bagi murid yang mampu lolos dalam program bidik misi perguruan tinggi negeri.

"Kalau murid PIP lulus SMA berprestasi dan lolos bidik misi perguruan tinggi, kami usulkan lagi ke pemerintah pusat untuk melanjutkan program pada jenjang tersebut," bebernya.

Dia menambahkan, keluarga siswa yang masih masuk DTKS tetap melanjutkan program setiap jenjangnya, tetapi apabila keluarga sudah dianulir dari data karena kesejahteraan meningkat maka PIP dihentikan dan kuota diberikan pada daftar antrean.  

Sedangkan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Heru Indarjo menyebutkan, besaran dana PIP berbeda beda untuk setiap jenjang pendidikan. Jenjang SD sebesar Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu dan jenjang SMA sebesar Rp1 juta per anak per tahun. Dana langsung disetor pada rekening anak melalui bank yang ditunjuk.

"Tahap awal diterimakan untuk siswa PIP di Kecamatan Sukoharjo, Bendosari dan Nguter," ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
PYCH beri pelatihan manajemen hubungan pelanggan, kembangkan talenta pemuda Papua
Kamis, 23 Maret 2023 - 17:35 WIB

PYCH beri pelatihan manajemen hubungan pelanggan, kembangkan talenta pemuda Papua

Elshinta.com, Papua Youth Creative Hub (PYCH) bekerja sama dengan PT Nokentech Digital Indonesia dan...
Menguak sejarah lewat memoar Buku `Berjalan Sampai ke Batas`
Kamis, 23 Maret 2023 - 12:23 WIB

Menguak sejarah lewat memoar Buku `Berjalan Sampai ke Batas`

Elshinta.com, Cerita ini bermula dari sosok Kadiroen. Lulusan Sekolah Angka Satu (Ongko Siji) 1906...
 Ratusan siswa-siswi MI di Boyolali gelar kirab 144 wayang kulit sambut Ramadan 
Rabu, 22 Maret 2023 - 19:46 WIB

Ratusan siswa-siswi MI di Boyolali gelar kirab 144 wayang kulit sambut Ramadan 

Elshinta.com, Berbagai cara dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1444 H/2023 M, se...
Profesionalisme dan nasib guru jadi bahasan diskusi Prodi Pendidikan Sejarah UNJ
Minggu, 19 Maret 2023 - 16:35 WIB

Profesionalisme dan nasib guru jadi bahasan diskusi Prodi Pendidikan Sejarah UNJ

Elshinta.com, Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zanatul Haeri mengak...
Rektor UB katakan Akreditasi Internasional jadi paramater atau standar sistem pendidikan
Minggu, 19 Maret 2023 - 13:45 WIB

Rektor UB katakan Akreditasi Internasional jadi paramater atau standar sistem pendidikan

Elshinta.com, Sebanyak 28 program studi yang ada di Universitas Brawijaya (UB) telah mendapatkan Akr...
Tampilkan karya terbaik, belasan pelajar antardaerah adu kompetisi IoT
Minggu, 19 Maret 2023 - 12:14 WIB

Tampilkan karya terbaik, belasan pelajar antardaerah adu kompetisi IoT

Elshinta.com, Belasan pelajar dari berbagai daerah hadir di kampus ber-tagline `bernas karena kualit...
Disbudpar Batam ajak guru kenalkan jenis baju adat Melayu kepada siswa
Sabtu, 18 Maret 2023 - 22:27 WIB

Disbudpar Batam ajak guru kenalkan jenis baju adat Melayu kepada siswa

Elshinta.com, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Kepulauan Riau mengajak guru S...
Kembangkan minat dan bakat anak muda Papua, PYCH hadirkan studio podcast
Sabtu, 18 Maret 2023 - 15:16 WIB

Kembangkan minat dan bakat anak muda Papua, PYCH hadirkan studio podcast

Elshinta.com, Papua Youth Creative Hub (PYCH) hadir di tengah-tengah anak muda Papua yang tertarik d...
Kolaborasi kunci dalam penerapan Kurikulum Merdeka
Sabtu, 18 Maret 2023 - 12:25 WIB

Kolaborasi kunci dalam penerapan Kurikulum Merdeka

Elshinta.com, Penerapan teknologi menjadi hal yang tak bisa dihindarkan lagi saat ini, termasuk dala...
UB dan UM tuan rumah Sidang Paripurna MDGB PTNBH
Jumat, 17 Maret 2023 - 21:22 WIB

UB dan UM tuan rumah Sidang Paripurna MDGB PTNBH

Elshinta.com, Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) menjadi tuan rumah Sidan...

InfodariAnda (IdA)