8 ribuan guru swasta di Kudus dapat jaminan sosial
Elshinta.com, Tingkatkan kesejahteraan guru swasta, Pemkab Kudus Jawa Tengah memberikan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Elshinta.com - Tingkatkan kesejahteraan guru swasta, Pemkab Kudus Jawa Tengah memberikan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dimana ada 8 ribu lebih guru swasta penerima honorarium guru swasta tahun 2023 yang mendapatkan jaminan sosial. Menurut Bupati Kudus HM Hartopo, pendidikan sebagai indikator kinerja pembangunan daerah. Jika pendidikannya maju, maka daerahnya pun turut maju.
"Dengan pendidikan yang diberikan, dapat menjadi bekal mengantarkan anak didik menuju masa depan yang baik. Kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan panjenengan, salah satunya dengan memberikan jaminan sosial melalui BPJS TK (Tenaga Kerja)," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (9/2).
Menurutnya diadakan sosialisasi terkait BPJS Ketenagakerjaan dilakukan untuk memberikan pemahaman pada segenap guru penerima HKGS terkait manfaat yang didapatkan.
"Sosialisasi dari BPJS TK bertujuan untuk memberikan pemahaman, dengan keikutsertaannya diharap dapat memperoleh manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan," jelasnya. Dimana manfaat dari keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk keluarga atau ahli waris di kemudian hari.
Saat ini keikutsertaan anggota BPJS TK bagi guru swasta masih terbilang rendah. Adanya sosialisasi ini diharap dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keikutsertaan BPJS TK untuk meng-cover atau melindungi diri dan keluarga.
"Semoga dalam kerjasama ini dapat berkelanjutan dan dapat meningkat keikutsertaannya. Sekarang baru 40 sekian persen yang ikut BPJS Ketenagakerjaan. Semoga ada pemahaman dan kesadaran untuk mengikutinya," harapnya.
Kepala Bagian Kesra Setda Kudus, Syafi'i menuturkan jika ukuran keberhasilan pemimpin ditentukan dengan kesejahteraan rakyatnya.
"Ini sudah dilakukan bupati, salah satunya memberikan dan meningkatkan Honorarium Kesejahteraan Guru Swasta pada 8 ribu lebih guru di tahun 2023. Upaya beliau lainnya yakni memberikan hibah sarpras tempat peribadatan, tempat pendidikan, dan siswa berprestasi serta bantuan kesejahteraan bagi imam dan marbot masjid serta hibah lainnya," imbuhnya.