Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak tiri di Majalengka masih buron

Elshinta.com, Seorang remaja putri di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menjadi korban tindak asusila ayah tirinya sejak 2022 lalu.

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak tiri di Majalengka masih buron
X
Ilustrasi. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Seorang remaja putri di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menjadi korban tindak asusila ayah tirinya sejak 2022 lalu. Ironisnya, pelaku hingga kini disinyalir kuat masih bebas, setelah pihak keluarga melaporkan kasus tersebut ke Polres setempat pada Januari 2023 lalu.

Terungkapnya kasus kekerasan seksual yang dialami gadis belia yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas itu, berawal dari chat korban dengan pacarnya, yang dibuka oleh sang ibu pada 12 Januari 2023, saat sang anak sekolah.

Dalam chat tersebut korban sempat curhat bahwa dia sudah menjadi korban kekerasan seksual dari ayah tirinya.

"Tahunya dari chating anak ke pacarnya, bahwa dia udah nggak perawan sama bapak tirinya. Terus sama pacarnya suruh laporan ke Mimi (ibu) sama ke Aa (kakak), katanya gitu. Biar dilaporin ke polisi, biar cepet ditangkap katanya. Begitu isi chatingan nya," kata ibu korban.

Mengetahui isi chat tersebut, sang ibu sempat menanyakan kepada pelaku, yang juga suaminya. Namun, sang ibu tidak menanyakan terkait isi chat, melainkan kondisi HP milik sang anak yang rusak.

"Kata saya 'Pak ini Hp si Enok kok begini, ini rusak yah. Ini berapa kira-kira kalau dibetulin habisnya? Kata dia, lihat, 'oh iya ini mah rusak'. Udah gitu aja. Dianya enggak tahu kalau saya udah ngelihat chatingan anak," jelas dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (15/2).

"Saya udah nggak ngomong lagi pas meriksa HP. Hari Jumat (13/1/2023) baru ngomong," lanjutnya.

Untuk meyakinkan isi chat itu, sang ibu pun menanyakan langsung kepada anaknya, saat korban pulang sekolah. Setelah mendapatkan informasi yang utuh, pelaku dihadirkan di tengah keluarga tersebut.

Namun sayang, saat keluarga lengah, pelaku melarikan diri setelah pamit pura-pura ke kamar mandi.

"Jam 5 sore (tanggal 13 Januari 2023), suami pergi (kabur), Saya pergi ke Polres (laporan). (Suami) nggak bawa apa-apa. Malah kaburnya juga enggak pakai sendal. Baju yang dipakai aja," ungkap dia.

Ibu korban juga mengatakan, bahwa anaknya 5 kali (jadi korban kekerasan seksual oleh pelaku). Ia berharap polisi segera menangkap pelaku agar anaknya dapat keadilan.

"Mudah-mudahan cepet ketangkap biar kasusnya cepat selesai. Anak saya dapat keadilan. Diproses secara hukum. Kata Polisi ada di Cilacap. Nggak tahu, di sana juga nggak punya sodara. Saya nikah siri (dengan pelaku) dari 2016," lanjut dia.

Terpisah, saat dihubungi wartawan, Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Febry Samosir menjelaskan, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan. "Belum (ditangkap), masih Lidik," kata dia singkat lewat aplikasi WhatsApp.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire