Tanggul jebol, sejumlah desa di Kudus dilanda banjir
Elshinta.com, Hujan deras yang melanda wilayah Kudus, Jawa Tengah menyebabkan 10 desa di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Jati, Bae, Mejobo, Kaliwungu dan Jekulo banjir.

Elshinta.com - Hujan deras yang melanda wilayah Kudus, Jawa Tengah menyebabkan 10 desa di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Jati, Bae, Mejobo, Kaliwungu dan Jekulo banjir bahkan melimpah sampai ke jalur Pantura Kudus- Pati. Kondisi ini membuat arus kendaraan tersendat. Demikian juga ruas jalan utama Kudus-Jepara tepatnya di Desa Mijen maupun jalan alternatif Kudus-p Pati di Desa Mejobo juga tidak bisa dilintasi.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus Ahmad Munaji mengatakan hujan yang terjadi pada Rabu (15/2) malam menyebabkan banjir di permukiman warga utamanya di Kecamatan Bae akibat Sungai Dawe melimpas ke Desa Ngembalrejo RT 04 sampai RT 09 di RW 04 ketinggian air di Jalan utama mencapai sekitar 10-15 centimeter, di Jalan Desa Mencapai 40-50centimeter dan di pemukiman mencapai 120 centimeter. Bahkan Limpasan Sungai Dawe juga menggenangi Jl. Raya Kudus-Pati Desa Ngembalrejo sedalam 30 centimeter dan menyebabkan kemacetan panjang.
"Selain itu juga sungai Tumpang melimpas ke Pemukiman di Desa Dersalam RT 03 RW 05", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (16/2).
Ia menjelaskan untuk di Kecamatan Mejobo terdapat tanggul Sungai Piji di Desa Golantepus, Desa Hadiwarno dan Desa Kesambi terdapat tanggul yang jebol sehingga air meluber ke pemukiman warga. Bahkan ada tembok rumah warga bernama Muntari roboh karena tidak kuat menahan air. Sedangkan untuk di Kecamatan Jati luapan Sungai Tumpang melimpas ke Perum Megawon Indah Desa Ngembal Kulon ketinggian air mencapai 50-150 centimeter. Termasuk juga meluap ke pemukiman di Dukuh Badongan Desa Tumpang Krasak.
"Di Kecamatan Kaliwungu karena Sungai Pesantren Desa Mijen meluap membuat 4 Desa yakni Desa Mijen, Desa Kaliwungu, Desa Prambatan Lor dan Desa Karangampel tergenang banjir ketimggian air bervariasi antara 10 hingga 40 ccentimeter", ungkapnya.
Sementara itu, pihak BPBD bersama tim gabungan dan masyarakat sekitar pada hari ini melakukan gotong royong melakukan perbaikan tanggul yang jebol dengan penangganan darurat menggunakan karung Plastik yang berisi tanah. "Kami juga membantu warga Desa Kaliwungu bernama Karmani yang rumahnya roboh"', imbuhnya.