Top
Begin typing your search above and press return to search.

Penuhi tuntutan masyarakat, perguruan tinggi berbasis institut hadir di Majalengka 

Elshinta.com, Dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat khususnya di lingkup perguruan tinggi kini mulai mengalami perkembangan yang sangat pesat. 

Penuhi tuntutan masyarakat, perguruan tinggi berbasis institut hadir di Majalengka 
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat khususnya di lingkup perguruan tinggi kini mulai mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Sejumlah perguruan tinggi swasta yang hadir menandakan kab. Majalengka siap menyongsong menjadi kota metropolis terlebih dengan telah hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (Bijb) Kertajati.

Salah satu jawaban, pesatnya perkembangan pendidikan di Kab. Majalengka dengan hadirnya perguruan tinggi berbasis institut yakni Institut Budi Utomo Nasional (Instbunas) yang awalnya merupakan STIE STMY (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - STMY) menjadi Institut Budi Utomo Nasional (Instbunas).

Ketua badan pelaksana harian Yayasan Yawina, Dr. Sudibyo, BO, menjelaskan, perubahan nama dari STIE STMY menjadi Instbunas merupakan sebuah tuntutan kebutuhan masyarakat.

"Hadirnya Instbunas juga didasari karena lingkup sekolah tinggi terbatas untuk membuka prodi baru," terang Sudibyo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Minggu (5/3).

Sudibyo menyebut, dengan bergantinya nama menjadi institut kini perguruan tinggi tersebut telah menambah dua program studi (prodi) baru yaitu bisnis digital dan teknologi informasi dari sebelumnya hanya ada prodi Manajemen saja.

"Karena saat ini masyarakat membutuhkan jurusan-jurusan yang kita buka, disamping adanya sebuah perkembangan teknologi makanya yang kita buka yang mengarah ke perubahan perilaku yaitu bisnis digital dan teknologi informasi. Karena hampir semua aktifitas kantor atau instansi dalam membuat desain apapun melalui teknologi informasi,' tandas Sudibyo," paparnya.

Untuk sementara kata dia, Instbunas baru membuka tiga prodi namun prodi tersebut yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
"Saya tidak ingin gaya-gayaan, meski tiga jurusan tapi berkualitas," imbuhnya.

Disamping itu kata dia, Instbunas mengikuti pola Institut Teknologi Bandung (ITB), juga pola Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Kita ikuti pola-pola perguruan tinggi lain yang sudah duluan yang menjadi sebuah institut dan ini saya katakan jurusannya tidak semua ada, meskipun sebenarnya masih bisa lebih banyak dari itu, kita tetap tiga jurusan tapi fokus," ungkapnya.

Sudibyo berharap dengan hadirnya Instbunas sebagai satu-satunya Institut di Majalengka, para lulusan di kampusnya mudah dalam mendapatkan pekerjaan, atau bisa berwirausaha dengan baik.

Sementara menyinggung SK perubahan bergantinya nama STIE STMY menjadi Instbunas, Sudibyo memastikan pihaknya sudah mendapat SK dari Kemendikbud ristek .

"SK dari Kemendikbud ristek sudah kami terima dan langsung terakreditasi, ini dikarena fasilitas penunjang di kampus kami semua memadai," tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire