Polisi amankan 31 terduga pelaku tawuran sebabkan anak anggota DPRD Tegal meninggal dunia
Elshinta.com, Polres Tegal, Jawa Tengah mengamankan 31 terduga pelaku tawuran yang menyebabkan anak anggota DPRD di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, AFA (15) tewas pada Kamis (9/3/2023) lalu.

Elshinta.com - Polres Tegal, Jawa Tengah mengamankan 31 terduga pelaku tawuran yang menyebabkan anak anggota DPRD di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, AFA (15) tewas pada Kamis (9/3/2023) lalu.
Dari jumlah itu, 6 orang di antaranya sebagai pelaku utama yang menganiaya langsung korban hingga mengalami pendarahan hebat hingga akhirnya dinyatakan tewas saat dilarikan ke rumah sakit.
"Yang melakukan penganiayaan langsung kepada korban berjumlah 6 orang. Aksinya secara spontan karena tawuran," kata Kasatreskrim Polres Tegal AKP Vonny Farizky, di Markas Polres Tegal, Senin (13/3/2023).
Setelah adanya saling ejek, dua kelompok pelajar itu kemudian janjian di sebuah tempat untuk tawuran.
"Kenapa korban bisa meninggal, karena kalah jumlah. Korban membawa 15 orang, pelaku 30 orang. Karena hanya setengah dari kelompok pelaku, akhirnya dari pihak korban melarikan diri, dan korban tertinggal hingga dianiaya oleh para pelaku," ungkap Vonny seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (14/3).
Hasil visum tim medis, korban diketahui mengalami luka-luka termasuk akibat sabetan senjata tajam.
"Hasil visum, ada urat saraf terputus pada kaki, kemudian jari putus, mengakibatkan pendarahan hebat," terang Vonny.
Vonny mengungkapkan, dari 31 pelaku yang diamankan sebagian besar masih di bawah umur. "Pelaku rata-rata anak di bawah umur, maka dikenakan Undang-undang Perlindungan Anak yang mengakibatkan meninggal dunia," kata Vonny.
Ditambahkan Vonny, para pelaku di antaranya dikenakan Pasal 80 ayat 3 Undang-undang RI No. 35 tahun 2014.
"Kemudian kita juncto-kan Pasal 170 ayat 2, ayat 3 KUHP. Ada juga anak-anak yang membawa senjata tajam kita kenakan Undang-undang Darurat No. 11 Tahun 2012," pungkas Vonny.
Sebelumnya diberitakan, anak anggota DPRD di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diduga tewas karena menjadi korban tawuran pelajar, Kamis (9/3/2023).
Dia tergeletak di area persawahan Jalan Lingkar Kota Slawi, Kecamatan Pangkah. Saat ditemukan, Azmi masih mengenakan seragam lengkap SMP negeri. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa anak dari Umi Azkiyani anggota Fraksi PKB DPRD Tegal, tidak tertolong. Kapolsek Pangkah AKP Sunyarni menyampaikan, korban ditemukan di tempat kejadian sekira pukul 15.45 WIB.