Elshinta.com - Sebanyak 28 program studi yang ada di Universitas Brawijaya (UB) telah mendapatkan Akreditasi Internasional oleh lembaga akreditasi dari Jerman Agency for Quality Assurance through Accreditation of Study Programs (AQAS).
“Beberapa program studi yang telah mendapatkan akreditasi internasional dari AQAS antaralain Program Sarjana Ilmu Hukum, Program Sarjana Kewirausahaan FEB, Progam Sarjana Manajemen FEB, Program Sarjana Ilmu dan Teknologi Pangan FTP, Program Magister Teknik Pertanian dan Biosistem, Program Magister Ilmu Hukum, Sistem Informasi Filkom, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FIB,” ujar Rektor UB Prof Widodo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris, Minggu (19/3).
Ditambahkan Rektor, Akreditasi Internasional menjadi paramater atau standar sistem pendidikan sehingga mahasiswa yang belajar di UB meskipun belajar di Malang tapi mempunyai standar internasional.
"Harapannya mahasiswa bisa mengambil kredit dan studi lebih mudah di Eropa dan negara-negara di dunia dalam melanjutkan kuliah," kata mantan Dekan FMIPA tersebut.
Dan Internasionaliaasi merupakan tantangan berbagai kampus tidak hanya di Indonesia. "Internasionalisasi tidak hanya berbicara tentang kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris tapi keterlibatan dalam penelitian. Dukungan mahasiswa, pihak UB dan fakultas merupakan suatu awal pengembangan UB di masa masyarakat Internasional," katanya.
Sementara itu, Consultant AQAS Patrick Heinzer mengatakan UB merupakan universitas dengan reputasi yang sangat baik dan perguruan tinggi yang berhasil mendapat akreditasi pada program studinya. Hal ini menjadi bukti kerja keras pengajar dan institutnya," kata Patrick.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UB, Dr. Shinta Hadiyantina, S.H., M.H mengatakan, ada tujuh kriteria AQAS bisa memberikan Akreditasi Internasional yaitu kualitas kurikulum, prosedur penjaminan mutu, proses belajar mengajar dan asesmen, admisi, kualitas dosen, suasana akademik, informasi publik.