Sambut Ramadan, ratusan siswa MI dan warga sekitar Waduk Kedung Ombo gelar kirab budaya
Elshinta.com, Ratusan siswa dan wali murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta warga sekitar Waduk Kedung Ombo (WKO) Watu Gede, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar kirab budaya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 H/2033 M.

Elshinta.com - Ratusan siswa dan wali murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta warga sekitar Waduk Kedung Ombo (WKO) Watu Gede, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar kirab budaya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 H/2033 M.
Pantauan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Senin (20/3), peserta membawa berbagai poster yang bertuliskan sambut bulan Ramadan. Selain itu juga mengarak miniatur bedug berukuran raksasa, ogoh-ogoh raksasa sebagai simbul setan dibelenggu, serta gunungan dari berbagai hasil bumi.
Kirab berlangsung meriah dengan menampilkan kelompok drum band dari sekolah setempat. Kegiatan kirab budaya ini disambut antusias masyarakat sekitar.
Kepala MI Muhammadiyah Watu Gede, Nur Laili Masyuri, mengatakan, kirab budaya digelar satu tahun sekali tiap jelang bulan suci Ramadan. Tujuannya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.
"Siswa MI ada sekitar 170 orang. Harapan kami sebagai umat muslim dengan datangnya bulan suci Ramadan ini kita sangat gembira sekali, kita sangat bersyukur bisa bertemu dengan Ramadan tahun ini, dimana bulan suci ini merupakan tiket bagi kami untuk mendapatkan surga," kata Nur Laili.
Nur Laili menjelaskan, MI Watu Gede merupakan sekolah di daerah pinggiran Boyolali dan dekat dengan Waduk Kedung Ombo. Meski berada di pinggiran namun tetap semangat dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Sementara itu, perwakilan Karang Taruna Desa Watu Gede, Ali Fauzan, menambahkan, Karang Taruna Desa Watu Gede selalu aktif berpartisipasi dalam kegiatan kirab budaya menyambut bulan suci Ramadan. Diharapkan dari kegiatan ini warga masyarakat semakin kompak dan terjaga kerukunannya.
"Kegiatan rutin setahun sekali menyambut bulan suci Ramadan ini kami sebagai pemuda ikut berpartisipasi dan membangun rasa kekompakan kita sebagai pemuda untuk membangun desa dan MI Watu Gede ini," kata Ali Faozan.