waisak kiri waisak kanan

Pemerintah menjamin ketersediaan pangan menghadapi Ramadan dan Idul Fitri

Elshinta
Senin, 20 Maret 2023 - 17:37 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Sumber Lain
Pemerintah menjamin ketersediaan pangan menghadapi Ramadan dan Idul Fitri
Tangkapan layar Dialog FMB9 yang mengangkat tema ‘Menjaga Harga dan Ketersediaan Pangan’, Senin (20/3).

Elshinta.com - Mendekati bulan Ramadan, ketersediaan pangan menjadi sangat penting. Hal ini disebabkan kebutuhan akan meningkat. 

Oleh karena itu, menjaga ketersediaan dan harga pangan menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bulan suci hingga hari raya Idul Fitri.

Untuk itu, Pemerintah pun sudah menjalankan beberapa langkah strategis guna memastikan kecukupan pasokan serta keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Plt Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menyampaikan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2023, sektor ketahanan pangan nasional masih menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, masih ada disparitas pasokan antarwaktu dan antarwilayah. Begitu juga faktor iklim dan cuaca yang dapat mempengaruhi pasokan pangan di masa yang akan datang.

“Oleh karena itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengorkestrasi kebijakan untuk menjaga stabilitas harga. Dalam konteks target, inflasi kita pada 2023 ini bisa kembali ke target awal sebesar kurang lebih satu sampai tiga persen,” ujarnya dalam Dialog FMB9 yang mengangkat tema ‘Menjaga Harga dan Ketersediaan Pangan’, Senin (20/3).

Masih menurut Ferry, beberapa strategi pun telah dilakukan oleh pemerintah untuk dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia. Terutama menghadapi bulan suci yang dalam sejarahnya siklus tren kenaikan harga selalu terjadi.

Dari sisi pasokan bahan pangan, dia menyebutkan, pihaknya secara berkesinambungan terus melakukan pemantauan harga kebutuhan bahan pokok secara terus-menerus.

Beberapa komoditas yang menjadi perhatian Pemerintah antara lain beras, minyak goreng, cabai, bawang, daging, dan telur ayam ras, serta daging sapi, agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Kedua, dia melanjutkan, Pemerintah juga akan memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan di seluruh wilayah. Hal ini meliputi koordinasi dengan gudang distributor, pasar tradisional, pasar ritel modern, serta produsen.

Dalam hal ini, perlu juga memperhitungkan adanya tambahan kebutuhan bahan pangan untuk mengantisipasi rencana penyaluran bantuan sosial di bulan Maret 2023.

Ketiga, mengoptimalkan pelaksanaan operasi pasar atau bazar murah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama bagi komoditas pangan strategis.

Pemerintah perlu melibatkan semua stakeholders dan berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional serta Bulog untuk memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Keempat, memastikan kelancaran distribusi pasokan pangan. Pemerintah dapat mengalokasikan anggaran bantuan atau subsidi ongkos angkut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ini  sesuai dengan peraturan perundangan untuk memperlancar distribusi dan menekan kenaikan harga.

Kelima, melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum (Satgas Pangan). Hal ini dilakukan untuk melakukan pengawasan bersama dan langkah-langkah korektif atas indikasi adanya ketidakwajaran kenaikan harga, gangguan distribusi, maupun penimbunan, termasuk penyaluran BBM dan Liquid Petroleum Gas (LPG).

Terakhir, pengelolaan ekspektasi masyarakat perlu dilakukan. Pemerintah perlu melakukan komunikasi secara transparan terkait dengan ketersediaan pasokan serta upaya-upaya yang telah dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok.

“Selain itu, imbauan kepada masyarakat melalui tokoh agama, tokoh masyarakat, media sosial, dan iklan layanan publik, diharapkan masyarakat dapat melakukan konsumsi secara wajar serta bijak berbelanja,” tegas Ferry

Gerakan Pasar Murah

Di sisi lain, Karo Perencanaan, Kerjasama dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas), Risfaheri, menambahkan Bapanas sebagai lembaga pemerintah berperan sebagai regulator, sementara eksekutor di lapangan adalah Bulog dan BUMN pangan.

Menurutnya, saat ini Pemerintah juga telah menggencarkan gerakan pasar murah di berbagai kabupaten dan kota. Selain itu, anggaran dalam hal ketahanan pangan juga dipeluas melalui APBN mau pun PBD.

“Kombinasi APBN dan APBD bisa semakin masif dan pengaruhnya semakin kuat,” tegasnya.

Menurutnya, dalam rangka menjaga harga dan ketersediaan pangan, sinergi antar instansi sangat diperlukan. Dia pun memastikan Bapanas akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi antar instansi untuk menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaannya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, cadangan pangan cukup. Pemerintah sudah menghitung dengan sangat baik. Tidak hanya Ramadan dan Idul Fitri, kita juga menghitung sampai akhir tahun.

Yang terpenting bagi masyarakat, belanjalah dengan bijak sehingga tidak menghabiskan shock di pasar,” pungkas Heri.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ribuan warga Jabar dan Jatim ikuti senam bersama Saga
Minggu, 04 Juni 2023 - 15:48 WIB

Ribuan warga Jabar dan Jatim ikuti senam bersama Saga

Elshinta.com, Acara senam tersebut bertujuan menjalin tali persaudaraan sekaligus mempererat solidar...
Nelayan Halmahera Utara hilang enam hari ditemukan meninggal
Minggu, 04 Juni 2023 - 13:26 WIB

Nelayan Halmahera Utara hilang enam hari ditemukan meninggal

Elshinta.com, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menyatakan set...
Lembah Bukit Manjai jadi tempat hidup kadal `naga terbang`
Minggu, 04 Juni 2023 - 12:55 WIB

Lembah Bukit Manjai jadi tempat hidup kadal `naga terbang`

Elshinta.com, Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis di Lembah Bukit Manjai, Mandiangin, Kabupaten B...
Kuota haji Bangka Belitung ditambah 79 orang
Minggu, 04 Juni 2023 - 12:39 WIB

Kuota haji Bangka Belitung ditambah 79 orang

Elshinta.com, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2023 mendapat ta...
Umat Buddha berjalan dari Candi Mendut ke Borobudur jelang Waisak
Minggu, 04 Juni 2023 - 10:27 WIB

Umat Buddha berjalan dari Candi Mendut ke Borobudur jelang Waisak

Elshinta.com, Umat Buddha berjalan kaki dari Candi Mendut menuju ke Candi Borobudur di Kabupaten Mag...
Injourney siapkan 5.000 tiket Pelepasan Lampion Waisak
Minggu, 04 Juni 2023 - 10:15 WIB

Injourney siapkan 5.000 tiket Pelepasan Lampion Waisak

Elshinta.com, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak usahanya, PT Tama...
Aktivitas subduksi Lempeng Laut Banda picu gempa dengan magnitudo 6,0
Minggu, 04 Juni 2023 - 09:40 WIB

Aktivitas subduksi Lempeng Laut Banda picu gempa dengan magnitudo 6,0

Elshinta.com, Aktivitas subduksi Lempeng Laut Banda menyebabkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo...
Injourney siapkan skenario pastikan kelancaran puncak perayaan Waisak
Minggu, 04 Juni 2023 - 09:11 WIB

Injourney siapkan skenario pastikan kelancaran puncak perayaan Waisak

Elshinta.com, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama anak usahanya, PT Tama...
Hujan sedang hingga lebat diprakirakan turun di sejumlah wilayah
Minggu, 04 Juni 2023 - 08:59 WIB

Hujan sedang hingga lebat diprakirakan turun di sejumlah wilayah

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan perihal p...
Kebutuhan sapi kurban di Kepri tahun 2023 meningkat 40 persen
Minggu, 04 Juni 2023 - 08:27 WIB

Kebutuhan sapi kurban di Kepri tahun 2023 meningkat 40 persen

Elshinta.com, Kebutuhan hewan kurban sapi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada tahun 2023 yang di...

InfodariAnda (IdA)