Menkeu paparkan transaksi mencurigakan Rp349 triliun

Elshinta
Selasa, 21 Maret 2023 - 00:11 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Menkeu paparkan transaksi mencurigakan Rp349 triliun
Tangkapan virtual Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Penjelasan Hasil Rapat Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Terkait Transaksi Mencurigakan, Jakarta, Senin (20/3/2023). ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas

Elshinta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan 300 surat dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait nilai transaksi mencurigakan sebesar Rp349 triliun yang dikirimkan kepada pihaknya pada 13 Maret 2023.

“(Ratusan surat tersebut) berisi rekapitulasi data hasil analisa dan pemeriksaan serta informasi transaksi keuangan berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) periode 2009-2023,” kata dia dalam Konferensi Pers Penjelasan Hasil Rapat Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Terkait Transaksi Mencurigakan yang dipantau secara virtual, Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa 65 dari 300 surat terkait transaksi keuangan dari perusahaan atau badan atau perseorangan yang tidak ada di dalamnya pegawai dari Kemenkeu.

Artinya, ucap Sri Mulyani, PPATK menduga ada transaksi perekonomian dari perdagangan atau pergantian properti yang mencurigakan. Surat-surat itu dikirimkan kepada Kemenkeu supaya bisa ditindaklanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kementerian tersebut.

Kedua, 99 dari 300 surat terkait aparat penegak hukum (APH) dengan nilai transaksi mencurigakan sebesar Rp74 triliun.

Adapun 135 surat lainnya yang menyangkut nama pegawai Kemenkeu disebut memiliki nilai transaksi mencurigakan Rp22 triliun.

“Satu surat yang menonjol dari PPATK adalah surat tahun 2020 yang dikirimkan pada 19 Mei 2020. Satu surat dari PPATK ini menyebutkan ada transaksi (mencurigakan) sebesar Rp189,27 triliun,” ungkap dia.

Mengingat satu surat tersebut memiliki nilai transaksi mencurigakan yang besar, maka pihaknya melakukan penyelidikan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) untuk melakukan penelitian terhadap surat tersebut.

Menkeu menyatakan ada 15 individu dan entitas yang menyangkut surat dengan nilai transaksi mencurigakan sebesar Rp189,27 triliun sepanjang 2017-2019.

Berdasarkan hasil penelitian dari DJBC yang sudah ditindaklanjuti oleh Kemenkeu dan dibahas bersama dengan PPATK pada September 2020, 15 entitas tersebut melakukan kegiatan antara lain ekspor, impor, emas batangan, dan emas perhiasan, dan money laundry changer.

Setelah dinyatakan tidak ada transaksi mencurigakan di DJBC, DJP memperoleh surat yang sama (dengan nilai transaksi Rp189,27 triliun) dan surat lain dari PPATK yang mencatatkan jumlah transaksi mencurigakan sebesar Rp205 triliun dari 17 entitas (sebelumnya Rp189,27 triliun dari 15 entitas). Seluruh pihak yang terkait telah diteliti secara mendalam dan akan ditindaklanjuti oleh Kemenkeu serta PPATK jika ditemukan bukti-bukti lainnya.

“Kemenkeu tidak akan berhenti, bahkan kami secara proaktif minta kepada PPATK untuk menjalankan tugas menjaga keuangan negara. Dalam hal ini, sebagian surat-surat dari Pak Ivan (Yustiavandana) adalah surat yang kami mintakan, jadi kita yang aktif, (sedangkan) sebagian lagi dari PPATK aktif sampaikan kepada kami,' ungkap Sri Mulyani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Rumah BUMN rangkul milenial jadi pengusaha muda
Selasa, 30 Mei 2023 - 06:49 WIB

Rumah BUMN rangkul milenial jadi pengusaha muda

Elshinta.com, Rumah BUMN (RB) BRI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tidak hanya membina dan member...
Disnaker menyatakan 122 SMK di Kota Tangerang miliki bursa kerja khusus
Selasa, 30 Mei 2023 - 06:33 WIB

Disnaker menyatakan 122 SMK di Kota Tangerang miliki bursa kerja khusus

Elshinta.com, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyatakan dari 130 SMK di Kota Tangerang, sebanyak 122 ...
Merawat bahasa Lampung sebagai bahasa ibu
Selasa, 30 Mei 2023 - 00:11 WIB

Merawat bahasa Lampung sebagai bahasa ibu

Elshinta.com, Indonesia memiliki banyak suku bangsa berikut bahasa daerah masing-masing. Tidak sedik...
Jokowi ucapkan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Turki Erdogan
Senin, 29 Mei 2023 - 19:11 WIB

Jokowi ucapkan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Turki Erdogan

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Recep Tayyip Erdo...
Nelayan kembali melaut setelah Pantai Kampung Melayu tercemar limbah
Senin, 29 Mei 2023 - 16:22 WIB

Nelayan kembali melaut setelah Pantai Kampung Melayu tercemar limbah

Elshinta.com, Nelayan di Pantai Kampung Melayu Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), kembali melaut pa...
 Gubsu Edy Rahmayadi lepas jamaah calhaj Kloter 5
Senin, 29 Mei 2023 - 16:04 WIB

Gubsu Edy Rahmayadi lepas jamaah calhaj Kloter 5

Elshinta.com, Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian ...
Lansia berusia 100 tahun di Aceh berangkat haji setelah dua kali gagal
Senin, 29 Mei 2023 - 13:58 WIB

Lansia berusia 100 tahun di Aceh berangkat haji setelah dua kali gagal

Elshinta.com, Muhammad Taher Abdussalam, jamaah calon haji tertua Provinsi Aceh yang berusia 100 tah...
Anggota DPR minta Kemenlu beri perhatian maraknya wisman kerja di Bali
Senin, 29 Mei 2023 - 11:47 WIB

Anggota DPR minta Kemenlu beri perhatian maraknya wisman kerja di Bali

Elshinta.com, Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani meminta Kementerian Luar Negeri RI memberikan...
Waspada gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia
Senin, 29 Mei 2023 - 11:35 WIB

Waspada gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia

Elshinta.com, BMKG meminta masyarakat agar mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di b...
Imigrasi Palembang turunkan tim terbaik layani pemberangkatan haji
Senin, 29 Mei 2023 - 11:23 WIB

Imigrasi Palembang turunkan tim terbaik layani pemberangkatan haji

Elshinta.com, Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang, Sumatera Selatan,...

InfodariAnda (IdA)