Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ramadan, warga binaan Rutan Salatiga 'Ngaos Alquran' bersama

Elshinta.com, Berbagai cara dilakukan umat Islam dalam  mengisi ibadah dan kegiatan di bulan suci Ramadan 1444. Salah satunya dengan tadarusan atau membaca ayat- ayat suci Alquran.

Ramadan, warga binaan Rutan Salatiga Ngaos Alquran bersama
X
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Berbagai cara dilakukan umat Islam dalam mengisi ibadah dan kegiatan di bulan suci Ramadan 1444. Salah satunya dengan tadarusan atau membaca ayat- ayat suci Alquran.

Seperti yang dilakukan ratusan warga binaan di Rutan Salatiga, Jawa Tengah yang mengisi kegiatan dengan tadarus Alquran baik yang dilakukan di masjid, Selasar Rutan, hingga di kamar-kamar hunian terdengar lantunan ayat suci Alquran.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan awal bulan Ramadhan ini Rutan Salatiga membuat terobosan dengan istilah 'Ngaos Al Quran' yang menjadi kegiatan positif untuk santriwan santriwati warga binaan.

"Dengan suka cita menyambut bulan suci ramadan ini, kami membuat kegiatan 'Ngaos Alquran' atau tadarus bersama santriwan santriwati Rutan Salatiga, selain menjadi positif diawal Ramadhan ini menjadi cara untuk meraih pahala," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Rabu (29/3).

Andri berujar kegiatan ini juga menjadi momentum untuk warga binaan menyadari kesalahan dan menjadi wadah pertaubatan serta bentuk syiar dibulan suci Ramadhan agar iman dan taqwa.

"Kegiatan ini juga menjadi wadah pertaubatan serta bentuk syiar dibulan suci Ramadhan untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan," ujarnya.

"Untuk target khatam sendiri minimal sebanyak 6 kali," lanjutnya.

Selain itu dengan kegiatan ini Andri mengharapkan santriwan santriwati (sebutan WBP yang bergama Islam) untuk terbebas dari buta huruf Alquran.

Dalam memeriahkan dan mengisi kegiatan Bulan Ramadan sendiri, Rutan Salatiga sudah menjadwalkan berbagai macam kegiatan baik secara internal maupun menggandeng pihak-pihak dari luar.

"Kami juga menggandeng berbagai pihak dalam mengisi bulan Ramadhan, selain tadarus kami juga ada pesantren Ramadhan, kajian Alquran dan Hadist serta kegiatan lain," pungkasnya.

Sementara itu Nila salah satu peserta kegiatan yang terjerat perkara narkoba menyatakan sangat senang dan terharu dengan program Ngaos Alquran ini.

"Saya sangat senang dan terharu dengan program ini, kegiatan ini menjadikan saya lebih lancar membaca Alquran dan bisa banyak beribadah di sini," tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire