Top
Begin typing your search above and press return to search.

Tekan kenaikan harga, Pemkab Sukoharjo gelar operasi pasar selama Ramadan 

Elshinta.com, Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah terus melakukan intervensi pasar guna menekan kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan.

Tekan kenaikan harga, Pemkab Sukoharjo gelar operasi pasar selama Ramadan 
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah terus melakukan intervensi pasar guna menekan kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan. Pemkab menggelar operasi pasar bahan kebutuhan pokok melalui program Gerakan Pangan Murah. Program ini dilaksanakan setiap hari Jumat di kantor mal pelayanan publik (MPP) setempat sepanjang bulan puasa.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, program Gerakan Pangan Murah dengan operasi pasar menjual kebutuhan pokok pangan dengan harga jauh lebih murah dari harga pasaran. Melibatkan Bulog untuk penyediaan komoditas beras, gula dan minyak goreng. Sedangkan pasokan bahan pangan lain kerjasama dengan distributor dan kelompok tani seperti telor ayam, bawang merah dan bawang putih.

Harga satu paket beras isi 5 kilogram dijual Rp 42.500 atau Rp 8.500 per kilogram. Harga tersebut jauh dibawah pasaran dimana beras medium sekarang dijual Rp 11.000-Rp 11.500 per kilogram. Harga satu paket berisi minyak goreng Minyak Kita kemasan 1 liter dan gula pasir 1 kilogram dengan harga Rp 27.500. Telor ayam dijual Rp 25.500 per kilogram lebih murah dibanding harga pasaran Rp 29.000 per kilogram. Harga bahan pangan lain juga lebih murah dari harga pasar.

"Harganya lebih murah dari harga pasar karena dapat subsidi dari dinas terkait," kata Etik seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Sabtu (1/4). 

Bupati menegaskan, operasi pasar pangan murah ini tidak dibatasi untuk kalangan masyarakat tertentu. Yang dibatasi adalah jumlah pembelian barang karena stok terbatas dan mengantisipasi aksi borong spekulan. Penyelenggara juga memberlakukan tiket atau kupon bagi pengunjung guna mengantisipai antrean dan desak desakan warga. Ada sebanyak 200 tiket dalam kegiatan operasi pasar bahan pangan setiap minggunya.

"Ini disebarluaskan pada masyarakat, jadi siapa saja boleh datang," tambahnya.

Etik Suryani menyebutkan, program ini merupakan kelanjutan dari operasi pasar beras, gula pasir dan minyak goreng yang  telah menjangkau seluruh kecamatan sebagai upaya menekan inflasi.

Sementara. Kepala Dinas koperasi usaha kecil menengah dan perdagangan (Diskopumdag) Sukoharjo, Iwan Setiyono menambahkan, kebutuhan beras pada awal puasa Ramadan ini sangat tinggi. Operasi pasar mampu menekan kenaikan harga dari Rp12.500 per kilogram, beras premium dipasaran saat ini pada kisaran Rp11.000 - Rp12.000 per kilogram.

"Stok aman dan pasokan juga terjaga," tandasnya. 

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire