GSJA Boyolali peringati wafat Isa Al Masih
Elshinta.com, Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel (GSJA) Boyolali, Jawa Tengah menggelar ibadah peringatan wafatnya Isa Al-Masih dengan mengambil tema \"Jumat Agung 2023 Karena Kasih Rela Berkorban\". Kegiatan dilaksanakan di GSJA Jalan Pandanaran, Boyolali, Jumat (7/4).

Elshinta.com - Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel (GSJA) Boyolali, Jawa Tengah menggelar ibadah peringatan wafatnya Isa Al-Masih dengan mengambil tema "Jumat Agung 2023 Karena Kasih Rela Berkorban". Kegiatan dilaksanakan di GSJA Jalan Pandanaran, Boyolali, Jumat (7/4).
Pdt. drh. Krishandrika Immanuel Raharjo, mengatakan, Jumat Agung sebagai upacara peringatan Tuhan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa manusia.
Kegiatan peringatan wafatnya Isa Al-Masih ini meliputi ibadah pagi pada pukul 06.00 WIB yang diikuti sekitar 150 jemaat. Pembawa firman Pdt. Tatiek Poerwatiningsih.
Dalam prosesi ibadah yang dilakukan, ada upacara baptisan air, menandai percaya beberapa orang yang menyatakan diri sebagai Kristen.
"Kami pada hari Sabtu akan mengadakan bagi takjil ke masyarakat. Dipusatkan di Simpang Siaga. Kemudian pada hari Minggu pagi kami ibadah Paskah," kata Kris Handrika seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.
Dikatakan lebih lanjut, event Paskah yaitu kemenangan Tuhan Yesus bangkit dari kematian. Usai Paskah akan dilaksanakan kegiatan sosial meliputi pembagian sembako dan telur Paskah kepada masyarakat.
"Sembako yang akan dibagikan ada sekitar 220 paket dan untuk telur ada lebih dari 5000 butir," ujarnya.
Krishandrika mengatakan, kegiatan pembagian takjil sebagai wujud toleransi terhadap umat Islam yang sedang menunaikan ibadah puasa. Sedangkan pembagian sembako untuk membantu meringankan masyarakat menengah ke bawah.