Begin typing your search above and press return to search.
Alumni SMAN 52 Jakarta berbagi berkah pada para guru dan yatim piatu
Elshinta.com, Lebih dari 200 orang lulusan SMAN 52 dalam Ikatan Alumni Lima Dua (IKAMADU), mulai dari angkatan pertama/1982 hingga angkatan 2022, berikut para guru aktif dan yang telah pensiun berkumpul.

Elshinta.com - Lebih dari 200 orang lulusan SMAN 52 dalam Ikatan Alumni Lima Dua (IKAMADU), mulai dari angkatan pertama/1982 hingga angkatan 2022, berikut para guru aktif dan yang telah pensiun berkumpul untuk bersilaturrahmi sambil berbagi/memberi santunan.
Kegiatan berkumpulnya para lulusan SMAN 52 ini merupakan momen yang perlu dijadikan tradisi rutin, agar tidak putus tali silaturrahmi bagi yang sudah lama tidak berjumpa, baik dalam 1 kelas atau lain kelas, dan juga kepada jurusan berbeda dalam 1 angkatan, serta saling mengenal antara senior dengan yuniornya.
Untuk kali ini, buka bersama merupakan bentuk solidaritas kepada sesama alumni SMAN 52, sambil berbagi kepada 87 orang terdiri dari 21 anak yatim siswa SMAN 52, 10 anak Yatim Yayasan Daarul Jannah, 33 anak Yatim Keluarga Alumni SMAN 52, dan 23 orang guru dan mantan pendidik, termasuk Pimpinan SMAN 52, Tetty Helena Tampubolon.
"Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh senior dan adik-adik alumni dari SMAN 52 yang telah menyempatkan diri untuk hadir dalam acara buka bersama, sambil berbagi kepada anak yatim dan kaum duafa di bulan suci Ramadhan 1444 H tahun 2023 ini" ungkap Ketua Ikamadu, Sriyono MPd, MSi, lulusan tahun 1992, didampingi 2 orang panitia angkatan 1984, Eko Budi Sri Wiratno dan Muhammad Jirwan.
"Kedepan saya berharap para lulusan SMAN 52 mulai dari angkatan pertama hingga angkatan terakhir agar bisa memberi kabar bila ada event dalam momen apapun, minimal ada perwakilan dari angkatannya, agar selalu solid dan kompak terjalin ikatan kekeluargaan yang utuh" tutur Sriyono yang saat ini menjabat Kepala SMAN 110, Koja, Jakarta Utara seperti dilaporkan Reporter Elshinta ME Sudiono.
Dalam acara buka bersama dan menyantuni anak yatim serta kaum duafa dilaksanakan di Gedung SMAN 52 Jl Raya Tugu, Cilincing, Jakarta Utara, diiringi suara bernuasa Islami, hadroh dari para siswa SMAN 52, dan alunan musik Organ tunggal kalangan lulusan sekolah tersebut.
Sumber : Radio Elshinta
Next Story