Perbaikan jalur mudik Sukoharjo selesai langsung ramai dilintasi pemudik
Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memastikan jalur di seluruh ruas layak menyambut pemudik. Sebanyak 90 persen jalan sudah diperbaiki dan prioritas di jalur mudik baik jalur utama maupun jalur alternatif.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memastikan jalur di seluruh ruas layak menyambut pemudik. Sebanyak 90 persen jalan sudah diperbaiki dan prioritas di jalur mudik baik jalur utama maupun jalur alternatif.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, persiapan jalur mudik lebaran dikebut sepakan terakhir dengan proses tambal sulam jalan berlobang dan aspal mengelupas. Pengerjaan diutamakan pada jalur yang digunakan untuk mudik lebaran. Sehingga sangat mungkin jalur antar desa yang memang bukan termasuk jalur mudik masih belum terjangkau perbaikan.
"Perbaikan jalan rusak 85 - 90 persen selesai. Jalur mudik beres," kata Etik seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Selasa (18/4).
Masyarakat lanjut bupati, diminta berperan aktif menginformasikan jalan rusak yang butuh penanganan darurat kepada dinas terkait. Jika memang mendesak upaya perbaikan berupa penambalan bisa dilakukan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR).
"Sampaikan lewan pesan WhatsApps (WA) pasti langsung saya respon, tidak usah diviral-viralkan," tegasnya.
Menurut Etik, pengerjaan jalan dengan tingkat kerusakan ringan bisa disegerakan, tetapi untuk kerusakan berat dijadwalkan setelah kondisi cuaca memungkinkan. Jalan yang sudah ditambal yakni di wilayah kecamatan Mojolaban untuk ruas Wirun - Bekonang, ruas Palur - Bekonang dan Bekonang - Polokarto. Selain itu juga di ruas Bekonang - Gentan. Di Kecamatan Kartasura ada di ruas Slamet Riyadi. Di Kecamatan Baki jalur Gentan - Mayang, Kadilangu ke arah Klaten, Di grogol seputaran Solo Baru sementara di jalur utama sepanjang ruas Telukan - Bulakrejo dan Jalan Protokol sampai ke Kecamatan Nguter.
"Tahun ini diperkirakan terjadi kenaikan arus pemudik sampai tiga kali lipat dibanding Tahun 2022," tambahnya.
Pemerintah daerah memperkirakan arus mudik tahun ini akan mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dibanding Lebaran tahun lalu.
Kesiapan jalur ini sudah mulai digunakan oleh para pemudik melintas. Intensitas kendaraan yang melintas diruas-rusa jalan di Sukoharjo mengalami pemingkatan sejak Senin pagi tadi. Dominasi kendaraan berplat nomor luar kota atau pemudik dari berbagai daerah. Hal ini dapat dilihat pada setiap simpang trafic light dengan adanya antrean kendaraan roda empat.
Kendati tim pengamanan belum menempati Pospam Lebaran, personel pengamanan jalur turun secara tentative. Petugas juga menilai belum diperlukan penerapan rekayasa lalu lintas, sebab meskipun mengalami kenaikan mobilitas kendaraan di jalan, lalu lintas relatif masih terkendali.